Kia Sales Indonesia resmi ambil alih operasional Kia di Indonesia langsung dari Korea. Tegaskan komitmen jangka panjang dan siapkan lini produk lengkap termasuk hybrid.
OLX News – Babak baru perjalanan Kia di Indonesia resmi dimulai. Merek asal Korea Selatan ini sekarang gak lagi beroperasi di bawah distributor lokal, melainkan ditangani langsung oleh prinsipalnya melalui entitas baru bernama Kia Sales Indonesia (KSI).
Perubahan besar ini diresmikan lewat acara serah terima di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (14/1/2026). Sebelumnya, Kia di Indonesia berada di bawah naungan PT Kreta Indo Artha (KIA) yang merupakan bagian dari Indomobil Group.
Lantas, apa bedanya buat konsumen?
25 Tahun Kia di Indonesia “Baca” Selera Pasar dari Picanto sampai EV9
Komitmen “Hadir untuk Selamanya”

Langkah ini bukan sekadar ganti nama perusahaan. Ini adalah bukti keseriusan Kia Global dalam menggarap pasar Indonesia. Dengan dipegang langsung, Kia Sales Indonesia punya kendali penuh atas strategi penjualan, pemasaran, dan pengembangan jaringan. Pengambilan keputusan pun jadi lebih cepat dan strategis.
Bayu Riyanto, Managing Director Kia Sales Indonesia, menegaskan pesan utama dari perubahan ini. “Kami hadir di Indonesia, dan kami hadir untuk selamanya. Bukan hanya cuman sekedar datang dan pergi,” ujarnya.
Bayu menambahkan, dengan sejarah 25 tahun di Indonesia, Kia ingin terus hadir untuk 25, 75, hingga 100 tahun ke depan. Ia juga meyakinkan bahwa struktur baru ini akan lebih langgeng dibanding sebelumnya, terutama di tengah gempuran merek-merek baru yang silih berganti masuk pasar.
Indonesia Jadi Prioritas Setelah Thailand dan Malaysia
Ternyata, mengambil alih operasional secara langsung adalah strategi global Kia saat ini. Jong Sung Park, CEO Kia Sales Indonesia, menjelaskan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat penting di kawasan Asia Pasifik.
“Hari ini bukan hanya tentang transisi organisasi, tetapi tentang memperkuat komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan di Indonesia,” kata Park.
Menurut Bayu Riyanto, Indonesia adalah “proyek ketiga” di Asia Pasifik yang ditangani langsung oleh pusat, setelah Kia Thailand (2023) dan Kia Malaysia (akhir tahun lalu). Indonesia dinilai punya potensi besar, gak cuma dari sisi volume penjualan, tapi juga sebagai basis atau hub ekspor.
Sejarah 80 Tahun Kia: Dari Pembuat Sepeda hingga Rilis Konsep Mobil ‘Gamer’ Masa Depan
Siapkan “Senjata” Lengkap, Termasuk Hybrid
Dengan manajemen baru, tentu ada harapan akan produk-produk baru yang lebih segar. Meski belum mau buka-bukaan soal jumlah model yang akan meluncur di 2026, Bayu memastikan bakal ada banyak produk yang cocok untuk pasar Indonesia.
Kabar menariknya, Kia gak cuma akan fokus di mobil listrik (EV) atau mesin bensin konvensional (ICE). Mereka juga tengah mempelajari pasar untuk membawa masuk mobil hybrid.
“Global kami memiliki full line up EV, hybrid, dan ICE model. Jadi sekarang kami sedang belajar model apa yang cocok untuk pasar Indonesia. Apa yang diinginkan pelanggan, apa yang harus kita target. Jadi nanti kami akan meluncurkan model baru termasuk hybrid juga,” tutup Bayu.
Jadi, buat kamu penggemar mobil Korea, siap-siap aja bakal disuguhin pilihan model yang lebih beragam dan relevan dari Kia dalam waktu dekat. (Z)
