Teknologi

Xiaomi Rilis Mijia Electric Toothbrush Pro, Sikat Gigi Elektrik Harga Rp1 Jutaan

6
xiaomi-rilis-mijia-electric-toothbrush-pro,-sikat-gigi-elektrik-harga-rp1-jutaan
Xiaomi Rilis Mijia Electric Toothbrush Pro, Sikat Gigi Elektrik Harga Rp1 Jutaan


Foto: Xiaomi

Teknologi.id – Xiaomi kembali memperluas ekosistem perangkat rumah pintar mereka dengan meluncurkan Mijia Electric Toothbrush Pro untuk pasar Tiongkok. Perangkat sikat gigi elektrik terbaru ini hadir dengan material bodi premium dan dilengkapi sejumlah fitur pintar untuk memantau sekaligus mengoptimalkan rutinitas kebersihan gigi pengguna.

Alih-alih sekadar mengandalkan putaran standar, Xiaomi merancang perangkat ini untuk meniru teknik menyikat gigi yang direkomendasikan secara medis melalui serangkaian teknologi motor dan sensor internal.

Teknologi Motor dan Metode Bass

Dapur pacu Mijia Electric Toothbrush Pro ditenagai oleh motor dual-degree-of-freedom. Sistem ini secara otomatis meniru metode Bass, yakni teknik menyikat gigi dengan menempatkan sikat pada sudut tertentu di batas antara gigi dan gusi.

Motor tersebut bekerja dengan menggabungkan getaran horizontal 1 mm dan sapuan vertikal sebesar 30 derajat. Secara matematis, perangkat ini mampu menghasilkan 30.720 sapuan vertikal serta 600 getaran horizontal dalam setiap menitnya.

Untuk mencegah iritasi pada gusi akibat tekanan berlebih, Xiaomi menyematkan sistem penyesuaian resistansi otomatis. Sistem ini akan secara instan menurunkan daya dan kecepatan sikat apabila mendeteksi pengguna memberikan tekanan yang terlalu keras saat menyikat.

Baca juga: Xiaomi Luncurkan Redmi Pad 2 9.7: Layar 120Hz, Snapdragon 6s Gen 2, Harga Rp3 Jutaan

Sensor Pintar dan Layar Interaktif


Foto: Xiaomi

Salah satu keunggulan teknis dari perangkat ini adalah penggunaan sensor internal enam sumbu (6-axis). Sensor pintar ini berfungsi untuk mendeteksi posisi dan sudut kepala sikat secara real-time saat berada di dalam mulut. Sistem diklaim mampu membedakan area permukaan kunyah, lengkung gigi bagian dalam, hingga area geraham belakang.

Data pembersihan yang direkam oleh sensor akan langsung dikirimkan ke sebuah layar warna berukuran kecil yang terpasang pada gagang sikat. Melalui layar ini, pengguna dapat melihat berbagai informasi, meliputi:

  • Durasi menyikat gigi.

  • Cakupan area yang sudah disikat.

  • Peringatan tekanan berlebih.

  • Laporan evaluasi singkat setelah sesi menyikat selesai, termasuk penandaan area gigi yang terlewat atau masih membutuhkan pembersihan ekstra.

Desain Bodi dan Sertifikasi Tahan Air

Berbeda dari kebanyakan sikat gigi elektrik yang berbahan dasar plastik, Mijia Electric Toothbrush Pro menggunakan material aluminium alloy untuk bodinya. Penggunaan material logam ini ditujukan untuk memberikan daya tahan ekstra dan rasa genggaman yang lebih kokoh.

Untuk meminimalisasi getaran motor yang merambat ke tangan pengguna, Xiaomi menambahkan struktur peredam kejut berbahan karet lembut di bagian dalam. Sementara itu, kepala sikat dirancang fleksibel hingga mampu menekuk pada sudut 45 derajat guna mempermudah jangkauan ke sela-sela gigi.

Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi ketahanan air IPX8, sehingga aman untuk dicuci langsung di bawah aliran air keran.

Baca juga: Xiaomi Rilis Robot Vacuum H50, Bersih Lebih Maksimal dengan Teknologi AI

Ketersediaan dan Harga

Dalam paket penjualannya, Xiaomi menyertakan tiga jenis kepala sikat: tipe standar, pemutih, dan sensitif. Bulu sikat dilengkapi teknologi fading (warna yang memudar seiring waktu) sebagai indikator visual bagi pengguna untuk mengganti kepala sikat setiap tiga bulan sekali. Perangkat ini juga dapat dihubungkan ke aplikasi Mijia di ponsel pintar untuk mengatur intensitas dan mode menyikat.

Saat ini, Mijia Electric Toothbrush Pro baru tersedia di pasar Tiongkok dalam tiga pilihan warna, yakni dark blue, light gold, dan light purple. Perangkat ini ditawarkan dengan harga ritel 549 Yuan, namun sedang dalam masa promosi di angka 505 Yuan (sekitar Rp1,1 juta). Belum ada informasi resmi apakah produk ini akan diluncurkan di luar pasar Tiongkok.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(wn/sa)

Exit mobile version