Manajer Tim Persik, Muhammad Syahid Nur Ichsan, menjelaskan pemain lama yang dilepas bukan berarti performanya buruk. Namun Persik punya pertimbangan demi perbaikan kinerja tim musim depan.
“Pemain yang keluar belum tentu karena penampilannya kurang baik. Karena dalam mengambil keputusan manajemen pasti berdasarkan evaluasi dari tim kepelatihan. Kemudian juga mempertimbangkan kepentingan tim ke depannya, apakah masuk dalam skema permainan yang akan diterapkan pelatih,” jelasnya.
Syahid juga memperhitungkan kebutuhan tim dan regulasi terbaru yang bakal diterapkan PT LIB musim depan.
“Selain kerangka tim yang berdasarkan kebutuhan taktik pelatih, kita juga tidak boleh mengesampingkan regulasi seperti musim lalu di mana setiap klub diwajibkan memainkan minimal satu pemain U-22 sebagai starter minimal 45 menit,” tuturnya.






