Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

Kampanye LindungiHutan di Kepulauan Seribu Rangkul Ratusan Donatur

124
×

Kampanye LindungiHutan di Kepulauan Seribu Rangkul Ratusan Donatur

Share this article
kampanye-lindungihutan-di-kepulauan-seribu-rangkul-ratusan-donatur
Kampanye LindungiHutan di Kepulauan Seribu Rangkul Ratusan Donatur

Ratusan donatur berhasil mengumpulkan ribuan pohon mangrove untuk Kepulauan Seribu melalui kampanye online yang dihadirkan oleh platform LindungiHutan, dalam rangka mengurangi abrasi dan banjir rob yang kerap melanda kawasan tersebut.

Donatur diantaranya adalah Tristan dan Narrel yang mempercayakan penanaman mangrove kepada tim operasional LindungiHutan dan masyarakat setempat

Example 300x600

Bagi Tristan, bekerja sama dengan LindungiHutan bukanlah hal baru. Ia mengaku sudah mengenal platform ini dan merasa senang bisa kembali berkontribusi dalam gerakan penghijauan yang dilaksanakan komunitas dan masyarakat yang membutuhkan

“Aku mengenal LindungiHutan sudah cukup lama dan akhirnya bisa berkolaborasi dan bekerja sama. Tiga tahun lalu, satu kantor rekanku sempat bikin campaign sama LindungiHutan, dari situ aku mulai lihat ada platform yang mengumpulkan donasi untuk menanam pohon di tempat-tempat yang membutuhkan,” tutur Tristan.

Narrel menambahkan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan mereka untuk melakukan sesuatu yang bisa berkelanjutan untuk lingkungan dan juga sosial

“Hanya dalam waktu 1 bulan, ternyata antusias dari rekanan online luar biasa dan banyak sekali yang berpartisipasi. Banyak juga yang berharap dapat berdonasi secara rutin untuk bumi yang lebih hijau” ungkapnya.

Baca juga: Cerita Kolaborasi Penanaman Mangrove Dus Duk Duk dengan LindungiHutan

Pulau Pari Kepulauan Seribu, Mengapa Mangrove Penting bagi Kawasan Pesisir

Penanaman bersama LindungiHutan menjadikan pengalaman yang sangat berkesan. Tidak hanya kegiatan penanaman, namun juga bertukar pikiran dengan masyarakat setempat mengenai kondisi Pulau Pari dalam menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim.

Bagaimana situasi penghijauan di Pulau Pari Kepulauan Seribu, Mengapa Menanam di Sana?

Pak Edy, salah satu warga Pulau Pari, menceritakan bagaimana perubahan iklim semakin nyata dirasakan oleh masyarakat setempat. Menurutnya, sepanjang Desember 2024, banjir rob melanda belasan kali, membawa dampak besar bagi kehidupan warga pesisir.

“Akhir-akhir ini sering datang banjir rob padahal dulu jarang sekali. Akhir tahun tepatnya bulan Desember 2024 hampir 12 kali kena banjir rob. Selain itu, banyak terumbu karang yang mati akibat panasnya matahari, dan hasil tangkapan ikan semakin berkurang,” jelas Pak Edi.

Melalui kampanye hasil perpanjangan tangan dari ratusan donatur, besar harapan kita agar semakin banyak yang tergugah melakukan gerakan penghijauan dengan pohon Mangrove, karena manfaat nyatanya yang dapat dirasakan hingga generasi-generasi yang akan datang

“Harapannya ini membawa keberkahan dan bisa menjadi sebuah rutinitas di tahun-tahun berikutnya. Apa yang kita lakukan hari ini bisa mengajak teman-teman lain ikut menanam mangrove. Hal yang baik ketika dilakukan banyak orang akan sangat impactful. Mangrove yang kita tanam hari ini adalah bekal untuk bumi yang lebih layak bagi anak dan cucu kita,” ujarnya.

Baca juga: Pengalaman Kolaborasi MUSAT Bersama LindungiHutan, Inisiasi Campaign Tanam Ratusan Mangrove

Buat Campaign Lingkungan Bersama LindungiHutan! Mudah, Berdampak, dan Berkelanjutan!