Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

M. Faris Setiawan: Sebagai UI Designer, Ternyata Bisa Berdampak ke Lingkungan

7
×

M. Faris Setiawan: Sebagai UI Designer, Ternyata Bisa Berdampak ke Lingkungan

Share this article
m.-faris-setiawan:-sebagai-ui-designer,-ternyata-bisa-berdampak-ke-lingkungan
M. Faris Setiawan: Sebagai UI Designer, Ternyata Bisa Berdampak ke Lingkungan

LindungiHutan Insight

  • M. Faris Setiawan berani berpindah dari Developer ke UI Designer hingga akhirnya menemukan pekerjaan yang benar-benar ia nikmati dan tekuni.
  • Ia menyadari bahwa peran sebagai UI Designer tidak hanya soal desain, tetapi juga bisa memberikan dampak nyata bagi lingkungan melalui platform LindungiHutan.
  • Lingkungan kerja yang fleksibel dan kolaboratif membantu Faris terus berkembang serta menciptakan solusi yang bermanfaat bagi pengguna.

Faris mempunyai komitmen bahwa ia ingin bekerja di perusahaan yang bisa membawa dampak positif dengan budaya kerja yang fleksibel, dan ia mendapatkannya di LindungiHutan. 

Awal mula Faris bisa bergabung di LindungiHutan yaitu dari ajakan temannya yang bekerja di LindungiHutan. Ia kemudian mulai bekerja di LindungiHutan sebagai UI Designer pada bulan Januari tahun 2020. 

Example 300x600

Motivasi Awal Faris Bekerja Sebagai UI Designer di Lindungi Hutan

m faris setiawan UI designer lindungihutan tech

Dulu, M. Faris Setiawan atau yang biasa dipanggil Mas Faris, adalah seorang developer mobile apps, sebelum menjadi UI designer di LindungiHutan. Tetapi, saat menjadi developer mobile apps, Faris tidak merasa enjoy sehingga kemudian memutuskan pindah haluan.

Pada tahun 2019, Faris kemudian memulai mencoba profesi desainer dengan bekal basic desain yang diketahuinya. Ternyata, ia menikmati profesi tersebut dan memutuskan menekuninya.

Keputusan tersebut semakin kuat setelah melihat pengalaman kakak kelasnya yang bisa hidup dari profesi design. Jika kakak kelasnya saja bisa, kenapa dirinya tidak bisa? Faris kemudian mencobanya dan ternyata bisa.

Mengulik Cara Kerja Faris Sebagai UI Designer di LindungiHutan

Sebagai UI Designer di LindungiHutan, Faris bekerjasama dengan tim desain lainnya dan tim developer. Menurutnya, tim developer merupakan salah satu rekan kerja yang inspiratif karena mereka bisa mewujudkan hasil desain yang dibuatnya sesuai ekspektasi, dan memberi masukan terkait user-flow.

faris setiawan ui designer lindungihutan technology

Bekerja bersama tim developer, juga mengajarkannya bagaimana sebuah diskusi yang sebenarnya itu terjadi, yaitu terjadi secara dua arah tanpa perantara orang lain.

Dalam mendesain, Faris selalu mengaitkannya dengan usability. Ia selalu memastikan bahwa desain dan visual di produk LindungiHutan, harus bisa digunakan oleh semua kalangan usia.

Faris juga memastikan bahwa, desain dan visual yang dihadirkan harus bisa memotivasi orang. Cara ia mengetahui apakah desain dan visualnya benar-benar bisa memotivasi orang yaitu dengan melihat data analitik perilaku user dalam menggunakan platform LindungiHutan.

Proses Mencari Ide

Ide tidak selalu datang dari Faris sendiri. Terkadang, ide juga datang dari managernya, dari stakeholder, ataupun dari user.

Terdapat beberapa platform yang Faris gunakan sebagai referensi desainnya yaitu, dari Pinterest, UX Tokopedia, hingga UX Shopee. Terkadang juga dengan melihat produk-produk orang lain. Adapun dalam membuat moodboard-nya, ia menggunakan metode simple dari dribbble.com

Tentunya, Faris juga termasuk orang yang bisa mengalami burnout saat mendesain. Nah, untuk mengatasinya, ia melakukan hobinya yaitu bermain gitar, ataupun dengan jalan-jalan, lari, nongkrong di cafe, baca buku, hingga nonton film di netflix.

Project Faris

Project pertama Faris sebagai UI Designer LindungiHutan yaitu merubah tampilan produk LindungiHutan.

Pertama kali gabung ke LindungiHutan, Faris melihat jika tampilan di halaman tersebut hanya ditampilkan secara ala kadarnya. Ia kemudian merubahnya, hingga tampilannya menjadi enak dilihat dan lebih mudah diakses.

Sudah banyak project yang dikerjakan oleh Faris sebagai UI Designer LindungiHutan. Berikut beberapa diantaranya sekaligus proses pengerjaannya.

1. Projek Membuat Ulang Desain Halaman Imbangi Lindungihutan

Imbangi adalah produk dari LindungiHutan yang mempunyai fitur untuk menghitung karbon. Saat itu, kendalanya adalah project manager ingin menyampaikan ke user jika di LindungiHutan mempunyai halaman imbangi dengan versi yang mudah diakses.

Langkah pertama yang dilakukannya yaitu menggali dan mengamati perilaku user ketika menggunakan imbangi. Pada saat itu, proses pengamatan dibantu oleh UX Researcher yaitu Mas Mulki.

Hasil dari pengamatan yaitu, ketika menggunakan halaman imbangi, user hanya fokus pada fitur kalkulator. Faris kemudian mendesain ulang fitur kalkulator dengan versi lebih mudah diakses dan meng-highlight bahwa fitur tersebut gratis.

Pada proses pengerjaannya, Faris bekerja sama dengan tim product IT, developer, dan stakeholder sebagai user.

2. Memperbaiki Halaman Donasi LindungiHutan

Project lainnya yaitu memperbaiki halaman dari produk LindungiHutan, donasi pohon. Permasalahannya yaitu terdapat user researcher yang mengalami kesulitan dalam mencari tombol klik pembayaran donasi. Penyebabnya karena tampilan halaman cukup rumit sehingga tombol tersebut tidak terlihat.

Pada proses pengerjaan ini, Faris bekerja sama dengan manager, tim developer, dan stakeholder sebagai user. Di sini, feedback dari stakeholder berperan penting dalam penyelesaian karena nantinya stakeholder yang akan lebih sering menggunakannya.

Proses pengerjaan mulai dari mencari ide untuk tampilan baru, membuat layout, konfirmasi, testing, uji coba, pemberian feedback, pembuatan design, prototyping ke user, implementasi layout, testing kembali ke developer dan user.

Proses terakhir setelah disetujui yaitu grooming dev, crosscheck keseluruhan, dan perilisan. Grooming dev adalah proses diskusi apakah tampilan tersebut benar-benar bisa digunakan atau tidak.

Tantangan yang Dihadapi

Setiap pekerjaan, pasti ada tantangan yang harus dihadapi. Begitupun dengan Faris. Tantangannya yaitu pada saat minggu-minggu pertama bekerja dengan sistem full remote.

Faris masih harus beradaptasi dengan jam kerja. Saat itu, Faris menjadi satu-satunya UI Designer di LindungiHutan sehingga ia harus menghandle banyak tugas dan mengakibatkan ia harus beberapa kali lembur.

m faris setiawan UI designer lindungihutan tech LH

Baca juga: Putra Akbar Cerita Soal Kreativitas, Alam, dan Jalan yang Dipilih

Quotes Andalan dan Turning Point Faris: Bekerja Sebagai UI Designer Ternyata Juga Bisa Berdampak ke Lingkungan

”Inovasi sederhana, bisa menyelesaikan masalah dengan dampak nyata”, merupakan quotes andalan dari Faris. Ia mengatakan bahwa, quotes tersebut berkaitan dengan program utama dari LindungiHutan, yaitu penanaman pohon.

Menurutnya, penanaman adalah hal yang sederhana. Menanam bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja, seperti di rumah, di sekolah, ataupun langsung di hutan.

Dari hal sederhana tersebut, LindungHutan hadir untuk menjembatani dan membantu orang-orang yang ingin melakukan penghijauan melalui penanaman pohon.

Selain quotes andalan, Faris juga mempunyai turning point yang didapatkannya setelah ia bekerja di LindungiHutan selama 5 tahun. ”Bekerja sebagai UI Designer, ternyata juga bisa berdampak ke lingkungan,” merupakan turning point M. Faris Setiawan.

Ia menyadari bahwa sebagai designer ternyata bisa memberi dampak ke alam. Hal tersebut membuatnya semakin aware terhadap isu lingkungan.

Mengenal Kepribadian Faris yang Membuatnya Cocok Bekerja di Lindungihutan

Faris merasa kepribadiannya cocok untuk bekerja di LindungiHutan. Ia mengatakan bahwa, dirinya termasuk orang yang apa adanya, transparan, dan selalu mengusahakan secara maksimal dengan memberikan yang terbaik untuk orang lain.

Dalam bekerja, Faris selalu menanamkan hal ini. Bekerja, tujuannya memang untuk mencari nafkah. Namun, menurut Faris, selain untuk mencari nafkah, juga mencari pahala dengan membantu orang-orang melalui hasil pekerjaannya.

Momen Bangga dan Berkesan, yang Dialami Faris Selama Bekerja di Lindungihutan

Sudah banyak momen berkesan dan bangga yang dirasakan dan didapatkan Faris selama 5 tahun bekerja di LindungiHutan, salah satunya yaitu momen saat bekerja sama dengan tim developer.

Lalu momen saat menjadi PIC product voucher. Dibantu oleh tim yang luar biasa, setelah melalui proses riset dan analisa, Faris berhasil membuat program voucher yang bermanfaat bagi user LindungiHutan.

Kemudian saat mendapat feedback dan komentar positif dari user, donatur, hingga campaigner terkait halaman LindungiHutan yang terasa lebih mudah diakses setelah ia desain ulang.

Ada juga saat outing kantor ke salah satu mitra petani LindungiHutan bernama Mak Jah di Desa Bedono. Faris menyadari bahwa ternyata perannya sebagai UI Designer di LindungiHutan bisa membantu orang lain untuk bertahan hidup.

Adapun momen terakhir ini, merupakan momen paling berkesan yang dirasakan Faris, yaitu berkaitan dengan pekerjaannya dan keluarganya. Ini terjadi saat Faris menghadiri acara keluarganya.

Seperti biasa, saat kumpul keluarga, hal yang wajib ditanyakan yaitu ”kerja dimana? Kerja apa?”. Faris pun tidak luput dari pertanyaan tersebut.

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya kerja di LindungiHutan sebagai UI Designer. Namun, ternyata tidak banyak orang yang tau pekerjaan tersebut, khususnya orang tua, bahkan setelah Faris menjelaskan teknis pekerjaannya.

Kemudian, ada satu momen dimana salah satu program yang dikerjaan, viral hingga ditayangkan di televisi. Program tersebut yaitu program penanaman pohon Kpop BTS dari LindungiHutan yang berkolaborasi bersama fans BTS, yang terjadi di tahun 2020 akhir.

Pada program tersebut, Faris berperan membuat design banner penanaman, postingan program, hingga konten program.

Berita tersebut kemudian Faris perlihatkan kepada keluarga besarnya, bahwa seperti ini pekerjaannya, dimana bisa membawa dampak positif pada masyarakat.

Baca juga: Sehari Bersama Mak Jah, Menanam Mangrove dan Rasanya Tinggal Sendiri di Tengah Lautan

”Budaya kerja di LindungiHutan itu humanis dan fleksibel,” kata Faris. Hal tersebut kemudian menjadi daya tarik bagi Faris.

Humanis, terutama CEO nya yaitu Miftachur “Ben” Robani atau yang biasa dipanggil Mas Ben. Menurut Faris, Mas Ben selalu memikirkan karyawannya dan keberlangsungan perusahaannya.

Contohnya saat perusahaan sedang mengalami masalah sehingga mengharuskan lay-off beberapa karyawan. Mas Ben selaku CEO tetap memberikan yang terbaik bagi karyawannya yang tidak terdampak lay-off, dengan tetap memberikan gaji walaupun tidak maksimal. Bahkan Mas Ben sendiri tidak mendapatkan gajinya.

Selain itu, Mas Ben selalu mau untuk mendengarkan pendapat dari karyawannya. Intinya, Mas Ben sangat memprioritaskan karyawan dan perusahaannya. Hal tersebut yang membuat culture di LindungiHutan terbentuk.

Selain CEO-nya, tim-timnya juga humanis dengan saling berkolaborasi hingga berkomunikasi secara terbuka. Salah satunya dari tim developer yang merupakan rekan kerja inspiratif menurut Faris, karena mereka bisa mewujudkan design yang dibuatnya sesuai ekspektasi.

Adapun fleksibilitas kerja, didapatkan dari hak kebebasan dalam bekerja yang diberikan LindungiHutan. Menurut Faris, kebebasan itu adalah privilege di LindungiHutan.

Faris tidak merasa dikekang bekerja di LindungiHutan. Jika ia mengalami kesalahan, pasti akan selalu dibantu melalui revisi.

m faris setiawan UI designer tech

Di LindungiHutan, pihaknya tidak membatasi karyawannya untuk belajar dan tidak akan memaki karyawannya ketika melakukan kesalahan, karena LindungiHutan merupakan sebuah start up yang butuh kreativitas dan ide gila dalam bekerja.

Kesan Faris Selama 5 Tahun Bekerja Sebagai UI Designer di Lindungihutan

Saat ditanya bagaimana kesan, perasaan, yang dirasakan Faris selama 5 tahun bekerja sebagai UI Designer di LindungHutan, Faris mengatakan, banyak naik turunnya.

Bekerja sebagai UI Designer, selalu dituntut kreatif dan berpikir kritis, sehingga terkadang mengalami burnout dan malas untuk bekerja.

Tapi, Faris merasa senang bekerja sebagai UI Designer. Apalagi ia menyadari bahwa sebagai UI Designer juga bisa memberi dampak positif ke alam sehingga membuatnya makin aware terhadap isu lingkungan.

Dampak nyata yang terasa, tim yang suportif, fleksibilitas kerja, dukungan atasan, kesempatan berkembang, hingga lingkungan kerja yang tidak kaku, merupakan hal-hal yang memotivasi Faris bekerja di LindungiHutan.

Campaigner hingga donatur yang merasa terbantu dan cerita petani yang semangat dalam melestarikan lingkungan, juga menjadi hal yang membuatnya tetap semangat bekerja di LindungiHutan.

Harapannya, melalui hasil pekerjaannya dan melalui LindungiHutan, semoga membuat semakin banyak orang peduli terhadap isu lingkungan.

Tips & Trik Ala Faris As a UI Designer LindungiHutan

Dalam wawancaranya, Faris memberikan tips & trik bekerja sebagai UI designer, dan tips & trik agar bisa bekerja dalam waktu yang lama.

Tips pertama bekerja sebagai UI Designer yaitu harus belajar dan paham hal dasar terkait coding. Selain paham basic design, UI designer juga harus paham basic coding karena dalam bekerja akan selalu berkolaborasi dengan tim developer.

Tips yang kedua yaitu komunikasi. Komunikasi salah satunya bisa dilakukan melalui grup dengan saling berdiskusi, menerima saran, kritik, ataupun feedback.

Tips yang ketiga, yaitu kerja seikhlasnya, tidak perlu terlalu memikirkan tentang komisi. Selama merasa senang melakukan pekerjaan tersebut, lakukanlah secara ikhlas.

Baca Juga: Seruni Sekar Gandhis: Menggabungkan Passion Alam dan Performance Marketing 

Fitur yang Ingin Diberikan Faris Kedepannya untuk Lindungihutan

fitur Gunakan ai Kampanye alam LindungiHutan

Saat ditanya fitur apa yang ingin Faris berikan untuk LindungiHutan kedepannya, ia menjawab, fitur “Gunakan AI (Artificial Intelligence)“. Jawaban tersebut berdasarkan pengalaman Faris saat mengerjakan program campaign (kampanye alam).

Saat mengerjakan program campaign, Faris selalu lupa untuk menulis kalimat ajakan dan kalimat deskripsi untuk program tersebut. Jadi, ia ingin menghadirkan fitur AI untuk membantunya membuat kalimat tersebut.

Faris berharap, dengan adanya fitur AI, bisa membantu pekerjaannya. Selain itu, ia juga berharap bisa membuat user-user atau campaigner-campaigner mau untuk membuat program campaign bersama LindungiHutan.

Sekarang, fitur AI tersebut sudah tersedia dan bisa dinikmati oleh semua user LindungiHutan. Fitur AI tersebut bisa kamu temukan di menu, buat kampanye (fundraising).

Lebih tepatnya, saat kamu melakukan pendaftaran dengan klik “Buat Kampanye Penanaman”. Fitur AI tersebut tersedia pada bagian 4, tahap pengisian cerita kampanye.

LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.2 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan