Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

Hari Ozon Internasional 2026, Momentum Aksi Nyata untuk Lingkungan

12
×

Hari Ozon Internasional 2026, Momentum Aksi Nyata untuk Lingkungan

Share this article
hari-ozon-internasional-2026,-momentum-aksi-nyata-untuk-lingkungan
Hari Ozon Internasional 2026, Momentum Aksi Nyata untuk Lingkungan

LindungiHutan Insight

  • Hari Ozon Internasional 2026 menjadi momentum tepat untuk meningkatkan kesadaran dan mengimplementasikan aksi nyata melindungi lapisan ozon bumi
  • Aturan produksi dan konsumsi zat-zat perusak ozon bumi diatur dalam Protokol Montreal
  • Pengesahan Amandemen Kaligali menjadi bukti nyata dukungan Indonesia terhadap Protokol Montreal

Lapisan ozon bumi berperan besar terhadap keberlangsungan kehidupan di bumi, lapisan ini bertindak sebagai perisai untuk melindungi bumi dari radiasi berbahaya matahari. Namun, kini banyak aktivitas manusia yang justru merusak perisai ini.

Bertepatan dengan penandatangan Protokol Montreal tentang zat-zat perusak lapisan ozon serta sebagai pengingat pentingnya lapisan ozon bagi bumi, maka setiap tanggal 16 September diperingati sebagai Hari Ozon Internasional.

Example 300x600

Momen ini juga menjadi pengingat bahwa perlindungan lingkungan membutuhkan kesadaran dan aksi dari berbagai pihak.

Apa Arti Hari Ozon Internasional Bagi Indonesia?

Bagi Indonesia, Hari perlindungan ozon sedunia ini bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi aktivitas yang dapat berkontribusi terhadap kerusakan atmosfer.

Komitmen Indonesia diwujudkan dengan menjadi bagian dari upaya global dalam melindungi lapisan ozon melalui Protokol Montreal yang merupakan perjanjian lingkungan multilateral penting yang mengatur produksi dan konsumsi hampir 100 bahan kimia buatan manusia yang disebut sebagai zat perusak ozon (ODS). 

Salah satu bukti nyata komitmen tersebut adalah pengesahan Amandemen Kigali melalui Perpres No. 129 Tahun 2022 untuk mengendalikan konsumsi dan penggunaan hidrofluorokarbon.

Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah meraih penghargaan Montreal Protocol Award for Customs and Enforcement Officers (5th Edition) dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNEP Ozone Action, atas keberhasilan mencegah perdagangan ilegal enam ton Bahan Perusak Ozon (BPO) selama 2019–2020. 

Dengan demikian, perlindungan ozon merupakan proses bertahap yang membutuhkan konsistensi. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat memiliki peran untuk memastikan komitmen lingkungan tidak berhenti pada kebijakan, namun juga diterapkan dalam praktik. 

Bagaimana Cara Perusahaan Mengurangi Emisi Zat Perusak Ozon?

Berdasarkan Protokol Montreal, sektor industri utama yang terdampak meliputi manufaktur pendingin ruangan (AC), kulkas, busa insulasi (foam), aerosol, hingga sistem pemadam kebakaran.

Upaya perusahaan dalam mengurangi emisi Bahan Perusak Ozon (BPO) atau Ozone-Depleting Substances (ODS) dilakukan melalui pendekatan bertahap yaitu:

  1. Alih teknologi, perusahaan melakukan transisi formula dan bahan baku produksi dengan mengganti senyawa kimia berbahaya ke alternatif yang ramah ozon, seperti refrigerant alami Hydrofluoroolefin (HFO) dan Amonia (NH3).
  2. Modifikasi desain produk dan manufaktur, misalnya pada sektor pemadam kebakaran mulai mengganti agen pemadam berbahan Halon dengan teknologi Clean Agent Gas yang tidak merusak stratosfer.
  3. Menerapkan sertifikasi dan pelatihan teknis yang sesuai standar untuk mencegah zat perusak ozon terlepas secara sengaja atau tidak sengaja.
  4. Menerapkan manajemen pemulihan dan daur ulang BPO melalui sistem recovery pump.
  5. Mematuhi regulasi kuota nasional, terutama perusahaan yang bergerak di bidang ekspor-impor atau manufaktur kimia. 
Jenis-jenis refrigerant ramah lingkungan

Langkah-langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung komitmen Indonesia dalam mengendalikan bahan perusak ozon dan HFC.

Hari Ozon Internasional juga dapat menjadi momen tepat untuk mulai mengevaluasi praktik operasional sekaligus mengomunikasikan komitmen keberlanjutan kepada publik sebelum melakukan program keberlanjutan lainnya.

Baca Juga: 10 Cara Melindungi Lapisan Ozon yang Bisa Dimulai Hari Ini 

Ide Kampanye Pemasaran Digital untuk Hari Ozon Internasional

Momentum peringatan Hari Ozon Internasional juga dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai momentum edukasi sekaligus kampanye sustainability, lebih dari sekadar membuat konten ucapan. Beberapa ide yang bisa dilakukan yaitu: 

  1. Membuat konten singkat tentang fungsi lapisan ozon, ancaman rusaknya lapisan ozon, dan mengapa isu ini penting.
  2. Mengajak audiens membagikan kebiasaan ramah lingkungan selama periode kampanye.
  3. Menggabungkan edukasi dengan aksi lingkungan nyata melalui Brand Action, seperti penanaman pohon atau restorasi ekosistem.

Dengan pendekatan tersebut, kampanye tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru atau awareness, tetapi juga mengajak audiens memberikan kontribusi nyata terhadap lingkungan. 

Jadikan Hari Ozon Internasional 2026 Sebagai Momentum Aksi

Persoalan lingkungan global mengenai ozon bumi membutuhkan konsistensi dan kolaborasi. Pemerintah, perusahaan, komunitas, hingga individu dapat mengambil peran melalui langkah yang sesuai dengan kapasitas masing-masing. 

Saatnya merayakan Hari Ozon Internasional 2026 dengan memahami pentingnya upaya menjaga lingkungan, serta mulai mengambil aksi nyata dengan mengurangi penggunaan emisi zat perusak ozon dan terlibat langsung dalam kegiatan pemulihan lingkungan bersama masyarakat.

LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.3 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan