Scroll untuk baca artikel
GenZ

Penting Banget, Simak 6 Tips Memilih Agen Umroh dan Haji Biar Nggak Kena Tipu!

1
×

Penting Banget, Simak 6 Tips Memilih Agen Umroh dan Haji Biar Nggak Kena Tipu!

Share this article
penting-banget,-simak-6-tips-memilih-agen-umroh-dan-haji-biar-nggak-kena-tipu!
Penting Banget, Simak 6 Tips Memilih Agen Umroh dan Haji Biar Nggak Kena Tipu!

Banyaknya kasus penipuan agen travel dan umroh membuat kamu harus waspada

Penting Banget, Simak 6 Tips Memilih Agen Umroh dan Haji Biar Nggak Kena Tipu!

Example 300x600

Setelah Abu Tours & Travel serta First Travel, kini muncul kembali kasus penipuan jemaah umroh yang total kerugiannya mencapai 60 miliar. Kasus penggelapan dana umroh ini dilakukan oleh Hanania Travel, sebuah agen travel umroh yang berlokasi di Margaasih, Bandung.

Sang owner, Ahmad Syah Farhan bahkan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan penggelapan dana umroh, yang mengakibatkan ratusan jemaah gagal berangkat ke Tanah Suci Mekkah sesuai jadwal yang dijanjikan. Padahal para korban memerlukan waktu belasan bahkan puluhan tahun untuk menabung agar bisa umroh. Sangat miris, bukan?

Kamu bisa baca beberapa tips memilih agen umroh dan haji di bawah ini untuk meminimalisir terjadinya hal serupa!

1. Hindari Agen Travel Umroh yang Sering Endorse Artis/Influencer

Endorsement memerlukan budget yang sangat besar, apalagi jika artis dan influencer yang di-endorse terkenal memiliki rate card tinggi. Belum lagi, untuk mengakomodasi kebutuhan mereka juga memerlukan biaya yang besar mulai dari layanan hotel VVIP, tiket pesawat, dan fasilitas premium lainnya.

Makin banyak agen travel dan umroh meng-endorse artis dan influencer, biaya yang mereka keluarkan untuk memenuhi perjalalanan dan memfasilitasi umroh mereka juga sangatlah besar. Oleh karena itu, jika agen travel umroh tidak memiliki dana yang diambil dari profit/laba bersih perusahaan, kemungkinan besar akan menggunakan dana jemaah umroh yang jadwal pemberangkatannya masih lama. Dengan kata lain, uang tersebut digunakan untuk menalangi biaya endorsement para artis dan influencer.

Jika kamu melihat gelagat dan kebiasaan seperti ini pada agen travel dan umroh, sebaiknya hindari dan beralih ke mereka yang lebih trusted.

Tujuan agen travel dan umroh meng-endorse artis dan influencer biasanya untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan menambah portofolio mereka. Namun tanpa disadari, praktik tersebut juga dapat menjadi petaka bagi calon jemaah umroh.

2. Jangan Mudah Tergiur dengan Harga Paket Umroh yang Murah

Salah satu hal yang penting dan wajib diwaspadai saat memilih agen travel dan umroh adalah melihat tawaran biaya umroh mereka. Hanania tercatat menawarkan harga paket umroh yang tergolong murah, yakni 29, 9 juta hingga 39,9 juta dengan fasilitas hotel bintang lima. Ditambah lagi, mereka juga menawarkan paket bundling umroh sekaligus perjalanan ke Dubai dengan harga yang cukup miring.

Dari sisi finansial dan biaya transportasi, tentu saja tawaran seperti tersebut kurang masuk akal, apalagi di tengah-tengah kenaikan biaya avtur pesawat belakangan ini yang cukup tinggi.

Sementara biaya 30-40 jutaan untuk perjalanan umroh biasanya tergolong standar dengan fasilitas hotel bintang dua atau bintang tiga. Sementara untuk fasilitas hotel bintang lima, biaya per orang umumnya dikenakan kurang lebih 46 juta hingga Rp55 jutaan, serta tergantung maskapai yang digunakan.

Nah, kalau kamu menemui kasus seperti ini, cobalah untuk browsing untuk mengetahui biaya perjalanan umroh beberapa agen yang sudah berdiri lama (legend) dan tanyakan pada beberapa relasi mengenai biaya normal untuk umroh.

3. Bos atau Pemilik Agen Travel Umroh Kerap Flexing di Media Sosialnya

Masih banyak orang berpikir bahwa ketika seseorang memamerkan kekayaannya di media sosial, berati mereka tidak mungkin akan korupsi atau menggelapkan uang orang lain. Faktanya, hal seperti ini tidak selalu benar. Di Indonesia, pola seperti ini justru memunculkan realitas yang sebaliknya.

Jika pemilik agen travel umroh kedapatan sering flexing di media sosial mereka, seperti sering jalan-jalan ke luar negeri, beli tas branded yang harganya puluhan juta, sampai kerap pamer makan dan menginap di tempat-tempat mewah, kamu patut waspada.

Flexing kekayaan merupakan salah satu cara atau metode yang digunakan seseorang untuk mendapatkan validasi, pengakuan, bahkan kepercayaan publik bahwa mereka orang yang tidak mungkin menipu atau mengambil hak orang lain karena sudah kaya raya. Jika mereka memiliki banyak bisnis selain agen travel umroh yang didirikan, mungkin masih masuk akal, tapi bagaimana jika tidak?

Pemilik agen travel umroh yang sudah berdiri lama umumnya tidak akan memamerkan kekayaan atau flexing secara terang-terangan, bahkan mereka cenderung tidak tampak di media sosial, akan tetapi namanya justru muncul di surat kabar atau informasi dari orang lain. Sebaliknya, mereka lebih sering mempromosikan umroh melalui testimoni dan pengalaman langsung para jemaah yang menggunakan jasa mereka.

4. Promo Diskon Paket Umroh yang Tidak Masuk Akal

Pada dasarnya, tiap biro umroh atau agen umroh dan haji hanya mengambil keuntungan 1-2 juta untuk setiap paket yang mereka tawarkan. Namun, makin ke sini tidak sedikit agen yang justru menawarkan promo tak masuk akal dengan mendiskon paket umroh hingga 25-30% yang membuat biaya umroh per paket sangat murah.

Misalnya saja, biaya perjalanan umroh normalnya berkisar di angka kurang lebih 35 jutaan, akan tetapi agen travel umroh tersebut menawarkan diskon tinggi yang membuat harga paketnya hanya 25 jutaan saja. Tentu saja, promo seperti ini wajib diwaspadai karena terkesan tidak masuk akal.

Jadi, ada baiknya kamu harus berhati-hati apabila mendapat tawaran yang menggiurkan dari agen travel umroh.

5. Hati-hati dengan Skema Pemberangkatan yang Dijanjikan oleh Agen Travel Umroh

Umumnya, apabila kamu membayar paket umroh secara lunas, kemungkinan pemberangkatannya jauh lebih cepat dibandingkan calon jemaah yang mencicilnya berbulan-bulan. Namun skema mencurigakan yang ditawarkan beberapa agen travel umroh justru sebaliknya.

Mereka yang membayar biaya umroh secara lunas justru berangkatnya lebih lama atau diharuskan menunggu beberapa bulan, bahkan diberikan jadwal pemberangkatan yang jauh lama dari perkiraan.

Lalu, ke manakah uang tersebut digunakan oleh agen travel umroh? Pastinya untuk membiayai jemaah umroh yang akan berangkat di awal sesi jadwal atau mereka yang berangkatnya tidak lama dari tanggal kamu membayar biaya perjalanan umroh tersebut. Singkatnya, sang pemilik melakukan praktik gali lubang, tutup lubang. 

6. Cari Tahu Track Record Pemilik Agen Travel Umroh Terlebih Dahulu

Sebelum menggunakan agen travel umroh, tidak ada salahnya mengecek:

  • Siapa pemiliknya?
  • Bagaimana track record-nya dalam dunia bisnis?
  • Bagaimana testimoni atau pendapat jemaah sebelumnya?

Apabila saat proses pengecekan di internet kamu menemukan 1-3 kasus tidak mengenakkan yang dialami jemaah, kamu harus waspada. Kemungkinan yang memiliki pengalaman buruk tidak hanya tiga orang tersebut, melainkan lebih banyak, hanya saja mereka tidak mengungkapkannya di media sosial.

Tips yang terakhir adalah banyak berdoa dan keselamatan dunia dan akhirat. Selain itu, mintalah petunjuk pada Tuhan agar perjalanan umroh dilancarkan, termasuk dalam memilih biro travel dan umroh.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang Content Writer SEO dan Content Creator yang suka belajar hal-hal baru, terutama tentang transformasi dunia digital agar bermanfaat dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang relevan saat ini.

Editor

Seorang Content Writer SEO dan Content Creator yang suka belajar hal-hal baru, terutama tentang transformasi dunia digital agar bermanfaat dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang relevan saat ini.