Sinopsis Juminten Edan, Teror Perempuan Dituding Gila
CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 23:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —
Juminten Edan merupakan film horor thriller Indonesia terbaru. Film ini mengisahkan Juminten, sosok perempuan tunawicara yang diperankan oleh Meisya Amira.
Film ini mengangkat tema trauma psikologis saat Juminten secara misterius mulai bersikap tak wajar dan meneror keluarganya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manto (Dimas Aditya) diminta oleh sang ibu, Salma (Anne J. Coto), kembali ke kampung halaman dan meneruskan usaha pembuatan garam milik keluarganya. Manto pun mengajak istrinya, Juminten (Meisya Amira), serta putri mereka, Saskia (Sharon Jovian).
Sesampainya di kampung, Juminten yang merupakan penyandang disabilitas wicara mulai mengalami gangguan mistis. Ia perlahan menunjukkan perilaku tak wajar, baik saat sadar maupun tidak.
Dalam beberapa kesempatan, Juminten bahkan berusaha mencelakai suami, anak, hingga anggota keluarga lainnya.
Di tengah teror yang semakin mencekam, muncul dugaan bahwa kondisi Juminten dipicu oleh trauma kelam di masa lalunya. Ancaman itu tak hanya membahayakan keluarganya, tetapi juga keselamatan seluruh warga kampung.
Kesulitan Juminten berkomunikasi dengan ibu mertuanya maupun paman, Marlan (Kukuh Prasetyo), membuat kondisinya disalahartikan sebagai gangguan jiwa.
Juminten Edan merupakan film horor thriller Indonesia terbaru. Film ini mengisahkan Juminten, sosok perempuan tunawicara yang diperankan oleh Meisya Amira. Foto: (dok. Mercusuar Films Official via YouTube)
Demi menghentikan teror yang terus berlanjut, keluarga akhirnya meminta bantuan dukun Kadir (Deden Bagaskara) untuk mengobati Juminten. Namun, kondisi Juminten tak kunjung membaik.
Warga desa yang diliputi ketakutan akhirnya memutuskan untuk memasung Juminten. Pada saat yang sama, keluarga Manto terus meyakinkannya bahwa Juminten telah edan dan membahayakan banyak orang.
Namun, Manto percaya bahwa sosok yang melakukan berbagai teror tersebut bukanlah Juminten, melainkan entitas gaib yang merasuki tubuh istrinya.
Film Juminten Edan disutradarai oleh Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh dengan Alim Sudio sebagai penulis naskah. Film ini diberi rating D17 untuk penonton usia 17 tahun ke atas.
Juminten Edan dibintangi Meisya Amira, Dimas Aditya, Anne J. Coto, Sharon Jovian, Kukuh Prasetya, Deden Bagaskara, Bambang Oeban, dan Teguh Julianto.
Juminten Edan tayang 23 Juli 2026 di bioskop Indonesia.
(end)

