Bek asing Persijap, Diogo Brito, menjadi satu di antara pemain yang merasakan perbedaan signifikan dari pertemuan-pertemuan tersebut. Sebagai pemain yang sudah bergabung sejak awal musim, ia mengakui ada perubahan signifikan yang dialami Laskar Kalinyamat.
Perombakan komposisi pemain asing, menurut bek asal Portugal itu, punya peran krusial di balik melonjaknya performa Persijap. Di lini pertahanan, misalnya, dia kini berduet dengan bek asal Spanyol, Jose Luis Espinosa Arroyo.
Dari kolaborasi keduanya, Persijap kini mulai minim kebobolan dan mengukir delapan laga tanpa tersentuh kekalahan.
Selama rekor itu bertahan, Laskar Kalinyamat hanya kemasukan empat gol saja dari empat laga dan bisa mengukir lima cleansheet.
“Jika dibandingkan putaran pertama, situasinya memang berbeda. Kami memiliki pemain-pemain yang berbeda. Ide permainannya juga berbeda. Ini yang membuat situasinya tidak sama. Beruntungnya kini kami bisa berada di situasi yang jauh lebih baik,” ujar Diogo.
Kehadiran pemain asing lain juga memberikan dampak positif. Iker Guarrotxena, misalnya, mampu mencetak empat gol plus dua assist. Ada juga Borja Herrera yang mencetak dua gol dari tiga laga terakhirnya bersama Laskar Kalinyamat.
