LindungiHutan Insight
- PT Kereta Api Logistik menunjukkan komitmen ESG melalui program CSR, pemanfaatan area lahan untuk kegiatan penanaman pohon dan penghijauan kawasan
- PT KA Logistik bermitra dengan LindungiHutan lewat SustanabiliTree melakukan feasibility study & project design di UPT Area Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat
- Dampak: Mencapai target Nationally Determined Contributions (NDCs) & berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs)
Perubahan iklim yang semakin terasa dampaknya di berbagai sektor kehidupan dan menuntut langkah strategis, baik melalui mitigasi maupun adaptasi.
Salah satu mitigasi yang terbukti efektif adalah perencanaan penanaman pohon atau penghijauan kawasan, yang mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi terutama, jika dilakukan secara partisipatif dan berkelanjutan.
Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, banyak perusahaan mulai mengintegrasikan nilai lingkungan ke dalam strategi bisnis melalui kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG).
Komitmen terhadap ESG tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga menjadi bagian dari keunggulan kompetitif perusahaan dalam jangka panjang.
PT Kereta Api Logistik menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui pemanfaatan area lahan untuk kegiatan penanaman pohon dan penghijauan kawasan.
PT Kereta Api Logistik sebagai Salah Satu Sustainability Perusahaan di Indonesia
PT Kereta Api Logistik (Kalog) merupakan anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang logistik berbasis transportasi kereta api.
PT KA Logistik sebagai salah satu sustainability perusahaan di Indonesia dengan membuktikan komitmen keberlanjutannya melalui pendekatan berbasis data dan terukur.
Komitmen ini ditunjukkan melalui program CSR berupa pemanfaatan sebagian area lahan di UPT Area Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat untuk kegiatan penanaman pohon dan penghijauan.
Baca juga: 3 Sustainability Perusahaan Indonesia yang Patut Dijadikan Benchmark
Profil UPT Area Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat
UPT Area Klari berada di Kelurahan Gintungkerta, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Area ini termasuk dalam aset strategis yang sebelumnya merupakan hasil pembebasan lahan dari permukiman dan kini memiliki potensi ekologis yang belum maksimal.
Secara geografis, wilayah ini berada di ketinggian sekitar 23 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan topografi yang cenderung datar.
Lokasi ini memiliki aksesibilitas yang sangat baik karena berada di kawasan logistik milik PT KAI dan dapat dijangkau langsung oleh kendaraan roda empat.
Area ini kini relatif terbuka dengan kepadatan vegetasi yang rendah. Sumber air juga tersedia dari sumur bor yang mengalir sepanjang tahun.
Selain itu, curah hujan tahunan di Kecamatan Klari berkisar pada angka 2.328 mm yang tergolong sedang ke tinggi sehingga cukup untuk mendukung pertumbuhan vegetasi tropis secara optimal, pada kegiatan penanaman.
Feasibility Study & Project Design Penanaman PT Kereta Api Logistik melalui SustainabiliTree
Banyak program CSR penanaman pohon yang dilakukan perusahaan gagal mencapai dampak optimal karena pemilihan lahan dan spesies dilakukan tanpa kajian ekologis yang memadai.
Oleh karena itu, dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan, PT KA Logistik bermitra dengan LindungiHutan lewat SustanabiliTree untuk melakukan feasibility study dan project design di UPT Area Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Komitmen tersebut direncanakan diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon dan penghijauan di area seluas 1.540 m2, dengan total 169 bibit pohon yang direkomendasikan untuk ditanam berdasarkan hasil feasibility study dan rancangan program penanaman.
Baca juga: SustainabiliTree: Penanaman Pohon di Lokasi Perusahaan & Program Non-Planting
Feasibility Study
Melalui feasibility study, perusahaan dapat meminimalkan risiko kegagalan penanaman akibat pemilihan lahan dan spesies yang tidak sesuai. Pendekatan ini membantu memastikan investasi penghijauan berjalan lebih efektif, terukur, dan berdampak jangka panjang.

Tim LindungiHutan melakukan analisis kondisi lahan berbasis data lapangan terverifikasi, mencakup topografi, jenis tanah, vegetasi eksisting, ketersediaan sumber air, serta aksesibilitas area penanaman.
1. Jenis Tanah
Area penanaman didominasi tanah bertekstur lempung dengan tingkat kesuburan yang cukup baik dan kemampuan menyimpan air yang optimal. Meski demikian, pengelolaan drainase tetap perlu diperhatikan untuk mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

2. Topografi
Kondisi topografi lahan relatif datar, sehingga memudahkan akses dan operasional kegiatan penanaman. Selain itu, karakteristik ini juga membantu menekan risiko erosi, sehingga mendukung keberlanjutan penghijauan jangka panjang.
3. Aksesibilitas Lahan dan Air
Lahan ini mudah dijangkau dan memiliki ketersediaan sumber air yang memadai sepanjang tahun.
4. Vegetasi Eksisting
Vegetasi yang telah tumbuh di area ini menunjukkan keberagaman jenis tanaman lokal dan vegetasi peneduh, diantaranya beringin, trembesi, dan mangga.
Project Design
Setelah feasibility study rampung, tahap berikutnya adalah merancang desain proyek penanaman berbasis data yang memastikan setiap pohon ditanam di lokasi yang tepat, dengan spesies yang sesuai, dan dipantau yang terstruktur.

LindungiHutan merekomendasikan desain proyek penanaman yang mencakup jenis pohon, pola tanam, metode perawatan, hingga sistem monitoring, semuanya disesuaikan dengan kondisi ekologi lahan di Area Klari.
1. Rekomendasi Pohon
Pemilihan jenis pohon mengutamakan kombinasi tanaman hutan cepat tumbuh dan tanaman buah tropis guna menciptakan ekosistem hijau yang seimbang, dengan mempertimbangkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan, struktur tajuk, fungsi ekologis, serta keberlanjutan kawasan dalam jangka panjang.
2. Pola Penanaman
Pohon ditanam menggunakan pendekatan stratifikasi vertikal untuk menciptakan struktur seperti hutan alami. Pola ini untuk meningkatkan efisiensi ruang cahaya, membantu menjaga kelembaban, suhu mikro, dan menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati lokal.
Penanaman dilakukan dengan pola grid di mana menggunakan sistem penempatan berlapis guna mendukung pertumbuhan optimal tanpa harus saling bersaing. Pendekatan ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi ekologis dan nilai manfaat kawasan secara menyeluruh.
3. Metode Penanaman
Pelaksanaan penanaman dilakukan menggunakan standar lubang tanam dan pengolahan media tanam berbasis bahan organik untuk mendukung pertumbuhan awal tanaman, dengan penambahan unsur hara makro guna mengoptimalkan kondisi media tanam.
Waktu penanaman disesuaikan dengan kondisi lapangan dan ketersediaan sumber air sehingga proses implementasi dapat dilakukan secara efektif baik pada musim hujan maupun di luar musim hujan.
4. Metode Monitoring
Untuk metode monitoring, dilakukan setiap enam bulan selama satu tahun dengan fokus pada dua aspek utama, yaitu tingkat kehidupan tanaman (survival rate) dan pertumbuhan tanaman meliputi tinggi, diameter batang, dan jumlah daun.
5. Metode Perawatan
Perawatan tanaman mencakup empat tahap utama berupa penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan pemangkasan.
Pemeliharaan tanaman mencakup penyiraman secara rutin, pemupukan bertahap sesuai usia tanaman, serta penyiangan dan pemangkasan berkala untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.
Dampak Kegiatan Penanaman & Penghijauan PT Kereta Api Logistik melalui Program SustainabiliTree
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target Nationally Determined Contributions (NDCs), yaitu pengurangan emisi sebesar 31,89% secara mandiri dan hingga 43,20% dengan bantuan internasional pada tahun 2030.
Lebih dari itu, inisiatif ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) melalui kolaborasi antara sektor swasta, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal.
SustainabiliTree LindungiHutan: Solusi Fleksibel untuk Proyek Lingkungan Perusahaan
SustainabiliTree merupakan layanan konsultasi dan implementasi proyek lingkungan dari LindungiHutan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan klien yang semakin beragam, baik dalam bentuk layanan parsial maupun proyek yang terintegrasi.
Layanan ini berfokus pada pengembangan proyek berbasis Nature-Based Solutions (NBS) untuk mendukung pengurangan emisi, konservasi ekosistem, serta penciptaan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.
Setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda. Sebagian hanya memerlukan feasibility study, project design, atau monitoring tanpa harus menjalankan keseluruhan proyek secara penuh.
SustainabiliTree hadir untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut karena setiap layanannya dapat digunakan secara terpisah sesuai kebutuhan, maupun dijalankan secara end-to-end dalam satu rangkaian proyek yang terstruktur.
Apakah perusahaan Anda sedang merencanakan inisiatif lingkungan? Konsultasikan kebutuhan Anda bersama LindungiHutan dan temukan solusi yang paling sesuai melalui SustainabiliTree.






