Scroll untuk baca artikel
Berita

Viral! Pemilik Restoran di Vietnam Usir Turis Israel, Ucapkan Free Palestine

164
×

Viral! Pemilik Restoran di Vietnam Usir Turis Israel, Ucapkan Free Palestine

Share this article
viral!-pemilik-restoran-di-vietnam-usir-turis-israel,-ucapkan-free-palestine
Viral! Pemilik Restoran di Vietnam Usir Turis Israel, Ucapkan Free Palestine

Momen seorang pemilik restoran yang Pro Palestina di Hanoi, Vietnam mengusir turis keluarga Israel. Foto: tangkap layar akun Instagram @thatjewishfamily.

Momen seorang pemilik restoran yang Pro Palestina di Hanoi, Vietnam mengusir turis keluarga Israel. Foto: tangkap layar akun Instagram @thatjewishfamily.

Example 300x600

Indonesiainside.id – Jagad media sosial dihebohkan dengan viralnya video yang beredar yang memperlihatkan aksi seorang pemilik restoran di Hanoi, Vietnam mengusir keluarga turis asal Israel sembari mengucapkan ‘free Palestine’. Diketahui keluarga tersebut merupakan konten kreator.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @thatjewishfamily pada 23 Juni 2024. Dalam video, pasangan sumai istri selaku pemilik akun, Daniel dan Raizel beserta anaknya diusir si pemilik restoran yang Pro Palestina.

“Free Palestine (bebaskan Palestina), kami hanya menyambut manusia dan hewan, meskipun hanya kucing dan anjing,” kata si pemilik yang mengenakan kaos putih dalam unggahan video, dikutip pada Senin (8/7/2024).

Terlihat jelas sang pemilik restoran yang Pro Palestina itu ogah melayani keluarga Zionis tersebut. Seperti diketahui, Israel kini dinilai di mata dunia telah melakukan genosida terhadap Palestina.

Atas sikap yang ditunjukkan pria pemilik restoran, Daniel pun merasa kesal. Bukannya meninggalkan restoran tersebut, dia malah blak-blakan mengaku bangga sebagai seorang Yahudi.

“Saya bangga jadi seorang Yahudi,” ucap Daniel.

Pria Pro Palestina itu lantas melontarkan kalimat sarkas dengan meminta mereka hati-hati karena bom akan meledak dan menghabisi nyawa anak-anak. Pernyataan itu merujuk persis pada kondisi di Gaza yang hancur lebur dibombardir Israel.

Dia kemudian menunujukkan stiker bendera Palestina yang bertuliskan ‘FREE PALESTINE’ di tokonya.

“Saya tidak peduli dengan anda,” kata pria pemilik restoran.

Hingga saat ini pasukan Zionis tak henti-hentinya membombardir wilayah Gaza, Palestina. Bahkan yang menjadi sasaran yakni warga sipil tak berdaya.

Teranyar, sekolah yang dikelola Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Nuseirat, Pusat Gaza pun tak luput dari sasaran hingga mengakibatkan 16 orang wafat.

Serangan terjadi pada Sabtu (6/7/2024) waktu setempat. Adapun 50 warga Palestina mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit imbas dari serangan tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan, jumlah korban syahid akibat serangan Israel di Jalur Gaza meningkat menjadi 37.953 orang, dengan 87.266 orang terluka sejak 7 Oktober. Sementara itu, Rumah Sakit Eropa di selatan Gaza tidak lagi beroperasi.