Lingkungan

Suhu Bumi Akan Melampaui 1.5°C, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

9
suhu-bumi-akan-melampaui-1.5°c,-apa-yang-bisa-kita-lakukan?
Suhu Bumi Akan Melampaui 1.5°C, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

LindungiHutan Insight

  1. Laporan UNEP yaitu Limiting Overshoot memaparkan bahwa kenaikan suhu global diperkirakan akan melampaui 1,5°C, hanya dalam beberapa tahun ke depan.
  2. Untuk menghadapi atau menanggulangi Overshoot, UNEP memperkenalkan metode bernama Overshoot, peak and decline pathways.
  3. Salah satu upaya dalam Overshoot, Peak and Decline Pathways adalah Carbon Dioxide Removal (CDR).

Laporan Limiting Overshoot UNEP pada September 2026 menunjukkan bahwa suhu Bumi diperkirakan akan melampaui 1,5°C dalam beberapa tahun ke depan.

Kenaikan suhu ini akan meningkatkan risiko dan dampak buruk perubahan iklim bagi makhluk hidup.

Namun demikian, suhu bumi masih bisa diturunkan dan tujuan-tujuan (goals) dari Perjanjian Paris masih dapat dilakukan.

Artikel ini akan mengulas lebih lanjut tentang laporan terbaru UNEP dan langkah apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi tantangan kenaikan suhu Bumi. 

Laporan UNEP: Suhu Bumi Akan Melampaui 1,5°C 

UN Environment Programme (UNEP), lembaga yang mengurus sektor lingkungan di bawah sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), per September 2026 mengeluarkan laporan yang bertajuk Limiting Overshoot.

Laporan tersebut memaparkan bahwa kenaikan suhu global diperkirakan akan melampaui 1,5°C, hanya dalam beberapa tahun ke depan. 

Laporan UNEP mengistilahkan kondisi tersebut sebagai overshoot. Overshoot adalah kondisi ketika peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi selama beberapa dekade melebihi tingkat pemanasan global yang telah ditentukan.

Overshoot berdampak buruk bagi manusia dan lingkungan, bahkan ketika sudah terkena overshoot, beberapa bagian dari Bumi berpotensi sulit atau tidak bisa pulih seperti sebelumnya. 

Misalnya, komponen sistem Bumi yang merespons perubahan secara perlahan, seperti ibun abadi (permafrost), lapisan es daratan, gletser, dan permukaan laut. Komponen tersebut sangat rentan terhadap dampak yang tidak dapat dipulihkan.

Namun demikian, UNEP menyatakan bahwa manusia masih bisa untuk menurunkan suhu dan mencapai tujuan global dalam Perjanjian Paris.

Laporan memperkenalkan sebuah metode bernama Overshoot, peak and decline pathways sebagai pilihan terbaik yang tersisa untuk meminimalkan besaran dan durasi overshoot serta mengembalikan suhu Bumi ke bawah 1,5°C sesegera mungkin.

Menurut UNEP, metode ini akan:

  • Mengurangi kenaikan suhu maksimum dengan terus menurunkan emisi gas rumah kaca, termasuk metana, hingga mencapai nol emisi bersih.
  • Menurunkan suhu melalui emisi negatif bersih dalam jangka panjang, dengan Carbon Dioxide Removal (CDR) sebagai salah satu upaya penting.

Tapi UNEP mengatakan manusia butuh segera bertindak untuk menerapkan metode Overshoot, peak and decline pathways. Karena tindakan hari ini menentukan berapa lama overshoot akan berlangsung.

Baca Juga: Urban Heat Island: Mengapa Kota Terasa Semakin Panas?

Salah satu upaya dalam Overshoot, Peak and Decline Pathways adalah Carbon Dioxide Removal (CDR).

Carbon Dioxide Removal (CDR) adalah proses menghilangkan CO₂ dari atmosfer dan menyimpannya secara permanen di daratan, laut, reservoir geologis, atau produk tertentu.

CDR mempunyai dua bentuk, yaitu: 

  • konvensional, seperti penghijauan dan pemulihan ekosistem, 
  • baru, seperti bioenergi yang digabungkan dengan penangkapan dan penyimpanan karbon, serta penangkapan karbon langsung dari udara. 

CDR menjadi komponen kecil namun penting dalam rangka menghentikan pemanasan Bumi. 

Sejauh ini, manusia sudah berinovasi dengan mengembangkan CDR bentuk baru berupa mesin yang bisa menyedot karbon langsung dari udara, seperti mesin produksi biochar. 

Namun demikian, mesin yang menyedot karbon langsung baru menyumbang sekitar 0,1% dari 2,2 miliar ton CO₂ yang dihilangkan secara global setiap tahunnya. 

Sebagian besar penyerapan karbon masih dilakukan dengan cara konvensional seperti penanaman pohon, yang penerapannya terbatas oleh ketersediaan lahan. 

Karena itu, menurut para ilmuwan, manusia perlu untuk mempercepat pengembangan dan penggunaan teknologi untuk menghisap karbon sebagai bagian dari menjalankan metode CDR.

Namun, laporan UNEP juga menemukan bahwa CDR hanya dapat membantu mengembalikan suhu global ke bawah 1,5°C pada abad ke-21 jika kenaikan suhu maksimum tetap jauh di bawah 2°C dan sisa emisi CO₂, metana, serta gas rumah kaca lainnya terus dikurangi.

Jika kenaikan suhu mencapai sekitar 1,8°C, upaya untuk menurunkannya kembali ke 1,5°C selama abad ke-21 akan semakin sulit. Di masa depan yang lebih hangat, kemampuan alam untuk menyerap dan menyimpan karbon kemungkinan akan berkurang. 

Selain itu, persaingan antara tujuan pembangunan berkelanjutan dan CDR dapat membatasi penggunaan strategi mitigasi yang membutuhkan banyak lahan.

Baca Juga: Pentingnya Gerakan Menanam Pohon bagi Perusahaan

Menanam Pohon dan Reforestasi untuk Mendukung CDR

Laporan UNEP menjadi pengingat bagi manusia untuk segera bertindak bersama demi membatasi kenaikan suhu Bumi. Jika overshoot tetap terjadi, upaya menjaga lingkungan diharapkan dapat mengurangi durasi dan dampak overshoot.

CDR menjadi opsi untuk menahan laju overshoot dan menanam pohon sebagai salah satu metode CDR merupakan langkah penting untuk membantu mengurangi CO₂ di atmosfer.

Anda bisa mempertimbangkan untuk bekerja sama dalam proyek offset karbon atau menanam pohon bersama LindungiHutan untuk turut serta mengurangi dampak dan durasi overshoot serta mencegah meningkatnya suhu Bumi. 

LindungiHutan Menanam Lebih dari 1.3 JUTA Pohon di 30+ Lokasi Penanaman Bersama 600+ Brand dan Perusahaan

Exit mobile version