Jakarta, CNN Indonesia —
Film horor memang menakutkan. Apalagi menjelang Halloween, mulai bermunculan banyak film horor. Namun penggemarnya juga tak sedikit.
Nah, bagi orang-orang yang suka nonton film horor, ternyata hobinya ini bisa sedikit banyak menunjukkan kepribadian mereka. Apa saja itu?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Senang mencari sensasi
Mengutip Verywell Mind, sudah ada banyak penelitian yang mengaitkan hobi nonton film horor dengan sifat mencari sensasi. Orang yang senang mencari sensasi, cenderung mencari pengalaman baru, berisiko, atau intens.
Mereka biasanya mengalami emosi positif ketika sedang mengalami pengalaman yang sangat merangsang, bahkan pengalaman negatif sekalipun.
2. Punya empati yang rendah
Di sisi lain, orang yang memiliki empati rendah kerap disebut menikmati film horor. Hal ini karena mereka kurang terpengaruh oleh penderitaan yang digambarkan di film.
Namun belum tentu semua orang yang hobi nonton film horor punya empati rendah. Soalnya, empati kita terhadap orang sungguhan tak selalu sama dengan empati yang kita rasakan terhadap karakter fiksi.
3. Tingkat stresnya rendah
Menurut Your Tango, nonton film horor bisa dikatakan sebagai bentuk terapi paparan. Paparan terhadap adegan-adegan meresahkan memungkinkan seseorang mengembangkan strategi emosional dan perilaku untuk mengatasi ketakutan.
Setelah stres adegan menakutkan itu berakhir, otak biasanya melepaskan sejumlah zat kimia, seperti dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin, yang memberikan rasa senang dan lega.
4. Mampu mengatasi rasa takut dan cemas
Karakteristik lain orang yang hobi nonton film horor, yakni mereka mampu mengatasi rasa takut dan cemas. Menurut penelitian Mathias Clasen dari Universitas Aarhus, Denmark, yang diterbitkan di Review of General Psychology (2012), film horor sebenarnya melatih pikiran penonton dalam berbagai cara.
Orang yang suka nonton film genre ini bisa mempelajari strategi mengelola rasa takut dan kecemasan yang kemudian mereka terapkan dalam situasi kehidupan nyata.
Di sisi lain, mereka juga memahami secara inheren bahwa film itu fiktif meski menakutkan. Hal ini membuat mereka memperkuat ketahanan, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan pemecahan masalah terhadap tantangan kehidupan nyata.
5. Lebih mudah memproses trauma dan duka
Orang yang suka nonton film horor juga cenderung mendesensitisasi diri terhadap hal-hal yang menakutkan. Hal ini membuatnya lebih baik dalam menavigasi dan mengeksplorasi kecemasan, fobia, dan rasa tidak aman.
Ketika merasa relate dengan tokoh protagonis yang menjalani hidup dengan trauma di film, pemahaman seseorang tentang cara mengatasi trauma pribadi bisa terpengaruh. Proses ini dapat menciptakan rasa lega dan pelarian dari perjuangan sehari-hari.
Nah itu dia beberapa kepribadian orang yang suka nonton film horor. Kamu sendiri, suka nonton film menyeramkan?
(rti)







