Lingkungan

PT Wijaya Karya Wujudkan Komitmen Aksi Iklim di IKN Lewat SustainabiliTree

6
pt-wijaya-karya-wujudkan-komitmen-aksi-iklim-di-ikn-lewat-sustainabilitree
PT Wijaya Karya Wujudkan Komitmen Aksi Iklim di IKN Lewat SustainabiliTree

LindungiHutan Insight

  1. PT Wijaya Karya, bekerja sama dengan LindungiHutan, telah mewujudkan komitmen aksi iklim dengan melakukan penanaman pohon di area proyek IKN.
  2. Dalam kegiatan tersebut, 1.217 batang pohon telah ditanam, yang terdiri dari 14 jenis bibit pohon.
  3. Kegiatan penanaman pohon memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan, mulai dari kontribusi kepada SDGs hingga penyerapan karbon.

Aksi iklim membutuhkan kerja nyata dan kerja sama lintas sektor. Tak terkecuali sektor bisnis. Perusahaan adalah aktor yang penting dan memiliki kepentingan dalam isu lingkungan global. 

PT Wijaya Karya menjadi salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga lingkungan. 

Baru-baru ini PT Wijaya Karya telah berkolaborasi dengan LindungiHutan dalam kegiatan penanaman pohon di IKN.  

Komitmen Wijaya Karya Dalam Aksi Iklim 

Didirikan pada 11 Maret 1960, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang konstruksi.

WIKA selama ini berkomitmen untuk turut menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). 

Upaya WIKA untuk menjaga lingkungan salah satunya diwujudkan melalui surat arahan Direksi terkait Panduan Implementasi Tata Kelola Berbasis ESG di Proyek WIKA, yang mewajibkan seluruh proyek melaksanakan lima program utama jangka pendek. 

Adapun lima program utama jangka pendek tersebut adalah sebagai berikut: 

  • penggunaan modular pada bangunan sementara di proyek
  • reboisasi pohon di dalam area pembangunan
  • penggunaan motor listrik pada proyek
  • pelanggaran penebangan pohon di luar area pembangunan, dan 
  • penggunaan panel surya photovoltaic pada proyek

Aksi Iklim Wijaya Karya di IKN 

Pada Februari 2026, WIKA telah meresmikan Jalan Tol 3B Ibu Kota Nusantara (IKN), yang termasuk didalamnya terdapat Jembatan Satwa STA 10. 

Jembatan Satwa STA 10 adalah bagian dari ruas Jalan Tol IKN yang menghubungkan wilayah strategis menuju IKN. 

Lokasi ini berada di kawasan hutan tropis tepatnya di Desa Kariangau, Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.

Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan infrastruktur menuju IKN telah mengubah tutupan lahan di sekitar kawasan. Aktivitas konstruksi dan peningkatan aksesibilitas berpotensi memicu fragmentasi habitat satwa liar.

Pembangunan Jembatan Satwa di titik STA 10 oleh WIKA dimaksudkan sebagai bentuk mitigasi ekologis untuk menjaga konektivitas satwa yang memungkinkan pergerakan fauna tetap berlangsung secara aman di tengah keberadaan infrastruktur transportasi.

Di sisi lain, kawasan Balikpapan Barat memiliki potensi strategis sebagai penyangga ekologis sekaligus simpul pertumbuhan ekonomi baru. 

Dengan demikian, Jembatan Satwa STA 10 tidak hanya berfungsi sebagai elemen infrastruktur, tetapi juga sebagai simbol integrasi antara pembangunan dan konservasi bagi keseimbangan ekosistem hutan Kalimantan Timur.

Baca Juga: PT SPIL Jalankan Feasibility Study Penghijauan di Lamongan

Kolaborasi PT Wijaya Karya dan LindungiHutan Lewat SustainabiliTree

Dalam peresmian tersebut, WIKA juga melakukan penanaman pohon dengan menggandeng LindungiHutan. LindungiHutan hadir dengan kapasitas sebagai pendamping/tenaga ahli penanaman pohon & pelatihan petani serta melakukan Impact Assessment. 

1. Pendamping Penanaman Pohon

Agenda penanaman pohon secara spesifik bekerja sama dengan Nursery WIKA Kalimantan Timur. Dalam agenda tersebut, WIKA menanam sebanyak 1.217 batang pohon di area seluas 6,547 m². 

Jenis bibit pohon yang ditanam pun beragam, mulai dari bibit Angsana, Bodhi, hingga Trembesi. Total ada sekitar 14 Jenis bibit pohon yang ditanam. 

2. Impact Assessment 

Selain melakukan pendampingan penanaman, LindungiHutan juga melakukan impact assessment terhadap kegiatan penanaman pohon ini. 

LindungiHutan melakukan asesmen melalui empat kerangka utama, yaitu Stakeholder Mapping, Target dan Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Social Return on Investment (SROI), dan Valuasi Ekonomi Ekosistem Daratan. 

Dari segi SDGs, kampanye dan kegiatan penanaman pohon telah memberikan kontribusi terhadap pencapaian SDGs, terutama SDG 1 (Pemberantasan Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 13 (Tindakan untuk Iklim), dan SDG 15 (Ekosistem Daratan).

Di sisi lain, kegiatan penanaman pohon menghasilkan serapan karbon sebesar 44,67 kg CO₂eq.

Dengan demikian, agenda kampanye dan penanaman pohon oleh WIKA berdampak positif bagi lingkungan maupun memberi keuntungan ekonomi bagi masyarakat. 

Aksi Nyata Bersama LindungiHutan 

Kondisi lingkungan dan perubahan iklim meminta manusia untuk segera melakukan aksi nyata dan kolaboratif, termasuk dari sektor bisnis. 

Seperti WIKA, Anda juga bisa berkontribusi pada lingkungan bersama dengan LindungiHutan 

Anda bisa memilih layanan SustainabiliTree, yang dapat melayani berbagai kebutuhan perusahaan Anda di bidang lingkungan, mulai dari feasibility study sebelum penanaman pohon sampai impact assessment. 

Mari konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dalam program lingkungan bersama LindungiHutan.

Pelajari Layanan SustanabiliTree dan Jadilah Bagian dari Aksi Nyata untuk Lingkungan

Exit mobile version