Scroll untuk baca artikel
Berita

Peringatan CEO Hyundai, AS Bisa Kebanjiran Mobil China Tanpa Tarif

webmaster
1
×

Peringatan CEO Hyundai, AS Bisa Kebanjiran Mobil China Tanpa Tarif

Share this article
peringatan-ceo-hyundai,-as-bisa-kebanjiran-mobil-china-tanpa-tarif
Peringatan CEO Hyundai, AS Bisa Kebanjiran Mobil China Tanpa Tarif

Jakarta, CNN Indonesia

CEO Hyundai Motor Jose Munoz memperingatkan Amerika Serikat (AS) bisa menghadapi gelombang impor mobil China seperti di Eropa, kecuali Washington mempertahankan tarif dan pengaman akses pasar lain.

Example 300x600

“Jadi saya kira kita bisa mengharapkan hal serupa terjadi di AS, pada tingkat berbeda, kecuali ada syarat tertentu,” kata Munoz di San Jose, California, Kamis (17/9), merujuk pada tarif Uni Eropa (UE) dan persyaratan akses pasar lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut penjelasan Reuters, Jumat (18/9), produsen mobil China mengikis pangsa pasar dan profitabilitas produsen mapan di Eropa, termasuk Hyundai dan Volkswagen, dengan harga jauh lebih rendah.

Munoz menyebut kendaraan China 30 persen sampai 40 persen lebih murah dari model pesaing di sejumlah pasar, termasuk Italia, Spanyol, dan Prancis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu bahkan terjadi meski UE menerapkan tarif atau komitmen harga minimum atas kendaraan listrik (EV) buatan China, setelah menyimpulkan EV itu diuntungkan subsidi negara yang tidak adil.

“Inggris, yang di masa lalu merupakan pasar yang sangat menguntungkan, sangat kuat, telah menjadi seperti China,” ujar Munoz yang menyinggung bahwa Inggris belum memberlakukan tarif serupa.

Pangsa mobil bermerek China yang dijual di UE naik menjadi lebih dari 9 persen pada semester I 2026, menurut asosiasi produsen mobil Eropa (ACEA). Di Inggris, pangsanya 15 persen dari registrasi mobil baru, menurut asosiasi industri SMMT.

Posisi AS

AS secara efektif memblokir impor EV China dengan tarif sekitar 100 persen. Presiden Donald Trump mengatakan kepada Fox News pekan lalu bahwa ia akan menyambut produsen mobil China jika mereka membuat kendaraan di AS.

Munoz menggemakan peringatan produsen mobil Detroit, Ford, yang sudah mewanti-wanti hal serupa. CEO Ford Jim Farley memberi tahu karyawan pada Juli 2026 bahwa perusahaan bersiap menghadapi kemungkinan produsen mobil China masuk AS dalam 5 sampai 10 tahun ke depan.

Hyundai Motor Group menunda peluncuran kendaraan berperangkat lunak bantuan pengemudi buatan sendiri, yakni sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) Level 2++, ke akhir 2029 dari target semula akhir 2027.

Munoz mengatakan perusahaan butuh lebih banyak waktu untuk mengumpulkan data dan memvalidasi kinerja keselamatan. Sementara itu, Hyundai bekerja sama dengan Nvidia untuk meluncurkan kendaraan berperangkat Level 2+ dan Level 2++ pada 2028.

Soal kemitraan dengan Nvidia, Munoz berkata: “Jika Anda rendah hati, Anda menyadari teknologi Anda tidak bagus, mungkin Anda perlu mencoba kemitraan.”

Munoz mengatakan Hyundai pada akhirnya berencana mengembangkan sendiri kendaraan otonom dan teknologi baterai.

“Kami mungkin membeli sesuatu di sana-sini, atau bermitra sementara, tetapi untuk teknologi yang relevan seperti baterai, kami ingin punya teknologi sendiri,” kata Munoz.

(fea)