Scroll untuk baca artikel
GenZ

Wajib Cek, Ini 6 Tanda Kalau Kita Berada di Hubungan yang Sehat!

1
×

Wajib Cek, Ini 6 Tanda Kalau Kita Berada di Hubungan yang Sehat!

Share this article
wajib-cek,-ini-6-tanda-kalau-kita-berada-di-hubungan-yang-sehat!
Wajib Cek, Ini 6 Tanda Kalau Kita Berada di Hubungan yang Sehat!

Hubungan yang sehat itu kayak gimana sih?

Wajib Cek, Ini 6 Tanda Kalau Kita Berada di Hubungan yang Sehat!

Example 300x600

Photo by Olya Kobruseva via www.pexels.com

Memiliki relationship goals yang sehat memang selalu menjadi dambaan semua pasangan. Sebab, hubungan yang sehat mampu membawa dua orang yang menjalaninya bisa bertumbuh seiring berjalannya waktu dan tetap bisa jadi diri sendiri. Hubungan pun berjalan lancar, meski pasti ada drama-drama sebagai bumbunya.

Hal tersebut kontras dengan hubungan yang hambar, masing-masing pihak bertahan karena hanya mengandalkan cinta meski sering tersaikit, hingga tidak sadar bahwa dirinya sudah terjebak dalam hubungan yang toxic.

Nah, buat kamu yang sudah menjalin hubungan lama dengan kekasih, maupun yang sudah resmi menjadi pasangan suami istri, beberapa hal berikut ternyata bisa menjadi tanda kalau kalian sudah berada pada hubungan yang sehat;

1. Saling terbuka dan memahami

Merasa nyaman ketika membahas apa saja termasuk hal seputar masa lalu dan masa depan termasuk salah satu tanda sehatnya hubungan, lho! Ketika seseorang sudah benar-benar menerima pasangan apa adanya, maka akan leluasa membahas hal apa saja entah itu masa lalunya, entah luka atau trauma, bahkan inner child akibat pola asuh orang tua, dan sebagainya. Bahkan ia akan menjadikan cerita masa lalunya sebagai obrolan yang menyenangkan karena nggak ada lagi yang disembunyikan. Dengan begitu juga nggak ada perasaan saling curiga. Sementara itu, alih-alih menjadi sosok yang judgemental, kamu bisa memahaminya dari sudut pandang yang lebih luas.

Jika dinamika hubungan dilandasi pengertian dan saling mau mendengarkan, itu berarti pernikahan kalian bisa dikatakan sehat!

2. Mampu menghargai privasi masing-masing

Nggak bisa dipungkiri kalau dalam hubungan juga wajar dengan adanya privasi, khususnya buat mereka yang baru menjalani pacaran. Misalnya, pihak laki-laki memilih tidak membuka atau mengecek HP sang pacar karena lebih suka bertanya langsung jika ada keraguan yang menghantuinya. Nah, sikap seperti ini sudah dikategorikan sebagai bentuk menghormati privasi pasangan karena landasannya adalah rasa saling percaya. Bukan rasa saling curiga.

Dengan menghargai privasi pasangan, artinya kamu maupun dirinya sudah berada dalam hubungan yang sehat.

3. Saling mendukung dan tumbuh bersama

Saling support untuk menjadi lebih baik dan peduli dengan kesehatan fisik dan mental sangat penting dalam suatu hubungan, terutama bagi pasangan suami-istri.

Apabila pasanganmu dapat memperlakukanmu dengan baik, paham apa yang kamu butuhkan, bisa memahami perasaanmu, dan selalu berusaha melakukan yang terbaik untukmu, serta menghormati/respect dengan batasan yang kamu tetapkan, kemungkinan besar mentalmu juga akan terjaga dengan baik. Selain itu, tindakan seperti itu juga nggak bikin perasaan maupun kehidupanm tertekan.

Memang sih, menyatukan dua hati nggak mudah, tapi kalau sudah menemukan pasangan yang greenflag dengan bersedia mendukung untuk sama-sama menjadi lebih baik, maka harus dipertahankan. Tipe pasangan seperti itu bisa dibilang langka, lho.

4. Membuat kita merasa dihargai dan dihormati sebagai manusia

Pernahkah kamu merasa menjadi orang lain dalam suatu hubungan? Misalnya saja, kamu selalu berusaha untuk terus disukai oleh pasanganmu tanpa ada celah kesalahan sedikit pun, kamu berusaha selalu kuat di depannya meski sedang rapuh, atau tidak bisa mengungkapkan apa pun yang ada di kepalamu walau kamu kecewa terhadap pasangan karena takut dirinya akan marah dan meninggalkanmu.

Contoh-contoh tersebut merupakan bentuk lain dari adanya inferior complex, people pleaser, atau kamu tidak bisa jadi diri sendiri. Padahal tanda hubungan yang sehat adalah ketika pasanganmu mampu menghargai keputusanmu untuk menjadi diri sendiri. Mulai dari caramu mengekspresikan diri, caramu berpikir, dan membiarkanmu untuk tetap eksplor sebanyak mungkin dengan kepribadianmu saat ini. Dengan menerima serta membiarkanmu menjadi diri sendiri berarti pasanganmu menghargai dan menghormatimu sebagai manusia sekaligus belahan jiwanya.

5. Berani mengakui kesalahan dan introspeksi diri menjadi lebih baik

Kesalahan yang dilakukan oleh salah satu atau dua pihak dalam hubungan adalah hal yang wajar. Manusia tidak mungkin lepas dari kesalahan. Misalnya pasangan salah bicara, menyinggung perasaan, atau terlambat jemput pulang kerja.

Untuk mengakui kesalahan tersebut, janganlah gengsi meminta maaf pada pasangan, karena nantinya bisa memicu konflik berkepanjangan dan mencontohkan hal yang tidak baik.

Dalam hubungan yang sehat, menyelesaikan masalah dan saling introspeksi diri agar tidak mengulanginya lagi adalah bentuk saling memaafkan yang paling real. Dengan catatan, kesalahan tersebut menjadi alasan untukmu dan dirinya berubah ke arah yang lebih baik lagi.

6. Mampu menyampaikan emosi dengan baik

Photo by Victoria Emerson from Pexels

Ketika kita sudah sama-sama dewasa maka akan mudah dalam menyampaikan emosi yang terpendam. Kalau pasanganmu sudah bisa menahan emosinya meski dalam keadaan marah, maka kamu beruntung. Alih-alih mengutarakan kemarahan di bawah kendali emosi, ia memilih meredakannya terlebih dahulu agar segala kata-kata yang keluar dari bibirnya tak melukai perasaanmu.

Manajemen emosi yang baik tersebut bisa dikatakan tanda kamu telah memasuki hubungan yang sehat. Sikap asli dari pasangan adalah ketika mereka bisa menyampaikan emosi tanpa harus marah-marah atau membentakmu dengan kalimat yang kasar.

Ketika sudah berada di dalam hubungan yang sehat, kamu bisa merasakan 6 tanda di atas. Semoga pasangan yang nantinya didambakan adalah mereka yang mampu menciptakan hubungan yang sehat. Nah, kalau hubungan sehat versi kalian apa aja nih?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

belum lengkap kalau belum ngopi item

Editor

Seorang makmum yang taat 🙂