Biarpun zamannya udah serba modern, deretan interior jadul punya nenek tetap tak tergantikan di hati.

Suasana rumah nenek nggak jarang cuma bisa dirasain pas momen-momen tertentu aja. Kalau nggak pas akhir pekan, liburan sekolah, ya pas momen mudik Lebaran. Sisanya, kita bakal balik lagi ke rutinitas yang padat dan sibuk sama urusan keluarga masing-masing.
Anehnya, tiap kali lagi capek banget, memori masa kecil di sana sering banget lewat di kepala. Rasanya kangen ngebayangin santai rebahan di lantai yang adem, ngobrol di kursi rotan jadul yang bunyinya khas, sampai ngeliatin perabotan rumah jadul yang posisinya nggak pernah berubah dari dulu.
Bukan cuma rasa hangat kumpul familinya aja sih yang bikin kangen. Kalau diingat-ingat lagi, setiap detail interior jadul serba sederhana di sana punya daya tarik dan kenangan tersendiri.
Mengingat kembali detail interior jadul rumah nenek yang ikonik
Benda-benda yang ada di rumah nenek seolah punya nyawa dan ceritanya sendiri. Dari sekian banyak sudut rumahnya yang nostalgia banget, berikut adalah beberapa pernak-pernik khas yang pasti bikin kangen pulang ke rumah nenek:
🧊 Kenangan 1 dari 9
1. Ubin tegel yang bikin ketagihan ngadem
Setiap kali main ke sana, hal pertama yang menyambut kita selain nenek dan kakek tentunya adalah sensasi dingin dari lantainya. Baru juga ngelepas sandal di pintu depan, telapak kaki udah langsung disambut sama ademnya lantai.
Anak zaman sekarang mungkin nggak relate dan ngira ubin polos abu-abu atau berbingkai motif kayak gini terkesan biasa aja, atau motifnya terlihat jadul dan jauh dari kata mewah. Tapi buat kita, ubin tegel motif jadul justru juara banget.
🪑 Kenangan 2 dari 9
2. Kursi sedan kayu rotan tempat ngobrol yang nyaman
Masuk ke ruang tamu, mata kita pasti langsung tertuju sama set kursi sedan kayu dengan sentuhan anyaman rotan kayak gini. Bentuk sandarannya yang melengkung khas dan tampilannya yang kokoh seolah tegas bilang kalau furnitur rumah jadul satu ini awet dan tahan lama.
Dibandingkan sofa empuk zaman sekarang yang bikin gampang ngantuk, kursi rotan jadul punya impresi tersendiri. Dulu pas kita kecil, di situlah kakek atau nenek biasa duduk santai sore-sore sambil ngeteh hangat atau jadi tempat keluarga menerima tamu.
🪟 Kenangan 3 dari 9
3. Gorden legend yang gambarnya pasti sama kayak rumah tetangga
Ada lagi, nih, detail yang bikin senyum-senyum sendiri kalau ingat dekorasi rumah jadul punya nenek, yaitu gordennya yang legend banget! Entah kenapa, motifnya tuh kayak punya kesepakatan nggak tertulis sama tetangga. Kalau nggak motif garis etnik warna merah, pohon kelapa, ya motif burung bangau. Biasanya dipasang di jendela atau jadi sekat dari ruang tamu atau pintu kamar.
Ingat-ingat lagi deh, gorden estetik jadul kayak gini justru bahannya yang tebal, agak kaku, dan motifnya yang berani.
🍽️ Kenangan 4 dari 9
4. Lemari pajangan kaca yang isinya pecah belah
Satu sudut lain yang nggak kalah menarik di ruang tamu atau ruang makan adalah lemari pajangan kaca berbahan kayu jati. Sesuai namanya, perabotan rumah jadul ini fungsinya memang bukan cuma buat tempat penyimpanan biasa, tapi juga media pamer hobi nenek.
Biasanya tersusun rapi piring antik, cangkir seng enamel, sampai set cangkir keramik motif bunga yang kelihatannya kinclong banget.
🪞 Kenangan 5 dari 9
5. Cermin dinding kaca dengan bingkai kayu jati
Nggak ada istilah full body mirror ala kamar modern di rumah nenek. Sebagai gantinya, ada pajangan rumah zaman dulu berupa cermin oval berbingkai kayu jati tebal yang digantung di dinding kamar atau ruang tengah. Khasnya, bagian bawah bingkainya dihiasi aksen kaca patri warna-warni, hijau, biru, dan kuning yang bikin tampilannya makin klasik.
Di atas bingkainya biasanya ada tatakan kecil yang serba guna. Tempat buat meletakkan sisir plastik, minyak rambut, sampai bedak tabur.
🕰️ Kenangan 6 dari 9
6. Jam dinding kayu bandul yang bunyinya bikin kaget
Kalau suasana rumah lagi sepi-sepinya, suara detak dan dentang dari jam dinding kayu berbandul ini dijamin bakal terdengar ke seluruh penjuru rumah! Kayaknya jam dinding model begini jadi salah satu ciri khas rumah zaman dulu yang ikonik banget.
Setiap masuk jam baru, apalagi pas jam 12 siang atau tengah malam, dentang loncengnya bakal bunyi nyaring sesuai jumlah angkanya.
🫖 Kenangan 7 dari 9
7. Meja makan panjang dengan taplak renda yang muat sekeluarga besar
Area meja makan rumah nenek biasanya punya ukuran yang terbilang jumbo lengkap dengan deretan kursi kayu yang banyak. Wajar sih, soalnya meja ini memang disiapkan buat menampung anak, cucu, sampai kerabat pas lagi kumpul bareng.
Ciri khas yang paling berkesan dari detail interior jadul di area ini adalah alas mejanya. Di atas meja kayu tebal itu, hampir selalu terbentang taplak meja renda warna putih atau krem yang kainnya bermotif rajut halus.
Di tengahnya, biasanya sudah standby tudung saji, teko air, sampai cangkir seng enamel buat nyeduh teh hangat.
📻 Kenangan 8 dari 9
8. Radio jadul yang jadi sumber hiburan kakek dan nenek
Anak Gen Z zaman sekarang mungkin banyak yang nggak relate dan bingung gimana caranya muter knop gelombang radio AM/FM cuma demi nyari siaran yang jernih. Tapi buat kakek dan nenek, radio jadul kotak bermerek National adalah sumber hiburan paling mewah pada zamannya.
Kata ibu, perabotan rumah jadul yang satu ini dulu selalu nyala dari pagi sampai sore, lho. Isinya kalau bukan sandiwara radio, ya lagu-lagu kenangan era 80-90an yang nemenin nenek masak di dapur atau kakek yang lagi nyantai di teras.
🧵 Kenangan 9 dari 9
9. Pajangan dinding sulam kristik hasil karya tangan nenek
Selain foto-foto keluarga berpigura kayu, ada satu pajangan dinding yang hampir pasti nangkring di ruang tamu atau ruang keluarga, yaitu hiasan sulam kristik berpigura. Berbeda sama lukisan cetak zaman sekarang, pajangan ini punya nilai sentimental tersendiri karena murni hasil kerajinan tangan nenek.
Sambil mengisi waktu luang di sore hari, nenek dulu telaten banget memasukkan benang warna-warni ke kain strimin titik demi titik sampai membentuk pola yang utuh.
Rumah nenek selalu punya ruang di hati
Zaman boleh berubah dan tren dekorasi bakal terus berganti. Meski begitu buat kita, rumah nenek dengan segala detail interior jadul miliknya selalu punya ruang tersendiri di hati.
Centang semua? Fix kamu cucu rumah nenek sejati!
Buat kamu yang kangen nuansa ala rumah lama tapi ingin lebih modern, kamu bisa coba intip inspirasi desain dinding rustic yang artistik sebagai referensi.
Penulis
Part time – Content Writer, Copywriter, Editor Buku, dan Penulis. Full time – menghabiskan waktu dengan para kucing, nonton drama maupun film.
Editor
Part time – Content Writer, Copywriter, Editor Buku, dan Penulis. Full time – menghabiskan waktu dengan para kucing, nonton drama maupun film.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini
