LindungiHutan Insight
- Kinerja yang berdampak dibangun melalui hubungan dan kepercayaan antartim.
- TreeFeeling 2026 bagi tim LindungiHutan menjadi ruang internal untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan energi baru untuk terus menghasilkan kinerja yang berdampak.
- Kegiatan outing bukan hanya sebatas rekreasi untuk melepas penat, tetapi juga sarana untuk saling memahami dan membangun energi baru.
Keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan setiap individu. Kepercayaan, komunikasi, dan upaya saling memahami antartim diperlukan untuk menghasilkan kinerja yang berdampak.
Berangkat dari komitmen dan semangat tersebut LindungiHutan menyelenggarakan TreeFeeling 2026, program kegiatan internal tahunan bagi tim LindungiHutan yang bertema “Pergi ke Alam, Pulang Lebih Paham”.
Momen kebersamaan ini menjadi ruang bagi seluruh karyawan LindungiHutan untuk mempererat hubungan antartim dan membangun energi baru untuk terus membangun kinerja yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.
TreeFeeling Ruang Mempererat Ikatan Tim
Pada tanggal 10 hingga 13 Juni 2026, LindungiHutan telah menyelenggarakan kegiatan TreeFeeling 2026 setelah di tahun sebelumnya berhasil mengadakan agenda yang sama dengan tajuk Outreeing LindungiHutan.
TreeFeeling 2026 merupakan ruang internal untuk berhenti sejenak dari rutinitas, saling mengenal lebih dekat, dan mengingat lagi alasan tim LindungiHutan berjalan bersama.
Agenda ini bukan hanya sekadar rekreasi ke luar kota, tetapi juga bagian dari upaya untuk merawat tim.
Hal ini diperlukan karena kinerja yang berdampak tidak hanya dibangun dengan target dan strategi, namun juga kepercayaan, pemahaman, dan energi baru untuk terus melanjutkan perjalanan.
Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang menarik, menyenangkan, menenangkan, dan tentu saja bernilai.
Memupuk Momen Kebersamaan di Alam
Hari pertama dimulai dengan aktivitas tracking di Hutan Pinus Mangunan, sejenak melepas penat dari rutinitas kerja melalui interaksi dan komunikasi yang lebih santai antar tim ditemani indahnya hutan pinus.
Agenda pertama di Hutan Pinus Mangunan ditutup dengan makan siang bersama sebagai amunisi energi untuk melanjutkan perjalanan ke Drini Park.
Berbeda dari agenda pertama, di Drini Park tim menghabiskan waktu dengan keseruan mencoba berbagai wahana dan aktivitas ringan lainnya seperti foto bersama.
Memasuki sore hari, keseruan berlanjut dengan agenda outbound di Pantai Sundak yang dilalui dengan permainan sederhana yang melatih kekompakan tim.
Suasana pantai menuju sunset semakin menghangatkan kebersamaan tim selama permainan. Agenda ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan tim dibangun melalui kolaborasi dan kepercayaan untuk mencapai tujuan bersama.
Rangkaian hari pertama kemudian ditutup dengan kumpul bersama di malam hari sebagai kegiatan bonding internal tim yang diisi oleh game dan obrolan malam yang hangat.
Membangun Tim yang Tangguh
Hari kedua TreeFeeling diisi dengan berbagai aktivitas menantang, salah satunya permainan paintball di Obelix Village, permainan simulasi perang dengan senjata tembak yang dimainkan oleh 4 tim dengan jumlah 10 orang per tim.
Bukan sekadar permainan, namun ini juga sebagai penggambaran bahwa tim yang tangguh perlu dibangun melalui strategi dan komunikasi yang baik, serta kepercayaan satu sama lain.
Berlanjut di sore harinya, tim LindungiHutan menuju Lava Tour dengan menggunakan jeep menyusuri jalur sisa lahar erupsi Gunung Merapi dengan rute Museum Sisa Hartaku, The Lost World Park, dan Manuver Kali Kuning.
Di sana tim LindungiHutan juga mendapatkan edukasi tentang kisah meletusnya Gunung Merapi dan tempat Mbah Maridjan seorang juru kunci Gunung Merapi.
Agenda BBQ dan malam hiburan yang diisi dengan aksi unjuk bakat internal tim menjadi penutup rangkaian aktivitas padat di hari kedua.
Serangkaian aktivitas ini merupakan bagian dari membangun latihan kepercayaan, kerja sama, dan keberanian untuk tampil apa adanya di depan rekan tim.
Energi Baru dari Apresiasi
Hari ketiga tidak lagi diisi dengan aktivitas yang padat, namun ditutup oleh kegiatan dengan ritme yang lebih santai.
Berkumpul bersama dengan balutan batik hijau yang melambangkan kesuburan, alam, dan kedamaian sebagaimana komitmen LindungiHutan untuk lingkungan dan keberlanjutan.
Kali ini momen kebersamaan diisi foto bersama tiap divisi maupun seluruh tim, makan bersama hingga momen apresiasi terhadap seluruh tim yang telah berpartisipasi.
Sesi penghargaan pun diberikan sebagai bentuk terima kasih karena telah bertahan, menjaga komitmen, dan melewati berbagai fase perjalanan LindungiHutan.
Hal ini selaras dengan kepercayaan LindungiHutan terhadap keberlanjutan yang tidak hanya terwujud melalui proyek lapangan atau kolaborasi dengan mitra luar, melainkan juga dibangun dengan fondasi budaya internal yang sehat.
Baca Juga: LindungiHutan Annual Report 2025 Resmi Rilis: 9 Tahun Kolaborasi untuk Bumi
Penutup
TreeFeeling 2026 LindungiHutan memperlihatkan bahwa kegiatan outing bisa dibangun lebih dari sebatas rekreasi, yakni sebagai ruang untuk mengulas kembali perjalanan, menjadi pengingat tentang tim, proses, dan alasan mengapa berjalan bersama.
Proses ini mendorong peningkatan kepercayaan dan pemahaman antar tim sehingga dapat lebih siap untuk membangun kinerja yang berdampak bagi perusahaan, lingkungan, dan masyarakat.
Semangat ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan budaya kerja yang inklusif.
Sekaligus poin 13 (Aksi Iklim), 15 (Ekosistem Daratan), dan 17 (Kemitraan) melalui kolaborasi dalam menciptakan dampak berkelanjutan.
Anda juga bisa berkontribusi bersama LindungiHutan melalui program lingkungan yang berdampak, LindungiHutan siap menjadi mitra kolaborasi untuk mewujudkan aksi keberlanjutan bersama.
