Bola.com, Venlo – Dean Zandbergen makin gacor di Eerste Divisie 2025/2026. Striker VVV-Venlo itu baru saja menutup musim di kasta kedua Liga Belanda dengan mencetak dua gol.
Zandbergen membawa VVV-Venlo menang 3-1 atas Almere City dalam pertandingan pekan ke-38 Eerste Divisie di Stadion De Koel, Venlo, Sabtu (25-4-2026) dini hari WIB.
Zandbergen mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-31 sebagai gol kedua VVV-Venlo dan pada menit ke-43, yang menjadi gol ketiga tim berjuluk The Good Old tersebut.
Hasil ini membuat VVV-Venlo mengakhiri klasemen di peringkat ke-13 dari 38 pertandingan. Dean Zandbergen dkk. mencatatkan 45 poin hasil 13 kemenangan, enam imbang, dan 19 kekalahan.
CEO BYON Combat, Yoshua Marcellos, menegaskan filosofi pengembangan industri combat sport dalam sesi pernyataan di Jakarta, Senin (20/4/2026), dengan menyebut bahwa pihaknya tidak berjalan dengan rasa percaya diri semata, melainkan dengan keyakinan (…
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
15 Gol dan 3 Assist
Sementara, Zandbergen total memproduksi 15 gol dan tiga assist dari 34 penampilannya untuk VVV-Venlo. Dia juga mendapatkan empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Darah Indonesia mengalir deras dalam tubuh Zandbergen. Ibunya disebut berasal dari Depok, Jawa Barat. Itulah mengapa, ia kemungkinan bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Zandbergen bisa menjadi opsi naturalisasi jika pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memerlukan penyegaran di lini depan mengingat kualitasnya sudah teruji di Eerste Divisie.
Darah Depok
Secara statistik, bomber berpostur 188 cm itu jauh lebih baik daripada beberapa ujung tombak Timnas Indonesia yang juga dinaturalisasi dari Belanda, seperti Mauro Zijlstra dan Jens Raven.
“Jadi, ya, saya akan berbohong kalau bilang saya tidak menginginkannya. Bisa bermain untuk sebuah negara,” ucap Zandbergen dinukil dari kanal YouTube FC AFKICKEN.
“Dalam hal ini dari pihak ibu saya juga masih ada keluarga di sana, itu memang sebuah impian,” tutur pesepak bola kelahiran Zoetermeer, Belanda, 5 September 2001 itu.