Karier Novri Setiawan memang lebih banyak dihabiskan di perantauan. Sepulang dari SAD Indonesia yang digembleng di Uruguay pada 2008, dia langsung berlabuh ke Sriwijaya FC U-21.
Tahun berikutnya, Novri Setiawan promosi ke tim senior selama semusim. Setelah itu dia terbang ke Surabaya membela Persebaya DU.
Performa apik membuat Persija pun kepincut kepada Novri Setiawan. Dia bertahan di klub Ibu kota selama tujuh musim.
Bersama pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra, dia ikut berjasa memberi gelar juara kepada Persija musim 2018/2019. Ketika Teco pindah ke Bali United, Novri Setiawan diboyong ke Pulau Dewata selama dua musim.
Musim lalu, Novri Setiawan bermain sebanyak sebelas pertandingan bersama Persik. Daftar panjang karir dan prestasi inilah alasan kuat bagi Semen Padang mengontrak Novri Setiawan.
“Lahir di Padang, mantan pemain Timnas Indonesia yang kaya pengalaman ini akhirnya pulang untuk membela klub tanah kelahirannya untuk pertama kali sepanjang karir profesionalnya. Salamaik Baliak Kampuang, Novri Setiawan,” tulis akun itu.



