Jakarta, CNN Indonesia —
Harapan kesembuhan orang dengan HIV semakin dekat. Baru-baru ini ilmuwan mengumumkan obat telah lulus uji klinis pertamanya.
Obat yang dikenal sebagai VH-499 ini bekerja dengan menghambat protein kapsid virus. Tanpa protein ini, HIV tidak dapat berkembang biak hingga tingkat berbahaya atau menular.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kemajuan dalam perawatan dan pencegahan telah mengubah HIV-1 menjadi kondisi kronis yang dapat dikelola dan mengurangi tingkat penularan,” tulis ahli farmakologi klinis Rulan Griesel dan timnya dalam sebuah makalah seperti dilaporkan Science Alert.
VH-499 telah melewati uji praklinis berbasis laboratorium dengan hasil sangat baik. Obat ditemukan mengganggu kemampuan virus untuk memproduksi cangkang proteinnya atau dikenal sebagai kapsid.
Kemudian tes dilanjutkan dengan uji coba fase 2a acak, buta double-blind, dan terkontrol plasebo dan hasilnya layak untuk dilanjutkan.
VH-499 pun diuji pada orang dewasa tanpa HIV-1 yang hasilnya dipresentasikan pada 2024. Uji coba ini menunjukkan obt ditoleransi dengan baik oleh orang dewasa tanpa HIV-1.
Selanjutnya pada uji coba fase 2a melibatkan 30 orang dewasa dengan HIV-1 yang belum mulai terapi antiretroviral. Mereka memiliki lebih dari 3.000 salinan virus per milimeter yang dianggap sebagai viral load tinggi.
Di hari pertama, sebanyak 20 orang diberi VH-499 dalam bentuk pil dengan tiga dosis berbeda (25,100, dan 250 mg).
Di hari ke-11, semua peserta mulai rejimen terapi antiretroviral standar. Saat dicek, mereka yang mengonsumsi VH-499 mengalami penurunan viral load. Penurunan terbesar terjadi pada kelompok yang mengonsumsi obat dengan dosis tertinggi.
Sementara itu, pada orang yang mengonsumsi plasebo tidak mengalami perubahan viral load.
“Kami menunjukkan bahwa VH-499 memiliki aktivitas antivirus yang sangat ampuh, ditoleransi dengan baik, dan memiliki profil keamanan yang menguntungkan pada orang dewasa dengan HIV-1 yang belum pernah menjalani terapi antiretroviral,” demikian kesimpulan para peneliti.
(els)







