CNN Indonesia
Senin, 27 Jul 2026 23:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —
Jim Carrey memberikan penghormatan khusus kepada mendiang sutradara film legendaris The Mask (1994), Chuck Russell, yang meninggal dunia dalam usia 74 tahun pada 22 Juni 2026.
Dalam pernyataan, Carrey menganggap momen kerja sama dirinya dengan Russell di film legendaris tersebut adalah sebuah “kehormatan”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya menganggapnya sebagai suatu kehormatan telah bekerja dengan Chuck Russell, yang selama pembuatan film The Mask, menciptakan suasana riang dan kekanak-kanakan yang penuh keajaiban dan persahabatan di lokasi syutingnya,” kata Carrey.
“Seluruh pemain dan kru tersentuh dan terinspirasi oleh keceriaannya,” lanjutnya seperti diberitakan Page Six pada Sabtu (25/7). “Kita semua telah diberkati selama bertahun-tahun oleh momen yang penuh semangat dan abadi itu.”
Carrey mengakhiri pernyataannya dengan berterima kasih kepada Russell dan mengatakan bahwa ia menganggap The Mask sebagai “salah satu permata dalam kehidupan kreatifnya.”
Chuck Russell meninggal pada 22 Juni di San Diego, seperti yang dikonfirmasi oleh istrinya, Ania, kepada New York Times.
Chuck Russell meninggal pada 22 Juni di San Diego, seperti yang dikonfirmasi oleh istrinya, Ania, kepada New York Times. (Photo by Chris Delmas / AFP)
Chuck Russell dikenal karena menyutradarai A Nightmare on Elm Street 3: Dream Warriors (1987), The Blob (1988), Eraser (1996) dan The Scorpion King (2002). Karya terakhirnya, Witchboard (2024), Chuck Russell bertindak sebagai penulis, sutradara, dan produser.
The Mask (1994) merupakan film komedi yang didasarkan pada seri buku komik rilisan 1991 karya John Arcudi dan Doug Mahnke. Film ini disutradarai Chuck Russell dan ditulis oleh Mike Werb.
Film pertama dalam franchise The Mask ini dibintangi oleh Jim Carrey sebagai bintang utama, bersama dengan Peter Riegert, Peter Greene, Amy Yasbeck, Richard Jeni, dan Cameron Diaz.
Plot film ini mengikuti Stanley Ipkiss (Carrey), seorang teller bank malang dan penakut yang menemukan topeng ajaib. Topeng itu mengubahnya menjadi makhluk berwajah hijau urakan dan membuat onar yang punya kemampuan mengubah diri seperti di kartun sesuka hati.
Film ini sukses secara komersial dengan pendapatan kotor sebesar US$351,8 juta dengan anggaran produksi US$18-23 juta, dan menjadi film terlaris keempat pada 1994. Film ini juga berkontribusi pada kebangkitan kembali musik swing pada dekade 1990-an.
(end)







