Scroll untuk baca artikel
Financial

Ketika Trump mulai menjabat, salah satu negara tetangga Rusia yang khawatir mengatakan kesepakatan damai dengan Ukraina harus dicapai tahun ini

174
×

Ketika Trump mulai menjabat, salah satu negara tetangga Rusia yang khawatir mengatakan kesepakatan damai dengan Ukraina harus dicapai tahun ini

Share this article
ketika-trump-mulai-menjabat,-salah-satu-negara-tetangga-rusia-yang-khawatir-mengatakan-kesepakatan-damai-dengan-ukraina-harus-dicapai-tahun-ini
Ketika Trump mulai menjabat, salah satu negara tetangga Rusia yang khawatir mengatakan kesepakatan damai dengan Ukraina harus dicapai tahun ini
  • Kesepakatan damai kemungkinan akan ditengahi di Ukraina tahun ini, kata Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen.
  • Presiden Donald Trump telah berjanji untuk menegosiasikan kesepakatan Ukraina.
  • Meskipun jangka waktunya telah menurun, baik Ukraina maupun Rusia telah mengindikasikan kesediaannya.

Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen mengatakan dia yakin akan ada kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina tahun ini.

“Saya cukup yakin akan ada perjanjian damai tahun ini,” kata Valtonen saat berbicara dalam acara World Economic Forum di Davos, Swiss, Selasa.

Example 300x600

“Saya berada di Kyiv seminggu sebelumnya, sebelum tahun lalu, dan saya harus mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang lebih menginginkan dan pantas mendapatkan perdamaian selain Ukraina, dan tentu saja, anak-anak Ukraina,” katanya.

Valtonen kemudian menyalahkan Rusia atas konflik yang akan berlangsung selama tiga tahun pada bulan Februari.

Presiden Donald Trump, yang dilantik untuk masa jabatan keduanya pada hari Senin, telah berjanji untuk segera merundingkan perjanjian perdamaian di Ukraina.

Saat berkampanye, ia berjanji untuk mengakhiri perang pada hari pertamanya menjabat, meskipun para pembantunya kemudian mengatakan bahwa hal itu akan memakan waktu lebih lama.

Juga tidak jelas bentuk perjanjian damai apa yang akan diambil. Utusan Trump untuk Ukraina, pensiunan letnan jenderal Keith Kellogg, menyarankan hal tersebut bahwa hal itu dapat melibatkan Ukraina menyerahkan tanah kepada Rusia dan berjanji untuk tetap netral.

Ukraina sebelumnya mengatakan pihaknya hanya akan menerima kesepakatan damai yang melibatkan penarikan pasukan Rusia, namun baru-baru ini menyatakan pihaknya terbuka untuk negosiasi.

Rusia juga telah mengisyaratkan kesediaan untuk bernegosiasi, namun terus mendorong konsesi besar-besaran dari Kyiv.

Valtonen mengatakan bahwa di masa lalu, janji netralitas tidak melindungi Ukraina atau negara lain di orbit Rusia.

“Dan di sana, saya pikir kita memiliki kewajiban global untuk membela masyarakat,” katanya.

Seperti Ukraina, Finlandia berbagi perbatasan darat dengan Rusia. Negara ini telah lama menerapkan kebijakan netralitas, namun berubah setelah invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022 dan bergabung dengan aliansi pertahanan NATO.