Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Prabowo Minta Polisi Kuasai AI, Singgung Ancaman Judi Online hingga Kejahatan Siber

webmaster
4
×

Prabowo Minta Polisi Kuasai AI, Singgung Ancaman Judi Online hingga Kejahatan Siber

Share this article
prabowo-minta-polisi-kuasai-ai,-singgung-ancaman-judi-online-hingga-kejahatan-siber
Prabowo Minta Polisi Kuasai AI, Singgung Ancaman Judi Online hingga Kejahatan Siber
Foto: JakartaTerkini.id

Teknologi.id – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menguasai teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan modern yang terus berkembang, mulai dari kejahatan siber hingga judi online.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Pusat Latihan Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026). Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan enam pesan utama kepada jajaran Polri, salah satunya menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Example 300x600

Baca juga: Era Kecerdasan Buatan: Semua yang Perlu Kamu Tahu tentang AI

Kejahatan Masa Depan Harus Dilawan dengan AI

Prabowo menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional dalam menghadapi tindak kriminal. Perkembangan teknologi membuat pola kejahatan semakin kompleks sehingga membutuhkan kemampuan digital yang lebih maju.

“Terus tingkatkan profesionalisme. Kuasai ilmu pengetahuan, kuasai teknologi, kuasai kecerdasan buatan (AI). Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, cerdas, dan andal,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, AI akan menjadi salah satu teknologi paling penting yang harus dipahami aparat kepolisian agar mampu mengantisipasi ancaman keamanan di masa depan.

Judi Online hingga Kejahatan Siber Jadi Sorotan

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti berbagai bentuk kejahatan yang dinilai semakin merugikan Indonesia.

Ia menyebut judi online masih menjadi ancaman serius karena berdampak pada masyarakat dan perekonomian nasional. Selain itu, Presiden juga menyinggung perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, tambang ilegal, perkebunan ilegal, hingga berbagai praktik white collar crime atau kejahatan kerah putih.

Prabowo turut memberikan apresiasi kepada Polri dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) atas kerja sama dalam memberantas praktik judi online yang masih marak terjadi di Indonesia.

Enam Pesan Prabowo untuk Polri

Selain meminta personel Polri menguasai AI, Presiden juga menyampaikan lima pesan penting lainnya sebagai pedoman bagi institusi kepolisian.

1. Menjaga kepercayaan masyarakat

Prabowo menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan modal terbesar yang dimiliki seorang polisi. Karena itu, seluruh anggota Polri diminta menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

2. Selalu hadir melayani masyarakat

Presiden mengingatkan bahwa seluruh fasilitas dan gaji aparat berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, Polri harus benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

3. Menegakkan hukum secara adil

Prabowo meminta seluruh personel kepolisian berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu serta selalu membela kebenaran.

4. Menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan AI

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci menghadapi kejahatan digital yang terus berkembang.

5. Memperkuat sinergi antar lembaga

Prabowo menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kerja sama dengan TNI, pemerintah, akademisi, media, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan nasional.

6. Terus berbenah dan terbuka terhadap kritik

Pesan terakhir yang disampaikan Presiden adalah agar Polri terus memperbaiki diri, tidak bersikap sombong, serta berani melakukan perubahan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Ford Akui Salah Andalkan AI, Kini Rekrut 350 Engineer Lagi

AI Dinilai Akan Mengubah Banyak Hal

Ini bukan kali pertama Prabowo berbicara mengenai perkembangan kecerdasan buatan. Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, ia juga mengingatkan bahwa AI berkembang sangat cepat dan mulai mampu melakukan berbagai pekerjaan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia.

Menurutnya, perkembangan teknologi tersebut harus dipahami oleh seluruh pihak, termasuk aparat penegak hukum, agar Indonesia tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan global.

Polri Didorong Siap Menghadapi Era Digital

Instruksi Presiden menunjukkan bahwa transformasi digital kini menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan institusi kepolisian. Penguasaan AI diharapkan tidak hanya membantu mengungkap kejahatan siber, tetapi juga meningkatkan kemampuan analisis data, investigasi digital, hingga pencegahan tindak kriminal berbasis teknologi.

Dengan semakin maraknya ancaman seperti judi online, penipuan digital, hingga serangan siber, aparat yang memahami teknologi dinilai akan memiliki kemampuan lebih baik dalam menjaga keamanan masyarakat di era digital.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)