Seiring meningkatnya kesadaran terhadap isu global seperti perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, Indonesia justru menunjukkan potensi besar dengan hadirnya berbagai startup lingkungan yang inovatif.
Startup-startup ini tidak hanya mengejar profit, tetapi juga berkomitmen memberikan dampak positif bagi bumi melalui solusi berkelanjutan.
Mulai dari pengelolaan sampah hingga pengembangan energi terbarukan, mereka membuktikan bahwa dunia bisnis dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.
Menariknya, per Januari 2024, Indonesia menempati peringkat ke-6 dunia dengan jumlah 2.562 startup, menunjukkan pertumbuhan ekosistem wirausaha yang signifikan, termasuk di sektor lingkungan.
Artikel ini akan membahas sejumlah startup lingkungan di tanah air yang layak mendapat sorotan atas kontribusi mereka terhadap keberlanjutan.
Mari simak bagaimana mereka melakukannya.
Apa Itu Startup Lingkungan?
Perusahaan rintisan berbasis lingkungan, atau terkenal sebagai startup lingkungan, sederhananya merupakan entitas bisnis yang tumbuh dengan tujuan utama mengatasi permasalahan lingkungan melalui inovasi dan teknologi.
Umumnya, startup ini berfokus pada pengembangan produk atau layanan yang berkontribusi positif terhadap keberlanjutan dan pelestarian alam.
Sektor yang digarap oleh startup lingkungan sangat beragam, mencakup:
- Pengelolaan Sampah: Startup Indonesia seperti Waste4Change menawarkan solusi pengolahan limbah untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan.
- Energi Terbarukan: Perusahaan seperti Xurya berfokus pada penyediaan solusi energi surya untuk mendukung transisi menuju sumber energi yang lebih bersih.
- Pertanian Berkelanjutan: Startup di sektor ini mengembangkan teknologi dan praktik pertanian yang ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas tanpa merusak ekosistem.
- Konservasi Sumber Daya Alam: Perusahaan seperti Jejak.in memanfaatkan teknologi canggih, termasuk drone dan kecerdasan buatan, untuk memantau dan melestarikan lingkungan.
Melalui berbagai sektor ini, startup Indonesia di bidang lingkungan berperan penting dalam mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan dan memberikan solusi nyata terhadap masalah lingkungan saat ini.
Mengapa Startup Lingkungan di Indonesia Makin Berkembang?
Perkembangan startup lingkungan di Indonesia semakin pesat, didorong oleh berbagai faktor yang saling berkaitan.
Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan meningkat, hal ini mendorong permintaan akan solusi ramah lingkungan, membuka peluang bagi startup untuk menawarkan inovasi di bidang energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan pertanian berkelanjutan.
Pemerintah Indonesia juga aktif mendukung inisiatif hijau melalui berbagai regulasi dan insentif.
Kolaborasi antara pemerintah dan startup, seperti pada PLN dengan perusahaan rintisan untuk mengembangkan energi hijau dan ekosistem kendaraan listrik, mempercepat pertumbuhan sektor ini.
Selain itu, ekosistem startup yang kondusif turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ini. Adanya inkubator, akselerator, dan investor yang fokus pada startup hijau menciptakan lingkungan yang mendukung bisnis berkelanjutan.
Baca juga: Strategi Keberlanjutan Sebagai Fondasi Utama Bisnis
Tren investasi juga menunjukkan peningkatan minat pada sektor keberlanjutan. Investor semakin tertarik pada startup yang menawarkan solusi ramah lingkungan, melihat potensi ekonomi hijau di Asia Tenggara yang diprediksi mencapai US$1 triliun per tahun pada 2030.
Daftar Startup Indonesia di Bidang Lingkungan
Indonesia memiliki sejumlah startup yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. LindungiHutan
LindungiHutan adalah platform penggalangan dana dan kolaborasi untuk penghijauan kembali di Indonesia melalui inisiatif reforestasi dan aforestasi berbasis digital.
Startup lingkungan asal Indonesia ini menghubungkan berbagai pihak baik individu, komunitas, maupun perusahaan untuk bersama-sama melakukan aksi nyata dalam konservasi hutan dan pelestarian lingkungan.

Hingga saat ini, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon di berbagai wilayah Indonesia.
2. Waste4Change
Selain itu, terdapat Waste4Change, yaitu perusahaan sosial yang menyediakan layanan pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.
Bertujuan mencapai Indonesia bebas sampah. Menariknya, startup Indonesia ini mampu mengelola lebih dari 12.000 ton sampah tiap tahunnya.
3. Jejakin
Selanjutnya, ada Jejakin, yaitu salah satu startup Indonesia yang membantu individu dan perusahaan mengurangi emisi karbon melalui edukasi dan solusi praktis.
Jejakin memungkinkan pengguna menghitung jejak karbon mereka dan menyediakan tips serta solusi untuk menguranginya, bekerja sama dengan berbagai perusahaan untuk mencapai target emisi karbon.
4. Xurya
Xurya bisa dikatakan sebagai salah satu startup Indonesia yang berfokus pada penyediaan solusi energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga surya.
Sepanjang 2024, Xurya telah mengoprasikan lebih dari 100 MW kapasitas daya PLTS di 200 lokasi proyek yang tersebar di Indonesia.
5. Mycotech
Perusahaan yang mengembangkan material ramah lingkungan berbasis jamur untuk menggantikan bahan konvensional seperti plastik dan kulit.
Bahkan, startup Indonesia ini telah bekerja sama dengan beberapa universitas ternama seperti National University of Singapore (NUS) dan ETH Zurich.
Mari dukung startup Indonesia dengan memilih solusi ramah lingkungan dan berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan!
LindungiHutan Menanam Lebih dari 1 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 590+ Brand dan Perusahaan
Referensi dan rujukan yang digunakan dalam tulisan ini adalah:







