LindungiHutan Insight
- Pakuwon Group Tanam 1.105 Mangrove di Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi
- Kampanye alam dilakukan sebagai respon bencana abrasi dan banjir rob yang dialami masyarakat pesisir Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi
- Melalui kegiatan ini, Pakuwon Group berkomitmen memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan meminimalkan dampak negatif terhadap alam.
Pakuwon Group melalui Pakuwon Peduli menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan melalui penanaman 1.105 Mangrove di Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi.
Penanaman ini merupakan bagian dari program CSR dan menjadi salah satu inisiatif utama perusahaan. Melalui kegiatan ini, Pakuwon Peduli berkomitmen memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan meminimalkan dampak negatif terhadap alam.
Sebagai bagian dari program CSR, penanaman ini tidak hanya membantu mengurangi jejak karbon dan menghasilkan efek positif terhadap lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang dalam menjaga keanekaragaman hayati dan kualitas udara yang lebih baik.
Alasan Dibalik Penanaman Pohon: Abrasi Pesisir Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi
Pantai Bahagia terletak di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dari pusat Kabupaten Bekasi, Pantai Bahagia berjarak sekitar ±80 km. Pantai Bahagia berada di Pesisir Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa.
Dilansir dari mangrovetag dan jurnal “Dinamika Abrasi Terkait Perubahan Garis Pantai di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi”, kerusakan hutan mangrove mulai terjadi pada tahun 1980, dan menyebabkan abrasi pada tahun 1993-2023.
Selama tiga dekade tersebut, luas daratan yang hilang akibat abrasi mencapai 2.463,3 ha dengan rata-rata laju abrasi sekitar 36,69 ha per tahun. Kondisi ini menyebabkan garis pantai terus mundur dan mengikis wilayah daratan.
Abrasi terus berlanjut dengan mengikis garis pantai sejauh 10-20 meter per tahun. Banjir rob juga kerap terjadi sehingga mengancam pemukiman warga.
Faktor utama terjadinya abrasi yaitu konversi hutan mangrove untuk lahan tambak dan pemukiman baru. Bertambahnya masyarakat di pesisir Pantai Bahagia Muaragembong, akan meningkatkan kebutuhan air bersih melalui pengambilan air tanah.
Masih dilansir dari jurnal yang sama, pengambilan air tanah di Pesisir Pantai Bahagia, menyebabkan penurunan muka tanah sebesar 25 cm per tahun.
Baca juga: Muaragembong Bekasi: Ekosistem Mangrove dan Persoalan Lingkungannya
PT Elite Prima Hutama (Pakuwon Group): Perusahaan Properti dengan Komitmen terhadap Keberlanjutan
Pakuwon Group merupakan perusahaan yang berfokus pada bangunan mal, perumahan, perkantoran, perhotelan, dan superblok, yang tersebar di Surabaya dan Jakarta.
Sebagai perusahaan properti, Pakuwon Group selalu berusaha melakukan pembangunan di berbagai daerah guna memudahkan kehidupan masyarakat Indonesia dan membawa dampak baik bagi kemajuan Indonesia.
Pakuwon Group juga terus berupaya meningkatkan kesadaran dan penerapan keberlanjutan dalam industri hingga ke pelanggan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui beberapa aksi lingkungan yang telah dilakukan, yaitu sebagai berikut:
1. Pakuwon Peduli
Pakuwon Peduli merupakan program sosial dari Pakuwon Group yang secara konsisten mengadakan kegiatan keberlanjutan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan kepedulian, serta komitmen, untuk memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat.
2. Penerapan Solar Panel (November 2024)
Dilansir dari pakuwon news, penerapan solar panel untuk komitmen masa depan yang lebih hijau. Penerapan ini telah dilakukan sejak tahun 2023 dan berhasil menghemat energi sebesar 371.649 kWh, serta di tahun 2024 yang mencapai 1.387.333 kWh.
3. Inovasi Green Building (Desember 2024)
Dilansir dari kompasiana, konsep green building berfokus pada menciptakan lingkungan yang efisien, hemat energi, ramah lingkungan, dan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Inovasi tersebut antara lain, LED hemat energi, pendingin & pengolahan air ramah lingkungan, serta ruang terbuka hijau.
4. Meluncurkan Kampanye #MulaiDariSini untuk Pengelolaan Sampah di Mal-Mal Pakuwon (Juni 2025)
Dilansir dari pakuwon news, kampanye #mulaidarisini sebagai komitmen perusahaan untuk memperkuat ESG dengan menghadirkan inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi RDF (Refuse Derived Fuel).
Kampanye ini menggandeng Jangjo, RECO Korea, Korean Environmental Institute Indonesia (KEITI), dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta.
Dilansir dari pakuwon news, Pakuwon Group sedang menjalankan proses pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara bertahap di sejumlah properti sebagai bagian dari strategi menuju pembangunan berkelanjutan, ramah lingkungan, mengurangi jejak karbon, dan mendukung praktik urban sustainability.
Pakuwon Group Wujudkan Aksi Keberlanjutan melalui Kampanye “Trees Planting with Pakuwon Group”
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan, Pakuwon Peduli berkolaborasi dengan LindungiHutan melalui program CorporaTree dalam pelaksanaan kampanye lingkungan “Trees Planting with Pakuwon Group”.
Kampanye alam ini dilakukan sebagai respon terhadap abrasi dan banjir rob yang dialami masyarakat pesisir Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Pakuwon Peduli dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, melalui pengurangan jejak karbon, meminimalkan dampak negatif terhadap alam, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi keanekaragaman hayati dan kualitas udara yang lebih baik.
Kampanye ini sukses diselenggarakan pada 30 April 2026 dengan melibatkan 16 perwakilan dari Pakuwon Peduli area Jabodetabek bersama mitra petani Sonhaji dan Kelompok Tani Sadar Wisata Alipbata. Kegiatan penanaman dilakukan di area seluas 276 m².
Pohon yang ditanam berjenis mangrove rhizophora sebanyak 1.105 pohon berumur 5 bulan dengan tinggi 55 cm dan diameter 0,5 cm.
Mangrove Rhizophora dipilih karena dikenal memiliki karakteristik ekologis yang kuat untuk wilayah pesisir yang rentan abrasi sehingga efektif untuk mencegah abrasi, dan efektif untuk menjaga ekosistem sekitar yang menjadi tempat bagi hewan endemik yaitu Lutung Jawa dan Bangka Beluok.
Dampak Positif yang Dicapai pada Kampanye “Trees Planting with Pakuwon Group”
Kampanye alam “Trees Planting With Pakuwon Group”, telah berhasil menciptakan dampak yang positif serta berkelanjutan secara sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Penanaman 1.105 mangrove berhasil menyerap emisi sebanyak 16.1 kg CO₂eq dengan proyeksi serapan karbon untuk lima tahun ke depan sebanyak 656 kg CO₂eq.
Program ini juga berdampak langsung pada 45 orang dan berdampak tidak langsung pada 40.892 orang dengan adanya jaminan lingkungan, serta meningkatkan pendapatan petani sebanyak 23%.
Nilai ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp 151.345.908 per tahun dan dapat diestimasikan bisa menghidupi sebanyak 46 orang dalam kurun waktu sebulan.
Selain itu, kampanye “Trees Planting With Pakuwon Group” juga berkontribusi pada beberapa pencapaian SDGs yang membuktikan bahwa satu lokasi bisa membawa banyak dampak, diantaranya yaitu:
- Mencegah degradasi lahan akibat abrasi (SDGs 15)
- Mengurangi dampak banjir di pemukiman warga (SDGs 15)
- Meningkatkan area tutupan hijau (SDGs 15)
- Membantu pengurangan emisi karbon (SDGs 13)
- Meningkatkan perekonomian petani dan warga sekitar (SDGs 1)
- Menyediakan jam kerja bagi warga sekitar (SDGs 8)
Baca juga: CorporaTree Bantu Aksi CSR Perusahaan Melalui Tanam Pohon
Kolaborasi Pakuwon Group & LindungiHutan melalui CorporaTree untuk Pesisir Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi
Aksi kampanye lingkungan oleh Pakuwon Peduli bersama LindungiHutan melalui program CorporaTree menjadi salah satu contoh aksi nyata yang dapat ditiru dalam mendukung restorasi pesisir Pantai Bahagia menuju ekosistem pesisir yang lebih tangguh.
Kampanye alam bertajuk “Trees Planting with Pakuwon Group” merupakan bagian dari lebih dari 150 kampanye lingkungan penanaman mangrove di Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Secara keseluruhan, inisiatif tersebut telah berhasil menanam lebih dari 114.903 pohon di area seluas 7.182 m².
Hingga saat ini, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1,2 juta pohon di 40+ lokasi bersama 600+ brand dan perusahaan di seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan dan restorasi ekosistem.
