Berita

Kandidat Pro-Palestina Hamawy Menang, Serukan Layanan Kesehatan Bukan Bom

2
kandidat-pro-palestina-hamawy-menang,-serukan-layanan-kesehatan-bukan-bom
Kandidat Pro-Palestina Hamawy Menang, Serukan Layanan Kesehatan Bukan Bom

Kandidat Pro-Palestina Hamawy Menang, Serukan Layanan Kesehatan Bukan Bom

Indonesiainside.id — Politikus progresif keturunan Mesir-Amerika, Adam Hamawy, meraih kemenangan penting dalam kontestasi politik lokal di Princeton, Amerika Serikat, dengan membawa pesan kampanye pro-keadilan sosial dan kritik keras terhadap kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah.

Dalam pidato kemenangan di hadapan para pendukungnya, Hamawy menegaskan bahwa prioritas pemerintah seharusnya difokuskan pada kesejahteraan rakyat, bukan pembiayaan perang.

“Anda telah mendengar sepanjang kampanye ini bahwa saya berulang kali mengatakan: layanan kesehatan, bukan bom; menghapus ICE; dan memperbaiki ekonomi ini,” ujar Hamawy seperti dikutip The New York Times.

Ia menyebut sistem politik dan ekonomi Amerika saat ini telah “rusak dan curang” karena menurutnya terlalu banyak mengalokasikan dana untuk konflik luar negeri dibanding kebutuhan domestik masyarakat Amerika.

“Ini adalah solusi atas krisis dari sistem yang membanjiri uang ke luar negeri untuk membom sekolah anak-anak, sementara di dalam negeri mengatakan layanan penitipan anak hanyalah angan-angan,” tambahnya.

Meski baru pertama kali maju dalam pemilihan, Hamawy mendapat dukungan dari senator progresif terkenal Bernie Sanders dan Tammy Duckworth.

Sementara itu, anggota Kongres AS Bonnie Watson Coleman memuji keberanian Hamawy dalam menyuarakan penderitaan rakyat Palestina. Ia menilai Hamawy memiliki “otoritas moral yang kuat” dalam isu kemanusiaan Palestina.

Namun kampanye Hamawy juga diwarnai kontroversi setelah sejumlah lawan politik mengungkit hubungannya di masa lalu dengan Omar Abdel-Rahman, tokoh yang pernah dihukum terkait konspirasi serangan terhadap target-target AS pada era 1990-an.

Hamawy mengakui pernah mengenal Abdel-Rahman melalui komunitas Mesir-Amerika di New Jersey, namun menegaskan dirinya menolak segala bentuk kekerasan dan tidak pernah terlibat dalam aktivitas kriminal apa pun.

Dalam pidato penutupnya, Hamawy menyebut kemenangan tersebut sebagai bukti bahwa gerakan akar rumput mampu mengalahkan dominasi politik arus utama.

“Kami diberi tahu bahwa orang luar tidak mungkin menang. Bahwa kami tidak bisa bersaing. Tapi kami telah membuktikan sebaliknya,” katanya.

“Kami memperjelas bahwa Anda tidak perlu meminta izin untuk memperjuangkan keadilan.”

Exit mobile version