Scroll untuk baca artikel
Otomotif

Rencana Ambisius Hyundai Motor Melalui Strategi ‘Hyundai Way’

118
×

Rencana Ambisius Hyundai Motor Melalui Strategi ‘Hyundai Way’

Share this article

Hyundai Motor Company baru saja menggelar CEO Investor Day 2024 dan memperkenalkan strategi jangka menengah dan panjang yang ambisius, yaitu Hyundai Way.

Strategi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan daya saing di sektor kendaraan listrik (EV) dan hybrid, pengembangan teknologi baterai dan kendaraan otonom, hingga memperluas visi sebagai penggerak energi.

Example 300x600

“Dengan strategi Hyundai Way, kami akan merespons pasar dengan cepat dan fleksibel, memungkinkan kami untuk tetap memimpin dalam situasi pasar yang tidak menentu dan mempersiapkan perusahaan untuk masa depan yang berfokus pada mobilitas dan energi,” Jaehoon Chang, Presiden dan CEO Hyundai Motor Company melalui siaran pers.

Dari keseluruhan strategi Hyundai Motor di masa depan ini mengacu pada satu target yang cukup ambisius, dimana Hyundai ingin menjual sebanyak 5,55 juta unit kendaraannya pada tahun 2030, meningkat 30% dari tahun 2023.

Selain itu, pabrikan mobil Korea Selatan ini juga berencana menjual 2 juta EV per tahun secara global pada 2030. Untuk mencapai target ini, Hyundai akan memperluas jajaran model hybrid dan EV, serta mengembangkan teknologi baterai generasi berikutnya.

Rencana Memperkenalkan Model EV Berjarak Tempuh Lebih dari 900 Km Sekali Charge 

Menuju target itu, Hyundai berencana untuk memperkenalkan model Extended Range Electric Vehicle (EREV) baru, model elektrifikasi yang memiliki jangkauan lebih dari 900 km dalam sekali pengisian daya. Selain itu, Hyundai juga akan meluncurkan jajaran lengkap berisi 21 model EV pada 2030, mulai dari model yang memiliki harga terjangkau hingga mewah dan berperforma tinggi.

Hyundai juga berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi baterai dan kendaraan otonom melalui rencana pengembangan baterai NCM yang terjangkau dan memperkuat teknologi keselamatan.

Selain itu, Hyundai juga akan mengomersialkan bisnis foundry bagi kendaraan otonom dan memasok kendaraan otonom ke perusahaan software global untuk sistem otonom.

Tak cuma itu saja, Hyundai punya tujuan besar untuk mengamankan kepemimpinan energi tingkat atas selama periode transisi energi dengan memperkuat kemampuan teknologi hidrogen di segenap rantai nilai di seluruh Grup. Mereka berencana untuk memperluas jajaran sistem bahan bakar sel HTWO dan memulai bisnis logistik bersih dengan HMGMA.

Investasi dan Target Profitabilitas

Hyundai Way

Untuk mendukung strategi ‘Hyundai Way’, Hyundai Motor merencanakan investasi signifikan sebesar KRW 120,5 triliun hingga 2033. Mereka juga menerapkan target shareholder return (TSR) baru lebih dari 35% dan meluncurkan skema buyback saham hingga KRW 4 triliun dari 2025 sampai 2027.

Dengan strategi ‘Hyundai Way’, Hyundai Motor siap menghadapi tantangan pasar yang tidak menentu dan mempersiapkan perusahaan untuk masa depan yang berfokus pada mobilitas dan energi. Mereka berkomitmen untuk menjadi game changer di industri otomotif dengan memperluas fokus dari memproduksi kendaraan ke berbagai bentuk mobilitas.

Dengan memperkuat peran di sektor energi dan mewujudkan masyarakat berbasis hidrogen, Hyundai berencana untuk menjadi perusahaan yang tetap memimpin di tingkat global selama masa transisi energi ini.

Hyundai Motor telah membuktikan kemampuannya dalam mempertahankan profitabilitas dan daya saing kendaraan listriknya (EV) di pasar. Dengan strategi ‘Hyundai Way’ yang ambisius, Hyundai Motor siap untuk terus berinovasi dan memimpin pasar otomotif global di masa depan.

Untuk informasi menarik lain, kamu bisa cek OLX. Untuk akses mudah, download saja aplikasinya di Google Play Store atau App Store.

The post Rencana Ambisius Hyundai Motor Melalui Strategi ‘Hyundai Way’ first appeared on OLX News.