Berita

OECD Berkomitmen Majukan Pasar Tenaga Kerja Indonesia

190
oecd-berkomitmen-majukan-pasar-tenaga-kerja-indonesia
OECD Berkomitmen Majukan Pasar Tenaga Kerja Indonesia

Gelar Pertemuan Bilateral Kemnaker dan OECD Pererat Kolaborasi Ketenagakerjaan (Foto: Biro Humas Kemnaker)

Gelar Pertemuan Bilateral Kemnaker dan OECD Pererat Kolaborasi Ketenagakerjaan (Foto: Biro Humas Kemnaker)

Indonesiainside.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI (Sekjen Kemnaker) Anwar Sanusi menggelar pertemuan bilateral dengan Deputy Secretary General, Organization of Economic Co-operation and Development (OECD) Yoshiki Takeuchi. Pertemuan tersebut digelar di sela-sela pertemuan G20 Employment Working Group (EWG) Presidensial Brazil, Rabu (24/7/2024).

Tujuan digelarnya pertemuan itu untuk mempererat kolaborasi, terutama dalam menyempurnakan kebijakan pasar kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, mendorong peluang kerja yang berkelanjutan, serta meningkatkan kehidupan kerja yang layak bagi pekerja.

Sekjen Anwar mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, pihaknya menyampaikan beberapa hal penting yang ingin dibahas dan dikerjakan bersama dengan OECD. Pertama, ingin berkolaborasi dengan OECD dalam mengembangkan metode perencanaan dan pembinaan sumber daya manusia, baik secara makro maupun mikro.

Kedua, membangun metode untuk mengumpulkan informasi dari pasar tenaga kerja terutama tentang komposisinya. Indonesia memiliki potensi demografi dan populasi usia produktif yang sangat besar. Karena itu, Indonesia menyadari perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi perubahan teknologi dan transisi hijau.

“Kami berharap dapat belajar dari pengalaman OECD terutama terkait pelatihan, pengembangan keterampilan, dan perencanaan pasar tenaga kerja,” ujar Anwar.

Ia menegaskan bahwa OECD menyambut baik proses aksesi Indonesia dan berkomitmen untuk bekerja sama secara intensif. OECD akan mengirimkan pertanyaan statistik dan kebijakan untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan. Tak hanya itu, OECD juga melakukan misi ke Indonesia untuk bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan.

Di sisi lain, OECD akan menawarkan berbagi praktik terbaik dari negara-negara anggotanya, terutama terkait dengan sistem pensiun, pelatihan vokasional, dan transisi teknologi.

“Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan kerja sama yang erat dalam upaya memajukan pasar tenaga kerja Indonesia,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, bersama dengan Argentina, Indonesia telah diterima sebagai negara aksesi OECD dalam OECD Ministerial Council Meeting (MCM) pada 2-3 Mei 2024 di Paris. Keterlibatan Indonesia dalam OECD diharapkan akan membawa dampak ekonomi positif bagi Indonesia. Terutama dalam meningkatkan investasi dan adopsi praktik terbaik global, serta memperkuat posisi Indonesia dalam perekonomian Internasional.

Meski demikian, Indonesia masih harus berproses untuk menjadi negara anggota OECD. Berharap agar OECD dapat memberikan dukungan yang maksimal kepada Indonesia dengan memberikan dukungan pada akses data dan informasi, pertukaran praktik terbaik, penguatan kerja sama Internasional, dukungan reformasi ketenagakerjaan, dan peningkatan pelindungan pekerja. (nia)

Exit mobile version