Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

Cerita CIMSA Indonesia Menanam Pohon di Pantai Mangunharjo

86
×

Cerita CIMSA Indonesia Menanam Pohon di Pantai Mangunharjo

Share this article
cerita-cimsa-indonesia-menanam-pohon-di-pantai-mangunharjo
Cerita CIMSA Indonesia Menanam Pohon di Pantai Mangunharjo

CIMSA Indonesia (Center for Indonesian Medical Students’ Activities) adalah organisasi mahasiswa kedokteran yang berdiri untuk memberdayakan mahasiswa agar berperan aktif dalam isu kesehatan, kemanusiaan, dan keberlanjutan.

Organisasi ini tersebar di berbagai universitas di seluruh Indonesia, menjadi wadah bagi mahasiswa kedokteran untuk berkolaborasi dan membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Example 300x600

Dalam menjalankan misinya, CIMSA memiliki berbagai divisi dengan fokus yang berbeda, termasuk bidang lingkungan dan kebencanaan. Mereka percaya bahwa menjaga alam sama pentingnya dengan menjaga kesehatan manusia.

Salah satu wujud komitmen itu hadir melalui kampanye Roots of Hope di Mangunharjo. Melalui kolaborasi bersama LindungiHutan, CIMSA Indonesia mengajak masyarakat untuk menanam pohon mangrove sebagai langkah kecil yang menumbuhkan harapan besar bagi Bumi.

Mengakar dari Niat Baik Mahasiswa Kedokteran

Gagasan kampanye Roots of Hope berawal dari kesadaran CIMSA Indonesia terhadap ancaman bencana alam dan degradasi lingkungan yang kian meningkat.

Sebagai calon tenaga medis, mereka melihat keterkaitan erat antara kelestarian alam dan kesehatan masyarakat.

Melalui divisi Standing Committee on Human Rights and Peace (SCORP), CIMSA menginisiasi gerakan lingkungan dan kebencanaan berbasis riset.

Dari hasil kajian internal, penanaman pohon mangrove dipilih sebagai langkah nyata untuk melindungi pesisir dari abrasi dan tsunami.

Selain fungsi ekologisnya, mangrove juga berperan besar dalam pemberdayaan masyarakat pesisir.

Inilah yang membuat CIMSA percaya bahwa menanam pohon bukan sekadar tindakan simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab sosial.

Keputusan mereka untuk berkolaborasi dengan LindungiHutan pun lahir dari keyakinan bahwa gerakan hijau bisa berjalan beriringan dengan transparansi dan akuntabilitas.

CIMSA ingin memastikan setiap pohon yang mereka tanam dapat tumbuh menjadi bagian dari solusi berkelanjutan.

scorp cimsa indonesia lindungihutan

Kenapa CIMSA Memilih LindungiHutan

Keputusan CIMSA Indonesia menggandeng LindungiHutan berawal dari rekomendasi para pengurus sebelumnya. Mereka menilai LindungiHutan memiliki rekam jejak yang baik dan sistem pelaporan yang transparan.

Bagi CIMSA, transparansi adalah hal penting karena berkaitan dengan kepercayaan publik dan kredibilitas kampanye.

LindungiHutan menyediakan laporan terbuka yang menampilkan jumlah pohon tertanam, lokasi penanaman, dan bahkan estimasi serapan karbon.

“Websitenya mudah diakses, tampilannya enak dilihat, dan proses donasinya sederhana,” ungkap Rika, salah satu perwakilan CIMSA Indonesia. Kemudahan ini membantu mahasiswa dan masyarakat umum ikut berdonasi tanpa hambatan teknis.

Selain itu, CIMSA Indonesia melihat LindungiHutan sebagai platform yang sudah dikenal luas di berbagai kalangan. Mulai dari komunitas pecinta lingkungan hingga komunitas penggemar K-pop, semuanya pernah terlibat dalam gerakan hijau ini.

Kolaborasi dengan LindungiHutan menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan kampanye mereka. Dengan dukungan teknologi dan jaringan komunitas yang luas, CIMSA berharap pesan pelestarian lingkungan bisa sampai ke lebih banyak orang.

Baca Juga: Sandyours Rayakan Ulang Tahun Sandy dengan Kampanye Alam 

Latar Belakang Kampanye Roots of Hope

Kampanye Roots of Hope menjadi wujud nyata komitmen CIMSA Indonesia dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat pesisir. Melalui kampanye ini, mereka mengajak publik untuk ikut menanam mangrove di kawasan Pantai Mangunharjo, Semarang.

Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan International Day for Disaster Risk Reduction (IDDRR). Momentum tersebut dipilih karena sejalan dengan misi CIMSA untuk mengurangi risiko bencana alam, terutama di wilayah pesisir.

Donasi dibuka untuk umum dan disebarkan melalui berbagai kanal digital. Mahasiswa CIMSA aktif membagikan tautan kampanye ke grup universitas dan media sosial, serta mengadakan gerakan #AddYours di Instagram agar semakin banyak yang ikut berdonasi.

Pendekatan ini berhasil menjangkau audiens yang lebih luas di luar lingkup mahasiswa kedokteran. Banyak masyarakat ikut berpartisipasi karena merasa cara berdonasi mudah dan dampaknya bisa langsung terlihat di laman kampanye.

“Melihat jumlah pohon bertambah dan karbon terserap membuat kami merasa bangga,” ujar Ardi dari CIMSA. Ia menambahkan bahwa transparansi data di LindungiHutan membantu mereka memahami sejauh mana kontribusi kecil bisa membawa dampak besar.

Bagi CIMSA, kampanye alam Roots of Hope bukan sekadar proyek penghijauan tahunan. Ini adalah gerakan sosial yang menyatukan semangat mahasiswa, masyarakat, dan platform digital untuk memulihkan alam bersama.

kampanye alam roots of hope scorp cimsa indonesia

Dari Aksi Kemanusiaan ke Gerakan Hijau

Sebelum menjalankan kampanye alam Roots of Hope, CIMSA Indonesia sudah lebih dulu aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Salah satu program andalan mereka adalah GALAKSI TAB (Galakkan Aksi Tanggap Bencana), sebuah inisiatif tanggap bencana yang digerakkan oleh mahasiswa.

Melalui GALAKSI TAB, CIMSA menyalurkan bantuan ke berbagai daerah terdampak bencana, mulai dari kebakaran di kampus hingga gempa bumi di Surabaya. Mereka bekerja sama dengan lembaga seperti Dompet Dhuafa dan BPBD untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Program ini menjadi bukti bahwa semangat kepedulian tidak hanya hadir di ruang kuliah, tetapi juga di lapangan. CIMSA terus berupaya menggerakkan sumber daya mahasiswa agar siap menghadapi berbagai situasi darurat.

Dari pengalaman inilah muncul kesadaran bahwa mitigasi bencana tidak berhenti pada bantuan pascabencana. Langkah pencegahan juga penting, dan menanam pohon adalah salah satu cara paling sederhana untuk melakukannya.

Melalui Roots of Hope, CIMSA memperluas makna aksi kemanusiaan menjadi tindakan ekologis. Menanam pohon mangrove bukan hanya memulihkan alam, tetapi juga melindungi kehidupan manusia yang bergantung padanya.

Pesan dari CIMSA

Bagi CIMSA Indonesia, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Mereka percaya bahwa setiap pohon yang ditanam adalah bentuk kontribusi nyata bagi keberlanjutan Bumi.

Ardi, salah satu perwakilan CIMSA, mengatakan bahwa sejak kecil ia diajarkan untuk tidak meremehkan tindakan kecil. “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit,” ujarnya, menggambarkan semangat di balik kampanye Roots of Hope.

Ia menambahkan bahwa menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar. Gerakan ini menjadi ajakan agar semua orang, tanpa terkecuali, ikut ambil bagian dalam menjaga alam.

scorp cimsa indonesia menanam pohon di pantai mangunharjo

Sementara Rika memiliki pandangan yang lebih emosional. “Menanam pohon itu bukan sekadar menanam batang atau daun, tapi menumbuhkan harapan untuk Bumi dan manusia di dalamnya,” tuturnya.

Bagi CIMSA, Roots of Hope bukan hanya simbol kegiatan lingkungan, melainkan wujud nyata dari kepedulian antargenerasi. Mereka ingin menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk melihat aksi hijau sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan.

Baca Juga: Kisah Kampanye Alam Qiyi Indonesia Gerakkan Komunitas untuk Alam

Apresiasi untuk LindungiHutan

CIMSA Indonesia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada LindungiHutan yang telah menjadi jembatan antara niat baik dan aksi nyata. Bagi mereka, platform ini membuat kegiatan menanam pohon menjadi mudah, transparan, dan bisa diakses oleh siapa pun.

“LindungiHutan sangat membantu orang-orang sibuk yang tetap ingin berkontribusi bagi lingkungan,” ujar Ardi. Ia menilai sistem donasi digital dan pelaporan terbuka membuat setiap donatur merasa yakin bahwa kontribusinya benar-benar berdampak.

Rika pun menambahkan bahwa apresiasi yang diberikan LindungiHutan, seperti sertifikat digital bagi donatur, menjadi bentuk penghargaan yang berarti. “Hal itu memotivasi kami untuk terus menanam lebih banyak pohon dan mengajak orang lain bergabung,” katanya.

CIMSA berharap kolaborasi ini tidak berhenti di kampanye alam Roots of Hope saja. Mereka ingin terus bekerja sama dengan LindungiHutan dalam program-program yang menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas.

Bagi kedua pihak, menanam pohon bukan hanya tentang menghijaukan Bumi. Ini tentang menumbuhkan harapan, memperkuat solidaritas, dan menjaga kehidupan untuk generasi yang akan datang.

Melalui kampanye Roots of Hope di Mangunharjo, CIMSA Indonesia dan LindungiHutan membuktikan bahwa kolaborasi lintas bidang bisa membawa perubahan nyata. 

Setiap pohon yang tumbuh adalah simbol harapan, kecil saat ditanam, tapi besar dalam dampak dan maknanya.

Mau Berdampak Seperti CIMSA Indonesia? Yuk, Ciptakan Kampanye Alam di LindungiHutan!