Yayasan Pendidikan George Lucas
Sebuah penelitian pada tahun 2023 mengungkapkan bahwa saat belajar, otak siswa dan guru terlihat sangat mirip.
Ketika para peneliti menggunakan teknologi pencitraan saraf pada siswa dan guru saat mereka belajar bersama, mereka melihat sekilas bagaimana otak dapat menyatu dalam pemahaman bersama.
Apa manfaat praktisnya? “Sinkronisasi otak” yang lebih kuat antara teman-teman—dan antara siswa dan guru—memprediksi kinerja akademis yang lebih baik pada tes lanjutan, menggarisbawahi pentingnya keahlian dan peran pengajaran langsung, sekaligus menunjukkan potensi nilai lebih dari teman-teman dan pembelajaran sosial.
Untuk membaca penelitian yang dikutip dalam video, lihat tautan di bawah ini:
- Meir Meshulam, Liat Hasenfratz, Hannah Hillman, Yun-Fei Liu, Mai Nguyen, Kenneth A. Norman, dan Uri Hasson’s mempelajari bagaimana penyelarasan saraf memprediksi hasil pembelajaran pada siswa yang mengambil mata kuliah pengantar ilmu komputer (2021)
- Ido Davidesco, Emma Laurent, Henry Valk, Tessa West, Catherine Milne, David Poeppel, dan Suzanne Dikker’s penelitian tentang bagaimana dinamika temporal sinkronisasi otak-ke-otak antara siswa dan guru dapat memprediksi hasil pembelajaran (2023)






