Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

7 Sustainable Fashion Brands Indonesia Untuk Lindungi Lingkungan

1
×

7 Sustainable Fashion Brands Indonesia Untuk Lindungi Lingkungan

Share this article
7-sustainable-fashion-brands-indonesia-untuk-lindungi-lingkungan
7 Sustainable Fashion Brands Indonesia Untuk Lindungi Lingkungan

LindungiHutan Insight

  • Sustainable fashion brands merujuk pada praktik di industri fashion secara lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan
  • Dampak utama industri fashion terhadap lingkungan: Emisi karbon, mikroplastik, limbah tekstil
  • 7 sustainable fashion brands Indonesia: Klayd, PRLA, Sisa Benang, PARAPOHON, Ular Wiji, Jade Clover, GAEA

Sustainable fashion brands merujuk pada praktik di industri fashion, mulai dari perancangan, produksi, distribusi, hingga penggunaan pakaian yang dilakukan secara lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Seiring meningkatnya kesadaran akan dampak industri ini, berbagai fashion brands lokal di Indonesia mulai mengadopsi praktik tersebut. Pasalnya, pakaian yang kita gunakan ternyata turut berkontribusi terhadap emisi karbon global, limbah tekstil, serta mikroplastik setiap tahunnya.

Example 300x600

Beberapa dampak utama industri fashion terhadap lingkungan meliputi:

  • Emisi karbon dari proses produksi dan distribusi
  • Mikroplastik dari bahan sintetis seperti poliester
  • Limbah tekstil yang sulit terurai dan sering berakhir di TPA atau dibakar

Karena itu, sustainable fashion hadir sebagai solusi untuk mengurangi dampak tersebut melalui penggunaan bahan ramah lingkungan dan proses produksi yang lebih berkelanjutan.

7 Sustainable Fashion Brands Indonesia

Berikut 7 sustainable fashion brands Indonesia yang berkomitmen menjaga lingkungan:

1. KLAYD

Klayd merupakan fashion brand dari Indonesia yang berkomitmen pada praktik berkelanjutan. Komitmen ini dapat dilihat pada penggunaan bahan ramah lingkungan, serta pemanfaatan sisa kain melalui proses daur ulang menjadi aksesoris sehingga mengurangi limbah tekstil.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui peluncuran kampanye alam dengan sistemnya yaitu menanam satu pohon untuk setiap item KLAYD yang terjual.

Kampanye alam pertama, terjadi pada 2 Maret 2024 dengan nama campaignnya yaitu One Klayd One Tree .

Kampanye alam kedua, terjadi pada 8 Agustus 2024 dengan nama campaign yang sama yaitu One Klayd One Tree.

2. PRLA

PRLA, merupakan fashion brand dari Indonesia yang menciptakan kebutuhan pokok gaya berkelanjutan. Komitmen ini dapat dilihat pada penggunaan bahan organik yaitu tencel, serta proses manufaktur, hingga elemen kemasan yang berkelanjutan.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui peluncuran kampanye alam Gives Back, dengan mendonasikan dua bibit pohon untuk setiap pembelian produk PRLA.

3. Sisa Benang

Sisa benang merupakan fashion brand dari Indonesia yang mengolah sisa kain menjadi mode berkelanjutan. Visi-visi utamanya yaitu eco fashion, slow fashion, dan ethical fashion.

Sisa benang memanfaatkan dead stock material sebagai bahan utamanya yaitu, sisa kain pabrik tekstil. Mereka juga menerapkan sistem produksi terbatas untuk mengurangi limbah fashion.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui peluncuran kampanye alam Tanam Satu, Tumbuh Seribu.

4. PARAPOHON

PARAPOHON merupakan fashion brand lifestyle pria dari Indonesia yang memegang value freedom dan responsibility. Tanggung jawab ini dapat dilihat dalam proses bisnis, produksi, dan pemasaran yang berkelanjutan, serta menggunakan material ramah lingkungan yaitu linen.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui kampanye alam Parapohon Taman Pohon.

5. Ular Wiji

Ular wiji merupakan fashion brand batik dari Indonesia yang berkomitmen menjadi fashion brand ramah lingkungan atau eco fashion. Komitmen ini dapat dilihat pada bahan kain dan pewarna yang menggunakan bahan alami dari tumbuhan.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui kampanye alam.

Kampanye alam pertama, terjadi pada 12 April 2021 dengan nama campaignnya yaitu Bersama Ulur Wiji Kembalikan Kemewahan Pesisir Tambakrejo.

Kampanye alam kedua, terjadi pada 9 Desember 2023 dengan nama campaignnya yaitu Bersama Ulur Wiji Kembalikan Kemewahan Wonorejo.

6. Jade Clover

Jade clover merupakan fashion brand dari Indonesia yang berkomitmen terhadap keberlanjutan. Komitmen ini dapat dilihat pada penggunaan bahannya yang ramah lingkungan yaitu 96% serat pinus alami (Pinusweave), yang dirancang untuk menyerap dan melepaskan kelembaban tubuh agar panas tidak terperangkap di balik lapisan pakaian.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui kampanye alam #Bontang: Satu Juta Pohon untuk Bontang Mangrove park, dengan menanam 3 pohon untuk setiap pembelian produk tertentu.

7. GAEA

Gaea merupakan fashion brand dari Indonesia yang berkomitmen menjadi merek fashion berkelanjutan. Komitmen ini dapat dilihat pada penggunaan bahan ramah lingkungan yaitu tencel, linen, dan bemberg.

Komitmen terus berlanjut melalui kerja sama bersama organisasi lingkungan LindungiHutan, melalui kampanye alam Kendal Coast Comfort by GAEA #fromearthtoearth , dengan menyalurkan Rp50.000 dari setiap pembelian produk untuk penanaman 5 pohon mangrove.

Saatnya Beralih ke Fashion yang Lebih Berkelanjutan

Menggunakan produk dari sustainable fashion brands bukan hanya soal gaya, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mengurangi dampak negatif industri fashion.

Dengan memilih brand yang lebih ramah lingkungan, Anda turut membantu mengurangi limbah tekstil, menekan emisi karbon (CO₂), serta mendukung upaya pelestarian alam secara berkelanjutan.

LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.2 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan