Unbox.id – Motorola Razr Ultra 2026 adalah smartphone lipat terbaru Motorola yang mendapat ulasan sebagai smartphone flip terbaik yang tersedia di pasar saat ini.
Berbagai ulasan memuji kombinasi desainnya yang premium, dibekali dengan baterai besar, performa kencang, hingga peningkatan kamera yang dibawa Motorola tahun ini.
Namun, harga Motorola Razr Ultra versi 2026 dianggap terlalu tinggi untuk peningkatan yang ditawarkan. Dengan banderol mencapai 1.499 dolar AS atau sekitar Rp26 jutaan.
Salah satu aspek yang paling sering mendapat pujian adalah desainnya. Motorola masih mempertahankan konsep flip yang ringkas, tetapi menghadirkan sejumlah pilihan material dan warna yang membuat perangkat ini tampil lebih premium dibanding kebanyakan smartphone saat ini.
Razr Ultra (2026) Varian Orient Blue (sumber: @superscientific/Instagram)
Varian Orient Blue menjadi yang paling banyak dibicarakan karena menggunakan material Alcantara pada bagian belakang. Material yang biasa ditemukan pada interior mobil premium tersebut memberikan tekstur berbeda sekaligus menambah kesan mewah.
Selain tampil menarik, ukuran Razr Ultra (2026) yang tetap ringkas saat dilipat juga dianggap menjadi keunggulan tersendiri. Banyak reviewer menilai pengalaman membawa perangkat ini terasa lebih nyaman dibanding smartphone konvensional berukuran besar.
Motorola membekali Razr Ultra (2026) dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh, meningkat dari 4.700 mAh pada generasi sebelumnya. Kapasitas tersebut tergolong besar untuk ukuran smartphone lipat model flip. Sejumlah pengujian menunjukkan perangkat ini mampu bertahan lebih dari satu hari dalam penggunaan normal.
Kecepatan pengisian daya 68W juga mendapat apresiasi karena mampu mengisi baterai dengan cepat. Meski demikian, ada catatan bahwa pengguna membutuhkan aksesori tertentu untuk mendapatkan kecepatan pengisian maksimal yang dijanjikan Motorola.
Motorola turut menghadirkan peningkatan pada sektor kamera melalui penggunaan sensor LOFIC 50MP untuk kamera utama. Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan dynamic range sehingga detail pada area terang dan gelap dapat ditangkap dengan lebih baik.
Meski demikian, beberapa pengulas masih menemukan kekurangan pada pemrosesan gambar dalam kondisi tertentu. Selain itu, absennya kamera telefoto juga menjadi salah satu kritik yang cukup sering muncul mengingat harga perangkat yang sudah berada di level flagship premium.
Smartphone lipat Razr Ultra (2026) (sumber: Kimberly Gedeon/PCMag)
Untuk performa, Razr Ultra (2026) mengandalkan Snapdragon 8 Elite yang dipadukan RAM 16GB.
Performa perangkat ini tidak mendapat banyak kritik karena masih mampu menjalankan berbagai aplikasi dan game berat dengan lancar. Namun, Motorola masih menggunakan chipset yang sama seperti generasi sebelumnya.
Motorola Razr Ultra (2026) dijual sekitar US$200 lebih mahal dibanding model tahun lalu. Sementara itu, peningkatan yang diberikan dinilai lebih banyak berfokus pada baterai dan sensor kamera utama.
Karena alasan tersebut, sejumlah reviewer menilai Razr Ultra (2026) lebih cocok bagi pengguna yang ingin membeli ponsel flip premium baru, bukan bagi pemilik Razr Ultra generasi sebelumnya yang sedang mencari alasan untuk upgrade.
