Dari sisi pemain, gelandang Rachmat Irianto juga mengakui laga pembuka musim selalu menyimpan tantangan tersendiri.
Hasil imbang itu bahkan meninggalkan rasa kecewa karena Persebaya Surabaya merasa belum tampil pada level terbaiknya.
“Tentu ini, pertandingan sulit, laga pertama selalu sulit, hasil ini kami kecewa karena tidak maksimal,” ucap pemain yang akrab disapa Rian tersebut.
Sebelum pertandingan, faktor cuaca sebenarnya sudah menjadi perhatian tim pelatih Persebaya.
Tavares bahkan melakukan penyesuaian waktu latihan agar para pemain terbiasa dengan kemungkinan panasnya cuaca saat pertandingan.
Selain cuaca, kondisi lapangan juga menjadi bagian dari antisipasi Persebaya.
Tavares sebelumnya mengingatkan anak asuhnya untuk siap menghadapi berbagai kemungkinan karena permukaan lapangan dapat memengaruhi pola permainan dan membuat duel fisik semakin penting.
Bagi Persebaya, pekerjaan rumah berikutnya adalah memperbaiki sejumlah kekurangan sebelum menjalani pertandingan selanjutnya. Terdekat, mereka akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan kedua, Minggu (13/9/2026).