Ringkasan:
-
Pejabat Kroasia itu menemukan mumi kuno dengan buku Etruria misterius di dalamnya, membuat para peneliti bingung dengan bahasanya.
-
National Geographic mengonfirmasi bahwa Mumi Zagreb yang terbungkus linen memiliki tulisan Etruria yang penuh teka-teki yang disalahartikan sebagai hieroglif Mesir.
-
Liber Linteus, satu-satunya teks Etruria yang masih ada, sebagian besar masih belum dibaca, dan para ahli hanya menguraikan separuh isinya.
Saat seorang pejabat Kroasia menggali mumi Mesir yang dibelinya di Alexandria pada tahun 1848, ia menemukan sebuah buku yang ditulis dengan kain linen kuno yang belum pernah disaksikan oleh dunia sebelumnya dan masih belum terpecahkan oleh para peneliti yang bingung dengan misteri bahasa tersebut.
Penemuan Mengejutkan

National Geographic memvalidasi bahwa Mumi Zagreb yang dibeli pada tahun 1848 dibungkus dengan kain linen dengan tulisan misterius yang disalahartikan oleh Egyptologist Heinrich Brugsch sebagai hieroglif Mesir.
Bahasanya Terungkap
Bahasa Etruria kuno di Italia pra-Romawi, yang ditemukan dalam aksara indah oleh ahli Mesir Kuno Austria Jakob Krall, yang dikenal pada tahun 1891, adalah bahasa misteri.
Buku Paling Langka
Ancient Origins menegaskan bahwa Liber Linteus -Linen Book of Zagreb- adalah teks Etruria terpanjang yang masih ada dan satu-satunya buku linen kuno yang masih ada.
Masih Sebagian Besar Belum Dibaca
Menurut SlashLore, teks tersebut memiliki 230 baris dalam 12 kolom, meskipun hanya lima puluh persen teks yang saat ini diuraikan oleh para ulama, dan sebagian besar teks masih belum dijelajahi.
Kalender Suci
Misteri Sejarah menegaskan buku tersebut sebagai kalender keagamaan yang menguraikan upacara dan persembahan kepada dewa-dewa Etruria dengan salah satunya adalah Nethuns, dewa air yang terkait dengan Neptunus.
Kencan Misteri
Penanggalan karbon menunjukkan bahwa linen tersebut berasal dari tahun 390 SM menurut Wikipedia dengan prasasti Etruria yang ditulis antara tahun 200 dan 150 SM, di dekat Perugia, Italia modern.
Terpisah 2.000 Kilometer
National Geographic memvalidasi misteri terbesar tentang bagaimana sebuah buku Etruria yang berjarak kurang dari 2.000 kilometer di Italia sampai ke Mesir dan berakhir pada seorang wanita Mesir biasa.
Teori Pengungsi
Menurut Ancient Origins, teori paling populer menunjukkan bahwa pengungsi Etrurialah yang menganut cara mumifikasi di Mesir dan menyimpan buku-buku agama Etruria.
Mesir Menyelamatkannya
SlashLore memverifikasi cuaca kering di Mesir dan bahan pengering yang digunakan dalam mumifikasi telah secara tidak sengaja menciptakan lingkungan pelestarian yang ideal, sehingga dunia menjadi satu-satunya yang selamat dari buku-buku linen Etruria, yang hancur karena usia.
Masih Belum Terjawab
Museum Liber Linteus saat ini disimpan di Museum Arkeologi Zagreb, rumah kebanggaan bagi teka-teki linguistik terbesar dalam arkeologi, sebuah suara dari peradaban yang hilang, sebuah suara yang masih harus diterjemahkan.
