Singapura menjadi salah satu negara pertama yang mengekspor pemain asing ke Liga Indonesia. Tak cuma satu, tapi dua pemain sekaligus, yakni Fandi Ahmad dan David Lee.
Pada 1980-an, sepak bola Indonesia memang tidak memiliki aturan yang jelas terkait keberadaan pemain asing. Baru pada Liga Indonesia (Ligina) edisi pertama tahun 1994, ada peraturan resmi mengenai hal ini.
Nama Fandi Ahmad memang cukup fenomenal di Singapura pada periode 1980-an. Ia merupakan pahlawan Timnas Singapura dan bisa dibilang devisa buat Asia Tenggara di dunia sepak bola internasional.
Fandi Ahmad resmi bergabung dengan Niac Mitra, klub Galatama dengan nilai kurs saat ini mencapai sekitar Rp 1 miliar. David Lee, berposisi sebagai penjaga gawang, memang tidak semahal Fandi, namun tetap angkanya cukup fantastis bila dibandingkan dengan rata-rata bayaran pesepak bola kala itu.
Keberadaan Fandi Ahmad seakan menjadi pembuka gerbang buat pemain asing untuk meneruskan karier di Tanah Air. Setelah itu, gelombang pemain asing terus membanjiri sepak bola Indonesia, bahkan mantan bintang Piala Dunia juga tertarik.
