ouSaya sering menerima pertanyaan dari teman saya (kebanyakan orang asing atau orang Indonesia yang tinggal di luar pulau Jawa) atau random traveler yang menanyakan, apakah layak pergi ke Jakarta? Apa saja hal yang bisa dilakukan di Jakarta? Seberapa semrawutnya Jakarta? Apakah waktu seminggu cukup untuk menjelajahi Jakarta? Saat saya berlari banyak wisata Jakarta, jelas masih banyak lagi pertanyaan yang saya dapatkan terkait kota tersebut. Oya, saya sudah menulis tentang cara menuju Jakarta (kota) murah dari bandara (Bandara Soekarno Hatta – CGK) Di Sini.
Ok kembali ke Jakarta, saya akui, karena kemacetan dan kekacauan, saya biasanya tidak merekomendasikan mengunjungi Jakarta kepada teman-teman. Namun setelah dipikir-pikir lagi, alasan suatu tempat unik dan layak untuk dijelajahi selalu berbeda. Ada banyak tempat wisata khas Jakarta yang bisa ditemukan! Berikut adalah beberapa saran tentang hal-hal yang dapat dilakukan di Jakarta, tempat wisata terbaik di Jakarta, dan tempat-tempat menarik di Jakarta, yang saya yakin layak untuk Anda jelajahi.
Mari kita mulai dengan hal-hal terbaik yang dapat dilakukan di Jakarta.
1. Nikmati bar terbaik dengan pemandangan indah
Salah satu hal favorit saya tentang Jakarta adalah kehidupan malam. Ada banyak bar dan restoran bagus di seluruh kota. Saya merekomendasikan Skye Bar dan Cloud Lounge dan Dining. Skye Bar berada di lantai 56 Gedung BCA, dan Cloud Lounge and Dining berada di lantai 49. Keduanya menawarkan panorama cakrawala Jakarta (waktu terbaik berkunjung adalah saat matahari terbenam). Pastikan untuk berpakaian bagus, karena mereka memiliki aturan berpakaian yang cerdas. Anda dapat menemukan lebih banyak ide bar untuk dikunjungi Di Sini.
2. Nikmati hotel mewah
Hotel mewah di Jakarta ibarat oase ketenangan (Anda dapat menemukan panduan saya di sini hotel bintang 5 terbaik di kota di sini). Begitu sampai di lobi, Anda bisa meninggalkan jalanan yang ramai dan kemacetan yang tak ada habisnya. Rasanya seperti melangkah ke dunia lain. Pertapaan Jakarta (ini adalah hotel butik mewah dengan bar atap yang bagus) dan DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta – Diponegoro mungkin adalah dua hotel favorit saya saat ini. Raffles Jakarta berada di urutan ketiga dengan ruang baca bergaya Alice in Wonderland.
3. Monas – monumen nasional
Sebagai ikon kota dan simbol perjuangan Indonesia, Monas layak untuk dikunjungi. Selain monumen, Anda juga dapat menemukan Museum Sejarah Nasional (Museum Sejarah Nasional) di dalam monumen Monas, di mana Anda dapat menemukan banyak diorama yang menggambarkan sejarah Indonesia. Selain belajar sejarah Indonesia, cukup menarik untuk berfoto dengan latar belakang Monas. Jadilah kreatif dan buat gambar unik Anda sendiri!
Monumen dan museum ini terletak di Jakarta Pusat. Jam buka Monas: 08.00 – 16.00 pada hari Selasa-Minggu (tutup pada hari Senin). Kawasan Taman Monas atau kompleksnya buka mulai pukul 06.00 – 16.00. Waktu terbaik mengunjungi Monas adalah sore hari menjelang matahari terbenam.
4. Mengunjungi Pulau Seribu
Anda tidak perlu jauh-jauh ke Bali untuk menikmati liburan di pulau yang indah. Hanya beberapa jam naik perahu dari daratan Jakarta Anda akan menemukan Kepulauan Seribu (yang sebenarnya adalah bagian dari kota). Pulau-pulau tropis ini menawarkan liburan akhir pekan yang sempurna dari Jakarta. Anda bisa menyelam, memang tidak terlalu bagus, menikmati indahnya pantai dan bersantai di bawah sinar matahari jauh dari polusi sehari-hari. Ada banyak tempat bagus untuk dikunjungi. Daftar teratas adalah resor mewah Pulau Macan atau alternatif lain (baru tapi bagus) adalah Desa Laguna. Kunjungi jika Anda mendapat kesempatan.
5. Nikmati kehidupan malam
Jakarta sering disebut sebagai “kota yang tidak pernah tidur”. Jakarta punya daya tarik tersendiri di malam hari. Cakrawala kota dengan jutaan lampu tampak indah dan klub malam serta bar selalu ramai. Saya sudah menulis postingan tentang tempat wisata malam di Jakarta, silakan dicek Di Sini.
6. Pergi ke mal
Ada berapa mall di Jakarta? Jawabannya adalah “Terlalu banyak”! Ha ha ha. Oke, ini mungkin terdengar aneh bagi Anda, tapi percayalah, jika Anda ingin bersantai, mencari bahan makanan, mungkin berbelanja atau bermain bowling, mengapa tidak pergi ke mal?
Ada satu toko di Grand Indonesia Mall bernama Alun-Alun Indonesia dimana kamu bisa dengan mudah menemukan oleh-oleh khas Indonesia untuk keluarga atau teman di kampung halaman (menurutku, Alun-Alun Indonesia cukup mahal, tapi ada beberapa barang yang boleh dibeli) . Kalau mau yang lebih murah, coba ke ITC, Thamrin City, Tanah Abang (Catatan: Saya suka belanja berbagai macam kain di Tanah Abang. Murah), dan pasar tradisional di sekitar Jakarta.
Sarinah Department Store juga merupakan tempat yang bagus untuk dikunjungi. Mereka baru saja direnovasi dan sekarang luar biasa! Anda bisa menemukan banyak pilihan kain Indonesia seperti tenun, batik, songket, dan jumputan. Mereka juga menampilkan beberapa desainer dan brand pakaian ternama Indonesia di ruang bazaarnya. Beberapa tenant favorit saya adalah Bukanagara Coffee, Atsiri diSarinah, restoran DEWATA, dan Sari Sari.
Ide Hal yang Dapat Dilakukan di Jakarta
7. Visit TMII – Taman Mini Indonesia Indah
TMII (secara harfiah diterjemahkan sebagai Taman Miniatur Indonesia Indah) Jakarta berada di bagian timur kota dan merupakan tempat yang bagus untuk dikunjungi untuk mempelajari budaya Indonesia. Tempat ini bisa dibilang miniatur Indonesia. Meski menurut saya naik kereta gantung di TMII cukup menakutkan, namun pemandangan yang bisa disaksikan dari atas cukup memuaskan. Kita bisa melihat kolam dengan hiasan peta Indonesia. Selain anjungan masing-masing provinsi di Indonesia, di kawasan TMII juga terdapat banyak museum yang layak untuk dikunjungi.
8. Pergi ke pantai – Ancol
Jujur saja, sampai saat ini saya tidak mengerti kenapa kita harus membayar untuk pantai di Jakarta. Seharusnya pantai ini merupakan tempat umum yang gratis untuk dikunjungi semua orang! Baiklah, jangan fokus pada hal itu. Ancol merupakan taman pantai, satu kawasan dengan Dufan, yaitu taman hiburan. Tolong, jangan bayangkan pantai dengan pasir putih dan air jernih. Maaf untuk mengatakannya, tapi Ancol adalah pantai yang cukup kotor.
Pantai Ancol bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati matahari terbenam sambil duduk-duduk di kafe usai berkunjung ke Dufan. Jika Anda menyukai fotografi, memotret di sekitar Ancol juga cukup seru. Petualangan Air Atlantis juga merupakan tempat yang bagus untuk dikunjungi. Jika Anda berpikir untuk bermain kayak, ada Archipelago Kayak Indonesia (di Ancol), Jakarta Paddle Club (di Ancol timur) dan Laut Luas Adventure (di Pluit).
9. Amusement park – Dufan (Dunia Fantasi)
Dufan atau Dunia Fantasi merupakan salah satu kompleks besar dengan pantai yang sudah saya bahas tadi. Ini taman hiburan terbesar di Indonesia (mungkin? Ada Trans Studio Bali, Makassar dan Bandung juga, saya belum pernah kesana jadi kurang yakin). Bermain-main seharian penuh di Dufan ibarat liburan singkat dari kesibukan Jakarta. Saya tahu pergi ke Dufan bagi sebagian orang Indonesia yang tinggal di pulau lain selain Jawa adalah seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Bagi saya, menghabiskan satu hari bersama teman-teman di Dufan pasti akan menjadi hari yang sangat menyenangkan! Jangan pergi ke sana pada akhir pekan karena akan sangat sibuk.
10. Masjid Istiqlal dan Katedral Katolik
Istiqlal merupakan masjid terbesar di Indonesia dan juga diklaim terbesar di Asia Tenggara. Katedral ini terletak di seberang Masjid Istiqlal, sebuah bangunan menakjubkan dengan gaya neo-gotik. Kedua bangunan tersebut menawarkan arsitektur yang indah dan menawan. Bisa dibilang Taj Mahal berdiri berhadapan dengan Sagrada Familia. Banyak yang mengatakan bahwa bangunan-bangunan ini adalah bukti toleransi dan keharmonisan yang bisa dicapai dalam kehidupan ini. Sumber gambar: Flickr.
11. Stroll jalan Surabaya
Penggemar berat barang antik? Anda harus meluangkan satu malam untuk berjalan-jalan Jalan Surabaya. Anda bisa menemukan banyak sekali toko yang kebanyakan menjual barang antik, namun harap berhati-hati saat memutuskan untuk membeli sesuatu dari sini. Tidak semua barang yang terkesan antik adalah barang antik, ada pula yang baru diproduksi sebagai barang antik. Meski begitu, berjalan-jalan dan menjelajahi toko-toko kecil merupakan hal yang menyenangkan, dan mengakhirinya dengan secangkir kopi yang nikmat. Ada kedai kopi bagus di seberang jalan, Giyanti Coffee Roastery (buka Selasa-Minggu pukul 08.30-17.30).
12. Mengunjungi kota tua, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Cafe Batavia
Kota Tua atau Batavia Lama mempunyai nilai sejarah yang sangat kental, namun sayangnya sebagian besar bangunan yang ada di Kota Tua kurang terpelihara dengan baik. Di sekitar Kota Tua terdapat beberapa museum yang menarik untuk dikunjungi. Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah), Museum Seni Rupa dan Keramik serta Museum Wayang ada di sekitar Batavia. Biasanya masyarakat sekitar menjelajahi kawasan kota tua dengan menyewa sepeda model kuno (Biaya: Rp20.000 selama 20 menit (sekitar $1,5 selama 20 menit) atau Rp70.000 selama 2 jam (sekitar $5 selama 2 jam)) . Anda bisa bersepeda mengelilingi kawasan tersebut menuju pelabuhan Sunda Kelapa. Setelahnya Anda bisa bersantai, makan dan minum di Cafe Batavia. Sebuah restoran yang menyajikan kopi nikmat dan memiliki desain interior yang menarik.
13. Cobalah sebanyak mungkin kafe/restoran
Yup, banyak sekali kafe, restoran, bar di Jakarta. Jika Anda merasa tidak ingin menyantap makanan Indonesia, maka Anda bisa menemukan banyak variasinya di Jakarta. makanan India, makanan Yunani, makanan Italia, makanan Lebanon dan banyak lagi. Jika Anda ingin makan masakan Indonesia di restoran bagus dengan suasana yang menyenangkan, saya akan merekomendasikan favorit saya: Restoran Lara Djongrang (Jalan Cik Di Tiro No. 4 Menteng). Saya juga suka: Silk Bistro di Cikini, Sate Khas Senayan (mereka punya beberapa outlet) dan REMBOELAN. Butuh satu hari yang tenang untuk menulis email atau mungkin menulis artikel untuk blog Anda sendiri? Inilah saran saya untuk kafe yang bagus dan nyaman dengan wifi gratis dan minuman/makanan enak.
14. Bersantai di taman
Meski banyak gedung pencakar langit di Jakarta, kota ini juga memiliki beberapa taman kota. Dua favorit saya adalah Lembang Park dan Tebet Eco Park. Terkadang, di pagi atau sore hari, Anda bisa menjumpai warga sekitar yang sedang jogging di sekitar taman. Oh, ada komunitas yang mencoba mengubah taman kota menjadi ruang publik populer dan menciptakan pengalaman baru dalam berinteraksi dengan orang lain. Pada saat yang sama, mereka bertujuan untuk membuat masyarakat di kota memiliki rasa memiliki. Mereka memiliki konsep yang menarik untuk menunjukkan kepada orang-orang tentang taman kota dan berkumpul. Untuk mengetahui lebih lanjut, ikuti mereka di twitter: @HiddenParkID.
15. Jika hari Minggu, lakukan car free day
Jika Anda berada di Jakarta pada hari Minggu, maka saya sarankan Anda mencoba sedikit berolahraga (atau bisa juga hanya berjalan-jalan) pada Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman-Thamrin. Dimulai pada jam 6 pagi dan berlangsung hingga jam 12 siang. Sungguh luar biasa merasakan dan melihat jalan utama (Sudirman dan Thamrin) tanpa kendaraan apa pun. Banyak komunitas juga berkumpul disana dan Anda berkesempatan melihat hampir seluruh komunitas yang ada di Jakarta dalam satu pagi. Saya ingin bermain sepatu roda saat CFD suatu hari nanti!
16. Kunjungi berbagai museum, termasuk favorit saya: museum Layang-layang
Selain museum Sejarah Nasional, semua museum yang ada di kawasan TMII dan semua museum di Kota Tua, Jakarta masih punya banyak museum lain yang bisa dilihat! Ada museum Tekstil Jakarta, museum Bank Indonesia, museum Proklamasi, museum Maritim, Museum Macan dan favorit saya Museum Layang-layang. Jadi tunggu apa lagi?
PS: Sebaiknya pertimbangkan untuk mengunjungi Kebun Binatang Ragunan dan Pecinan (kawasan Glodok) jika Anda memiliki lebih banyak waktu di kota.
17. Kunjungi tempat wisata dekat Jakarta
Tak tahan dengan kemacetan Jakarta dan ingin ‘melarikan diri’ selama 1-3 hari dari kota? Berikut yang biasa dilakukan penduduk setempat: kami sering mengunjungi Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu merupakan rangkaian pulau di sebelah utara pesisir Jakarta. Banyak sekali pulau yang bisa Anda jelajahi dengan 1-3 jam perjalanan menggunakan perahu dari Ancol (pelabuhan Marina) atau pelabuhan Muara Angke.
Jika ingin perjalanan nyaman, maka Pulau Macan dan Pulau Bidadari sama-sama pilihan. Jika Anda lebih suka melakukan hal-hal yang penuh petualangan dan ingin bepergian dengan anggaran terbatas maka Pulau Tidung, Pulau Pramuka, atau Pulau Harapan mungkin cocok untuk Anda. Selain Pulau Seribu s, saya juga menyarankan Anda mempertimbangkan Puncak (dan mungkin melakukan paralayang atau sekadar berjalan-jalan di sekitar perkebunan teh), Bandung, Bogor (untuk mengunjungi Kebun Raya), Krakatau, wisata budaya ke Baduy atau lihatlah Megalith site, Gunung Padang.
Memesan Akomodasi Anda di Jakarta? Berikut adalah 3 hotel terbaik di kota untuk setiap anggaran:
- Hotel mewah – The Hermitage, Menteng Jakarta
- Hotel Kelas Menengah – Kosenda Hotel Jakarta
- Hotel Murah – Ibis Budget, Menteng Jakarta
Wahaaaa, daftarnya panjang! Btw, saya yakin masih banyak lagi hal menarik lainnya yang bisa dilakukan di Jakarta dan sekitarnya yang mungkin saya lewatkan atau belum lakukan. Jadi kalau kamu tahu hal keren lainnya yang bisa dilakukan di Jakarta, tolong beri tahu aku dan aku bisa menambahkannya di sini.







