Beberapa orang dirawat di rumah sakit setelah kapal perang Iran terbalik di kota pelabuhan Bandar Abbas pada hari Minggu, media pemerintah Iran melaporkan.
Suku Sahandsebuah fregat kelas Moudge produksi dalam negeri, sedang menjalani perbaikan ketika kehilangan keseimbangan dan sebagian tenggelam, menurut Kantor Berita Mehr.
Mehr melaporkan bahwa kecelakaan itu disebabkan oleh “kegagalan teknis”.
Yang terpisah melaporkan beberapa jam kemudian Kantor Berita Republik Islam mengutip militer negara itu yang mengatakan air telah bocor ke tangki Sahand, yang menyebabkan kapal terbalik.
Militer menambahkan dalam laporan IRNA bahwa kapal tersebut telah “kembali seimbang.” Kedua kantor berita tersebut dimiliki oleh pemerintah Iran, yang menggambarkan kapal tersebut sebagai “kapal perusak.”
Foto-foto yang dirilis oleh badan-badan tersebut menunjukkan Sahand mengapung miring di samping beberapa kapal dagang yang berlabuh. Gambar-gambar lain di media sosial tampak menunjukkan kapal itu terbalik.
Kerusakan permanen yang dialami kapal tersebut belum jelas.
Cerita terkait
Sahand diluncurkan pada tahun 2018 dan diberi nama berdasarkan kapal Iran lainnya yang dihancurkan oleh AS pada tahun 1988 Operasi Belalang Sembah.
Kapal aslinya adalah salah satu dari dua kapal angkatan laut Iran yang tenggelam oleh Angkatan Laut AS sebagai balasan atas penambangan fregat peluru kendali USS Samuel B. Roberts.
Laporan media Iran mengatakan Sahand baru dilengkapi dengan torpedo, amunisi anti-udara, rudal jelajah, sistem pertahanan titik, dan senjata jarak dekat yang dapat ditembakkan hingga 7.000 peluru per menit.
Terbaliknya kapal pada hari Minggu adalah kecelakaan terbaru dalam serangkaian kecelakaan yang terjadi Angkatan Laut Iran dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden tembakan kawan pada tahun 2020 yang melibatkan kapal dengan kelas serupa.
Itu Iranian frigate Jamaran sedang menguji rudal antikapal ketika menghantam kapal pendukung Konarak di Teluk Oman, menewaskan 19 pelaut dan melukai 15 lainnya.
Pada akhir tahun 2021, fregat kelas Moudge lainnya, Talayieh, direkam video terbalik di dok kering yang banjir di Bandar Abbas.
Pada bulan Juni tahun itu, orang khargsalah satu kapal angkatan laut terbesar Iran, terbakar dan tenggelam di Teluk Oman setelah petugas pemadam kebakaran berusaha menyelamatkan kapal tersebut selama 20 jam. Kapal tersebut tengah menjalani misi pelatihan pada saat itu, demikian dilaporkan media lokal.
Fregat kelas Moudge lainnya, sungai damavandkandas pada tahun 2018 dan rusak parah hingga tidak dapat diperbaiki. Kapal itu baru diluncurkan tiga tahun sebelumnya.
Di sebuah Laporan hari Minggu meliput terbaliknya SahandSaluran media pemerintah Iran Al-Alalam melaporkan bahwa AS juga mengalami terbaliknya kapal pada tahun 2022 yang melibatkan sebuah kapal bernama USS The Sullivans.
Namun USS The Sullivans adalah kapal museum yang bertugas dalam Perang Dunia II dan Perang Korea, dan pensiun pada tahun 1965.
Hampir tenggelam pada bulan April 2022 karena kebocoran lambung kapal, namun berhasil diperbaiki dan dibuka kembali untuk kunjungan pada bulan Agustus 2022.


