Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

Gawat! 530 Ribu Hektar Hutan Indonesia Hilang: Penyebab dan Solusinya

10
×

Gawat! 530 Ribu Hektar Hutan Indonesia Hilang: Penyebab dan Solusinya

Share this article
gawat!-530-ribu-hektar-hutan-indonesia-hilang:-penyebab-dan-solusinya
Gawat! 530 Ribu Hektar Hutan Indonesia Hilang: Penyebab dan Solusinya

LindungiHutan Insight

  1. Pada tahun 2025, sebesar 790 ribu hektar hutan Indonesia hilang, dengan rincian: 530 ribu hutan alami dan 260 ribu tutupan pohon non-alami.
  2. Pada periode 2001-2025, deforestasi menjadi penyebab utama hilangnya tutupan pohon di Indonesia.
  3. Setiap masalah deforestasi membutuhkan solusi khusus, mulai dari pembuatan regulasi hingga mempromosikan kota yang lebih padat dan layak huni.

Hutan adalah ekosistem penting bagi manusia. Karena hutan menyediakan keanekaragaman hayati dan mengurangi karbon, yang berguna dalam mencegah perubahan iklim.

Ditengah upaya aksi perubahan iklim dan pengarusutamaan konservasi hutan, ternyata keadaan hutan Indonesia sekarang cukup memprihatinkan.

Example 300x600

Data terbaru dari Global Nature Watch dan laporan dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2022 mengungkapkan bahwa ratusan ribu hektar hutan Indonesia hilang dan kita harus segera mengambil langkah nyata sebelum terlambat.

Keadaan Terkini Hutan Indonesia 

Data yang dihasilkan oleh kolaborasi antara World Resources Institute dan Google DeepMind yang tersedia di Global Nature Watch, menunjukkan gambaran yang lebih detail tentang penyebab hilangnya tutupan pohon di tingkat lokal, regional, dan global.

Maksud dari hilangnya tutupan pohon adalah perubahan hutan alami dan buatan yang disebabkan oleh manusia maupun penyebab lainnya.  

Data mengungkapkan bahwa 34% dari hilangnya tutupan pohon di seluruh dunia dari tahun 2001-2025 kemungkinan besar diakibatkan oleh perubahan penggunaan lahan secara permanen, yang berarti pohon tidak akan tumbuh kembali secara alami.

Luas hilangnya tutupan pohon di seluruh dunia tersebut setara dengan 541 juta hektar.

Data terbaru menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara peringkat nomor lima dalam tingkat kehilangan tutupan pohon terbesar di dunia.

Pada periode 2021-2025, 63% kehilangan tutupan pohon di Indonesia terjadi pada hutan alami, yang luas hilangnya setara dengan 2,2 juta hektar atau setara dengan 1,6 gigaton emisi CO₂ equivalent.

Secara spesifik, pada tahun 2025 luas hutan Indonesia yang hilang adalah sebesar 790 ribu hektar, yang terdiri dari 530 ribu hutan alami dan 260 ribu tutupan pohon non-alami.

Di Indonesia dari tahun 2001 hingga 2025, 74% kehilangan tutupan pohon terjadi karena deforestasi.

Ada tiga penyebab utama deforestasi di Indonesia, yaitu:

1.  Pertanian permanen, yang menyebabkan hilangnya lahan sebesar 24 juta hektar

2.  Komoditas keras (pembangunan atau perluasan infrastruktur pertambangan atau energi) menyebabkan hilangnya lahan sebesar 750 ribu hektar

3.  Permukiman dan Infrastruktur, yang menyebabkan hilangnya lahan sebesar 130 ribu hektar. 

Selain faktor-faktor deforestasi yang diungkap oleh Global Nature Watch, menurut laporan dari IPPC 2022, perubahan iklim juga punya andil dalam memperburuk keadaan.

Jika dulu kebakaran hutan dan lahan gambut sebagian besar dikaitkan dengan peristiwa El Niño-Southern Oscillation (ENSO), sekarang ada bukti bahwa hutan hujan tropis di Indonesia mungkin mengalami bahaya kebakaran yang lebih tinggi akibat peningkatan suhu.

Kebakaran hutan bahkan terjadi pada tahun-tahun non-kekeringan karena tingginya tingkat penguapan hutan yang terfragmentasi.

Baca Juga: Tutorial Donasi Pohon Online

Solusi Untuk Hilangnya Hutan Indonesia

Laporan atau data dari Global Nature Watch dan IPCC 2022 mengungkapkan keadaan hutan Indonesia yang memprihatinkan.

Dengan ragam manfaat dan urgensi hutan, terutama bagi iklim, tentu kita perlu bertindak untuk menyelamatkan hutan kita.

Untuk melindungi hutan tropis, diperlukan tindakan kolektif dari semua negara. Hal ini membutuhkan upaya global untuk menghentikan deforestasi dan perubahan hutan tropis.

Kita juga telah mengetahui penyebab dari hilangnya pohon dan hutan Indonesia yang disebabkan oleh deforestasi.

Setiap penyebab membutuhkan solusi khusus. Berikut solusi bagi masing-masing penyebab deforestasi di Indonesia:

1. Pertanian Permanen

Deforestasi akibat pertanian membutuhkan intervensi langsung seperti komitmen sukarela dari perusahaan dan pembuatan regulasi dari sisi permintaan. 

Kemudian perlu adanya penguatan tata kelola hutan dan penggunaan lahan termasuk pemberian hak kepemilikan kepada masyarakat adat. 

Selain itu, jika deforestasi disebabkan oleh pertanian skala kecil permanen, kebijakan harus mendukung petani dan pekerjaan mereka.

2. Komoditas Keras

Masalah ini memerlukan adanya penetapan hak atas tanah dan sumber daya, pemantauan dan penegakan hukum, pengelolaan permintaan, dan lain-lain.

3. Permukiman dan Infrastruktur

Manusia perlu mempertimbangkan hutan dan pepohonan dalam penggunaan lahan dan perencanaan kota. 

Selain itu, pembangunan perlu memastikan bahwa penduduk dapat memperoleh manfaat dari ekosistem yang diberikan oleh pepohonan. 

Terakhir, manusia perlu mempromosikan kota-kota yang lebih padat dan layak huni untuk mencegah perluasan kota yang tidak terkendali.

Dengan respon yang berbeda dan khusus, diharapkan dapat menjaga hutan yang sudah ada dan mendorong reforestasi secara luas.

hutan indonesia hilang2

Penutup

Data dari Global Nature Watch dan IPPC 2022 menunjukkan besarnya kerusakan hutan Indonesia.

Beberapa langkah spesifik bisa diambil untuk menjaga hutan dan mendorong reforestasi.

Kita sebagai individu, komunitas, maupun perusahaan, bisa ikut berkontribusi melindungi alam dan hutan indonesia.

Salah satu caranya dengan memanfaatkan berbagai produk dan layanan yang tersedia oleh Lindungihutan. Mari berkolaborasi untuk masa depan hutan Indonesia yang lebih baik. 

LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.3 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan