Bola.com, Kudus – Albianca Raula, pesepak bola putri berusia 13 tahun, tampil apik sebagai winger Cipta Cendikia FA di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Meski harus puas menjadi runner-up, Albianca Raula memperlihatkan semangat bertanding yang luar biasa sepanjang satu pekan turnamen berlangsung.
Sebagai winger, satu gol dicetaknya selama menjalani HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 bersama Cipta Cendikia FA. Pergerakannya di lapangan, mulai dari keeping bola yang sangat baik, keberaniannya untuk berduel dan merebut bola dari kaki lawan, terlihat istimewa dari tribune SuperSoccer Arena, Kudus.
Perjalanannya mengantar Cipta Cendikia sampai final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pun tidak instan. Sebelumnya Albianca juga berperan penting membawa Cipta Cendikia menjadi juara HYDROPLUS Soccer League Jabodetabek 2025/2026 dengan mengemas 38 gol.
Albianca adalah salah satu contoh sukses pembinaan sepak bola yang dilakukan Bakti Olahraga Djarum Foundation yang menginisiasi MilkLife Soccer Challenge untuk kategori U-10 dan U-12, serta melanjutkannya dengan HYDROPLUS Soccer League untuk kategori U-15 dan U-18.
Albianca memulai kiprahnya di MilkLife Soccer Challenge Jakarta Series 2 2024 bersama SDN Kebagusan 03, yang menjadi juara untuk KU-12. Saat itu, Albianca langsung menarik perhatian dengan memborong predikat top scorer dan best player MilkLife Soccer Challenge Jakarta Series 2 2024. Ia mencetak 41 gol dan dipilih untuk mengikuti extra training dan masuk dalam tim MilkLife Soccer Challenge All-Stars Jakarta edisi 2025.
Meski gagal membawa tim MilkLife Soccer Challenge All-Stars Jakarta menjadi juara di Kudus pada Januari 2025, tapi pengalaman itu membawa Albianca terpilih untuk masuk tim HYDROPLUS Strikers U-14 yang berangkat ke Singapura untuk tampil di Junior Soccer School and League (JSSL) Singapore 7’s 2025 yang berlangsung pada 17-20 April 2025.
Albianca dan teman-temannya berhasil mencapai final dan pulang sebagai runner-up. Pengalaman di Singapura membuka matanya untuk makin serius menjadi pemain sepak bola dan makin giat berlatih.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Jalan Terbuka, Gabung Akademi Sepak Bola dan Seleksi Tim Nasional
Kembali dari Singapura, Albianca mendapatkan tawaran untuk bermain bersama Cipta Cendikia FA, seperti halnya sebagian anak-anak MilkLife Soccer Challenge All-Stars Jakarta 2025. Albianca bahkan turut mengantarkan Cipta Cendikia menjuarai HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 untuk kategori U-14 dan terpilih menjadi Best Player U-14.
“Rasanya senang banget bisa main di Cipta Cendikia di Piala Pertiwi Regional Jakarta. Padahal saya belum pernah sama sekali latihan bareng teman-teman lain, tapi bisa bantu tim menjadi juara,” kenang Albianca saat berbincang bersama Bola.com di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (11/7/2026).
Bahkan setelah membawa Cipta Cendikia FA menjadi juara di HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025, Albianca mengikuti seleksi Timnas Indonesia Putri U-16. Meski pada akhirnya tidak masuk daftar susunan pemain Timnas Indonesia Putri U-16 di Piala AFF Putri U-16 2025, Albianca berbesar hati untuk terus mengejar mimpi.
“Kalau di tim nasional itu tidak semudah yang dibayangkan. Jadi rasanya seperti dikasih lihat oleh Tuhan seperti apa sih pengalaman di tim nasional. Saya sadar diri umur saya masih muda, masih perlu kerja keras dan jalannya masih panjang,” ungkap penggemar Barcelona itu.
Albianca juga masih memperkuat sekolahnya tampil di MilkLife Soccer Challenge Jakarta 2025, yang merupakan edisi peralihan sebelum musim 2025/2026 dimulai. Albianca tampil cemerlang dengan catatan 23 gol pada saat itu.
Keseriusan dalam mengejar mimpi menjadi pesepak bola terlihat dari usahanya untuk menempuh jarak puluhan kilometer tiga kali dalam seminggu dari rumahnya di Jakarta Selatan untuk berlatih di Cibinong bersama Cipta Cendikia FA yang berlaga di HYDROPLUS Soccer League Jabodetabek 2025/2026.
Albianca Raula, yang saat itu masih berstatus siswa SDN Kebagusan 03, tak gentar bermain dengan rekan-rekan yang secara usia lebih matang. Bahkan di HYDROPLUS Soccer League Jabodetabek 2025/2026, Albianca mampu mengemas 38 gol untuk Cipta Cendikia FA yang menjadi juara dan lolos ke HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
Serius Jadi Pesepak Bola Profesional, Terinspirasi Pemain Barcelona
Albianca Raula mulai bermain sepak bola pada usia 6 tahun karena melihat kakak laki-lakinya yang juga menekuni hobi yang sama. Setahun berselang, orang tuanya memberikan izin kepada putri kelahiran Jakarta, 4 Maret 2013 itu untuk mulai lebih serius bermain sepak bola.
Beruntung bagi Albianca, sekolahnya mau turut serta mengikuti MilkLife Soccer Challenge pada putaran kedua 2024 di kategori U-12. Dari situ bakat Albianca mengolah si kulit bundar makin terasah dan terpantau oleh Timo Scheunemann, Head Coach MilkLife Soccer Challenge.
Bianca mengaku makin serius untuk menjadi pesepak bola setelah menjalani proses selama kurang lebih dua tahun dari pertama kali bermain di MilkLife Soccer Challenge Jakarta Series 2 2024 hingga mencapai HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
“Pastinya saya selalu berpikir ‘Bianca harus menjadi pemain sepak bola’. Saya tidak pernah sedikitpun bosan bermain sepak bola,” ungkap Albianca menegaskan keseriusannya.
Keseriusannya tak lepas dari sosok yang menjadi inspirasinya. Sebagai penggemar Barcelona, Albianca mengidolakan Lionel Messi seperti kebanyakan pendukung Blaugrana lainnya. Namun, inspirasinya yang besar datang dari pesepak bola Wanita asal Spanyol yang lama memperkuat Barcelona, Alexia Putellas.
Alexia Putellas adalah pemain sepak bola putri asal Spanyol yang mengawali kariernya di Espanyol, kemudian Levante, Barcelona, dan kini bermain di London City Lionesses. Karier bermainnya di Barcelona panjang, yaitu sejak 2012 hingga 2026 dengan mengemas 156 gol dalam 350 penampilan.
“Saya suka Alexia karena dia itu yang paling keren cara bermainnya menurut saya. Dia main paling elegan di Barcelona. Cara bermainnya itu benar-benar taktis, dan setiap bertanding performanya tetap konsisten. Kalau menonton Alexia Putellas main tuh enak,” kisahnya.
Perjalanan Masih Panjang
Albianca sudah sekitar tujuh tahun bermain sepak bola, bahkan menemukan jalannya melalui MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League. Dia kini serius menatap mimpi menjadi pemain sepak bola profesional dan Timnas Indonesia Putri.
Albianca menyadari jalannya mewujudkan mimpi masih sangat panjang. Bahkan, ia tak ingin banyak berharap dalam menatap kans bermain di Srikandi Merdeka Cup 2026 persembahan Caffino pada 14-23 Agustus 2026. Namun, ia berjanji selalu siap memberikan yang terbaik jika dipilih.
“Saya bermain sepak bola sejak kecil dan sadar secara usia saat ini masih terlalu muda. Namun, saya sudah diajak bicara sama Coach Timo, bahwa yang terpenting selalu siap sejak dini. Jadi saya berusaha semaksimal mungkin, mendapatkan pengalaman dulu, jadi sudah lebih siap sejak awal,” ujar Albianca.
“Jalan saya masih panjang, dan mimpi bermain di tim profesional masih besar, apalagi kalau bisa membawa nama bangsa. Semoga nanti suatu saat nanti bisa bermain untuk tim nasional di Piala Dunia Wanita,” lanjutnya.






