Jakarta, CNN Indonesia —
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI Said Aqil Siroj menyebut akan menyampaikan hal dan pertimbangan yang jujur kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia mengatakan dalam menjalankan tugasnya ia akan bersikap objektif.
“Tentu akan saya sampaikan kepada Presiden dengan jujur, objektif, dan konstruktif,” kata Said usai dilantik di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Umum PBNU itu mengatakan terdapat berbagai persoalan strategis bangsa yang harus diatasi bersama.
Ia menyinggung urusan mulai dari penguatan persatuan nasional, kehidupan keagamaan dan kebangsaan, pendidikan, hingga ekonomi.
“Tetapi tentu saya akan melihat apa yang menjadi kebutuhan dan arahan Presiden,” ujar dia.
Said mengatakan tugas utama Wantimpres ini merupakan memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.
Ia juga menyebut bahwa Wantimpres bukan tempat untuk mencari popularitas.
Said menyatakan akan menjalankan amanah itu dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kepentingan bangsa serta negara.
“Yang lebih utama adalah bagaimana amanah ini dapat saya jalankan untuk memberikan nasihat dan pertimbangan yang konstruktif bagi Presiden demi kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.
Said Aqil diangkat menjadi satu dari 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Wantimpres ini diketuai oleh Menko PMK Pratikno yang juga merangkap sebagai anggota.
Selain Said Aqil, nama-nama lain yang mengisi jajaran Wantimpres ini antara lain istri Presiden ke-4 RI Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, Rocky Gerung, hingga pakar hukum tata negara Margarito Kamis.
(del/dal)
