“Menanam itu mudah, tapi merawat hingga pohon tumbuh itulah tantangan sesungguhnya.”
Begitulah penekanan Haris Prasetyo, Wakil Sekretaris Umum 1 Indonesia Green Ranger.
Ia menjelaskan bahwa menanam green mindset ibarat menanam pohon yang membutuhkan monitoring, kesabaran, dan konsistensi.
Haris menambahkan dalam edisi Green Skilling ke-21, tantangan terbesar adalah menghadapi masyarakat yang masih skeptis atau minim informasi. Mereka sering terjebak dalam kebiasaan lama sehingga sulit berubah.
Hal inilah yang membuat peran komunitas menjadi semakin penting, karena mereka mampu hadir dekat dengan masyarakat dan memberikan edukasi berulang.
Apa Itu Green Mindset?
Menurut Haris Prasetyo, green mindset adalah pola pikir masa depan yang menempatkan keberlanjutan sebagai dasar setiap keputusan. Pola pikir ini harus diterapkan baik oleh individu, komunitas, maupun bisnis.

Konsep ini tidak berdiri sendiri, melainkan terdiri dari tiga lingkaran yang saling berkaitan. Pertama, sadar akan dampak dari setiap tindakan. Kedua, peduli terhadap lingkungan dan sesama, lalu diakhiri dengan beraksi untuk perubahan nyata.
Dengan perspektif ini, menanam green mindset berarti membangun kebiasaan baru. Tidak hanya untuk kepentingan sesaat, tetapi juga demi keberlanjutan jangka panjang. Inilah dasar mengapa green mindset relevan di semua lapisan masyarakat.
Baca Juga: Integrasi Green Mindset & Skills: Strategi Bisnis Berkelanjutan
Peran Komunitas dalam Menanam Green Mindset
Komunitas memiliki keunggulan berupa kedekatan sosial dan kepercayaan dari masyarakat. Pendekatan ini membuat edukasi lebih mudah diterima melalui obrolan santai, kegiatan bersama, atau aksi nyata.

Contohnya, Indonesia Green Ranger sudah menjalankan banyak inisiatif. Mulai dari penanaman pohon di Megamendung (2010), hingga edukasi digital tentang cara membuat ekoenzim dari kulit lemon sebagai solusi ekologis dari limbah dapur.
Pada 2022, mereka juga menanam pohon di Bogor dengan edukasi manfaat jangka panjang pohon bagi masyarakat. Bahkan, pada 2017 mereka berkolaborasi dengan perusahaan manufaktur untuk melibatkan warga sekitar dalam program penghijauan.
Empat Langkah Menanam Green Mindset
Untuk menanam green mindset di komunitas, Haris merangkum empat langkah praktis yang dapat dijalankan secara bertahap. Proses ini menegaskan bahwa transformasi hijau tidak bisa terjadi dalam semalam. Proses ini bertumbuh melalui tahapan kecil yang konsisten.

Pertama adalah edukasi agar masyarakat memahami dampak lingkungan. Kedua, muncul kesadaran untuk mulai berpikir ulang sebelum bertindak.
Tahap berikutnya adalah inisiatif untuk bergerak bersama. Hingga akhirnya terbentuk perubahan nyata yang memberi dampak luas dan berkelanjutan.
Kolaborasi Komunitas dan Bisnis
Kolaborasi antara komunitas dan bisnis sangat penting untuk membangun ekosistem berkelanjutan. Komunitas memiliki jaringan sosial dan kepercayaan masyarakat, sementara bisnis punya sumber daya, jangkauan luas, dan pengaruh besar.

Menurut Haris Prasetyo, “Ketika komunitas dan bisnis bekerja bersama, pesan keberlanjutan dapat menjangkau lebih luas, lebih kuat, dan dipercaya publik karena ada kombinasi aksi nyata dan dukungan strategis.
Kolaborasi ini bukan sekadar simbolis, tetapi mitra strategis. Dampaknya adalah meningkatnya kesadaran, partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan aksi.
Baca Juga: Testimoni AsetKu: Kolaborasi Bersama LindungiHutan, Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Pari
Penutup
Pada akhirnya, green mindset di komunitas bukan gaya hidup elit atau tren sesaat. Ia adalah fondasi masa depan yang harus ditanamkan sejak dini.
Haris menegaskan, “Transformasi hijau tidak bisa ditunda.” Jika komunitas, individu, dan bisnis bergerak bersama, dampaknya akan lebih nyata bagi keberlanjutan.
Di level bisnis, green mindset juga dapat ditanamkan melalui pelatihan dan program berkelanjutan. Inilah mengapa LindungiHutan menghadirkan EducaTree.
EducaTree: Solusi untuk Perusahaan Anda
Jika Anda ingin mulai menanam green mindset di komunitas, LindungiHutan menghadirkan EducaTree: Corporate Training dan Workshop Sustainability. Program ini fleksibel, bisa dilakukan online maupun offline, dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.
Melalui EducaTree, perusahaan dapat mengadakan training, workshop, atau seminar lingkungan. Hal ini akan meningkatkan kesadaran karyawan sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial.
Hubungi CS Sales LindungiHutan sekarang untuk memulai perjalanan sustainability bersama EducaTree. Saatnya perusahaan Anda menanam green mindset yang berdampak nyata bagi masa depan.
Wujudkan Green Mindset yang Kuat di Komunitas melalui EducaTree, Karena Perubahan Besar Berawal dari Satu Percakapan?







