Scroll untuk baca artikel
Financial

Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya ditangkap dan didakwa, kata AS

36
×

Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya ditangkap dan didakwa, kata AS

Share this article
presiden-venezuela-nicolas-maduro-dan-istrinya-ditangkap-dan-didakwa,-kata-as
Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya ditangkap dan didakwa, kata AS

Gambar kebakaran di Fuerte Tiuna, kompleks militer terbesar Venezuela, setelah serangkaian ledakan terdengar di Caracas pada 3 Januari 2026.

Example 300x600

Gambar kebakaran di Fuerte Tiuna, kompleks militer Venezuela, setelah serangkaian ledakan terdengar di Caracas. Luis JAIMES / AFP melalui Getty Gambar
  • Presiden Donald Trump mengatakan AS telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
  • Venezuela mengatakan AS telah melakukan serangan di Caracas pada Sabtu pagi.
  • Dalam sebuah pernyataan, Caracas mengatakan pihaknya menolak dan mengecam “agresi militer yang sangat serius.”

Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah melakukan serangan terhadap Venezuela.

Dalam sebuah postingan di Truth Social pada Sabtu pagi, Trump mengatakan AS telah melakukan “serangan besar-besaran” terhadap negara Amerika Selatan tersebut dan menerbangkan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ke luar negeri.

Jaksa Agung Pamela Bondi mengatakan Maduro dan Flores kini telah didakwa di Distrik Selatan New York.

Maduro telah didakwa dengan “Konspirasi Narko-Terorisme, Konspirasi Impor Kokain, Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Penghancur, dan Konspirasi untuk Memiliki Senapan Mesin dan Alat Penghancur terhadap Amerika Serikat,” katanya.

Ketegangan meningkat antara Maduro dan Amerika dalam beberapa bulan terakhirdengan Trump berulang kali mengancam aksi militer terhadap Venezuela atas dugaan jaringan perdagangan narkoba di negara tersebut. Caracas menyatakan bahwa tujuan sebenarnya Washington adalah menggulingkan pemerintah Venezuela.

Konferensi pers akan diadakan dari perkebunan Trump di Mar-a-Lago di Florida mulai pukul 11.00 ET.

Kebakaran di Fuerte Tiuna, kompleks militer terbesar Venezuela, terlihat dari kejauhan setelah serangkaian ledakan terdengar di Caracas pada 3 Januari 2026.

Kebakaran di fasilitas militer Fuerte Tiuna Venezuela di Caracas. AFP melalui Getty Images

Venezuela mengatakan AS telah melakukan serangan terhadap Caracas dan negara-negara pesisir Miranda, Aragua, dan La Guaira pada Sabtu pagi.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan helikopter terbang di atas ibu kota dengan beberapa ledakan terdengar di latar belakang.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintahan Maduro mengatakan AS telah menargetkan wilayah militer dan sipil dan meminta “semua kekuatan sosial dan politik” untuk menolak serangan tersebut.

“Republik Bolivarian Venezuela menolak, menyangkal, dan mengecam di hadapan masyarakat internasional atas agresi militer yang sangat serius yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat saat ini,” lanjut pernyataan itu.

Ia menambahkan bahwa tujuan serangan itu adalah agar AS “merebut sumber daya strategis Venezuela, khususnya minyak dan mineralnya, dalam upaya untuk secara paksa menghancurkan independensi politik negara tersebut.”

Vladimir Padrino, Menteri Pertahanan Venezuela, mengatakan dalam pembaruannya bahwa pemerintah kini mengumpulkan informasi mengenai jumlah korban.

Berbicara di FOX & Friends pada hari Sabtu, Trump memberikan beberapa rincian awal mengenai operasi tersebut, yang menurutnya melibatkan sejumlah besar pesawat dan dia dapat menyaksikannya secara real time.

“Dia berada di sebuah rumah yang lebih mirip benteng,” katanya tentang Maduro, seraya menambahkan bahwa bangunan itu dilengkapi dengan pintu baja dan “ruang aman.”

“Dia tidak menutup ruang itu,” tambahnya.

Business Insider telah menghubungi Gedung Putih dan Pentagon untuk memberikan komentar.

Ini adalah kisah yang berkembang. Periksa kembali untuk mengetahui detailnya.

Baca selanjutnya