Selain itu, Tithan juga menyinggung soal kepergian Peter de Roo yang kini sudah tak lagi menakhodai Persis. Namun, pelatih berusia 36 tahun itu memastikan bahwa ini tak akan mengganggu fokus pemain.
“Memang sepeninggalan coach Peter sebelumnya adalah hal yang tidak kami inginkan, terlepas dari beberapa hasil yang kurang baik. Tetapi, para pemain tidak hanya fokus pada satu hal tersebut,” kata dia.
Yang jelas, juru taktik asal Sragen, Jawa Tengah, itu menegaskan kesiapan anak asuhnya untuk memenangkan laga kontra Laskar Mataram. Bahkan, dia menegaskan duel kali ini akan Mataram Is Red.
“Fokus mereka sekarang beralih untuk bagaimana bisa memenangkan pertandingan besok. Karena, saya rasa laga besok lebih penting dari apa pun itu. Untuk laga derbi ini, saya rasa semua warga Solo sudah tahu besok itu bagaimanapun Mataram Is Red,” katanya.


