![]()
Ilustrasi judi online
Indonesiainside.id – Dampak kecanduan judi online pada otak manusia serupa dengan dampak pada kecanduan narkoba.
Dampak tersebut yakni terjadi kerusakan pada bagian otak yang berguna untuk konsentrasi, memori, refleksi diri, mengambil keputusan.
“Jadi kalau ada yang bertanya, lebih parah mana kecanduan narkoba dengan kecanduan judi online? Jawabannya ialah sama parahnya,” kata Psikiater Konsultan Adiksi dan Kepala Divisi Psikiatri RSCM Jakarta Kristiana Siste Kurniasanti, Jumat (26/7/2024).
Menurutnya, orang kecanduan narkoba otaknya akan rusak, begitu pula dengan para pecandu judi online, dia juga akan mengalami kerusakan otak.
“Sama beratnya, dan sama tata laksananya yaitu harus secara komprehensif karena bagian otak yang rusak pun sama,” ungkapnya.
Area otak depan, kata dia, yang mengatur emosi, menilai situasi, dan pengambilan keputusan. Dan area bagian otak depan ini baru matang pada usia 20-21.
Oleh karena itulah, di usial 20-21 tahun, mereka yang kecanduan judi online akan mengalami kerusakan otak bagian depan.
“Otak bagian depan matangnya lebih belakangan dari otak bagian lain. Ketika emosinya labil, tetapi otak bagian depannya belum mature,” ungkapnya.
“Terjadi perilaku-perilaku impulsif yang dia gunakan untuk memperbaiki emosinya, misalnya ke judi online,” jelas Kristiana
