Jakarta, CNN Indonesia —
Sengkarut merger Paramount terhadap Warner Bros. Discovery (WBD) disebut makin mendekati tahap akhir, seiring negosiasi antara Paramount dengan para jaksa agung negara bagian penggugat memasuki bagian krusial.
Para jaksa agung tersebut mewakili 12 negara bagian yang sebelumnya menggugat aksi merger Paramount terhadap WBD dengan gugatan anti-monopoli, dan membuat pembelian senilai US$110 miliar itu berjeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gugatan ini membuat Paramount terancam merogoh kocek tambahan US$7 juta per hari ke pemegang saham WBD mulai 1 Oktober bila merger belum rampung hingga tenggat waktu tersebut.
Paramount terus bernegosiasi dengan berbagai pihak, mulai dari industri, asosiasi, hingga yang teranyar adalah Jaksa Agung California, Rob Bonta, sebagai pentolan dari para penggugat.
Variety menyebut pada Sabtu (20/9), sejumlah sumber yang mengetahui situasi ini menyebut negosiasi dengan para jaksa agung negara bagian, termasuk Rob Bonta, tampaknya bergerak ke arah yang positif.
Kedua belah pihak diperkirakan terus berkomunikasi selama akhir pekan, tetapi akan menghentikan sementara pembicaraan menjelang malam hari untuk menghormati hari raya Yom Kippur jika kesepakatan belum tercapai.
Jaksa Agung Rob Bonta telah menuntut adanya “solusi struktural” sebagai bagian dari kesepakatan, tetapi muncul rumor bahwa kantornya mungkin akan menyetujui langkah yang jauh dari tuntutan tersebut.
The Wall Street Journal, mengutip sumber anonim, menyebut kesepakatan tersebut mungkin mencakup pengoperasian kedua studio secara “terpisah untuk jangka waktu tertentu,” alih-alih langsung menggabungkan keduanya.
Namun, David Ellison selaku CEO Paramount Skydance, sebenarnya telah menyetujui pemisahan operasional dalam bentuk tertentu. Hal itu terlihat dari suratnya tertanggal 28 Februari yang ditujukan kepada Senator Adam Schiff dan anggota DPR Laura Friedman dari Demokrat.
Pembicaraan Paramount dan Bonta disebut para sumber juga mencakup aspek produksi, termasuk janji lama Ellison untuk memproduksi setidaknya 30 film setiap tahunnya.
Dalam pertemuan jarak jauh, kedua belah pihak juga membahas perjanjian tertulis untuk tetap beroperasi di California serta penunjukan “penasihat editorial” pihak ketiga untuk CNN dan CBS.
Para sumber memperkuat dugaan dari laporan Wall Street Journal, bahwa komitmen yang dapat ditegakkan agar Paramount mengoperasikan sebagian atau seluruh aset WBD sebagai entitas terpisah dari Paramount bisa menjadi jalan menuju penyelesaian.
Kesepakatan ini juga mungkin mencakup komitmen untuk mempertahankan lapangan kerja dalam jangka waktu tertentu.
Variety mengatakan perwakilan Paramount Skydance menolak berkomentar mengenai pembicaraan penyelesaian tersebut.
Sementara itu, protes terhadap merger ini tetap berjalan. Koalisi “Block the Merger” memperingatkan bahwa ketentuan penyelesaian yang beredar tidak dapat diterima, dan menyebutnya sebagai “penghinaan bagi siapa pun yang telah menentang transaksi yang merugikan ini.”
Aktor Mark Ruffalo, yang secara vokal menentang merger tersebut, juga menggalang dukungan untuk mendesak Bonta agar tidak “mengalah”.
Ruffalo bahkan mengajak para penggemar untuk mendatangi kantor Bonta di Oakland pada Minggu (20/9) pukul 17.00 waktu setempat guna menyuarakan penolakan terhadap kesepakatan tersebut.
Aksi serupa juga dijadwalkan pada hari Senin di depan kantor Jaksa Agung Letitia James di New York, serta hari Selasa di depan kantor pusat Writers Guild of America West di Los Angeles.
(end)
