Pendiri dan mantan CEO Hipgnosis, yang baru-baru ini meluncurkan usaha baru, akan berbicara pada pertemuan musik dan teknologi yang dijadwalkan pada 27-29 Oktober di Santa Monica, California.
Konferensi Tektonik Musik Gambar Kesopanan
Sedang tren di Billboard
Merck Mercuriadispendiri dan mantan CEO Hipgnosis yang baru-baru ini meluncurkan usaha baru bernama Hipgnosis Artist Partnerships, dijadwalkan menyampaikan keynote pada konferensi Music Tectonics 2026, yang diumumkan pada Rabu (29 Juli). Mercuriadis akan berbicara pada 28 Oktober di pertemuan Santa Monica, California, yang akan berlangsung pada 27-29 Oktober.
Mercuriadis dikenal luas atas perannya dalam mempopulerkan musik sebagai kelas aset setelah mendirikan grup investasi katalog Hipgnosis. Grup ini mencakup serangkaian perusahaan termasuk dua dana akuisisi katalog (dana publik, Hipgnosis Songs Fund, dan Hipgnosis Songs Assets milik swasta, didukung oleh Blackstone) dan seorang manajer investasi (Hipgnosis Songs Management). Itu tadi berganti nama menjadi Grup Musik Pengakuan pada tahun 2024, tak lama setelah Blackstone mengakuisisi dana publiknya. Awal tahun yang sama, Mercuriadis mengundurkan diri sebagai CEO manajer investasi dan digantikan oleh Ben Katovsky.
Kemitraan Artis Hipgnosis, yang secara efektif merupakan perubahan dari Hipgnosis sebelumnya diluncurkan oleh Mercuriadis tahun lalu.
“Tahun ini, kami ingin mengumpulkan semua orang mulai dari eksekutif label papan atas, penerbit, manajer artis, hingga artis dan pendiri dalam satu tema, bagaimana kita dapat bekerja sama untuk menciptakan gelombang pasang yang mengangkat semua perahu,” kata Dmitri Vietzependiri Music Tectonics, dalam sebuah pernyataan. “Merck tahu apa yang bisa menumbuhkan musik dan menumbuhkan nilai. Dia tidak akan melakukan apa-apa ketika harus memperkuat kebenaran yang mendorong kita semua melewati masa-masa sulit dalam industri ini. Saya siap untuk terkejut dengan apa yang dia hadirkan. Dan sedikit takut. Namun dalam cara yang baik.”
Mercuriadis menambahkan, “Dekade terakhir telah mengubah nasib industri musik melalui perubahan sistemik dalam cara masyarakat mengonsumsi musik seiring dengan pertumbuhan streaming dari 30 juta menjadi lebih dari 800 juta pelanggan berbayar secara global. Dekade berikutnya akan semakin mentransformasi nasib para artis, penulis lagu, produser dan manajer, yang tanpa mereka tidak akan ada industri musik, melalui perubahan nilai yang paling signifikan yang pernah ada.”
Seperti yang terjadi setiap tahunnya, Music Tectonics 2026 akan mencakup serangkaian panel tentang persimpangan antara musik dan teknologi, termasuk:
— Rahasia Investor: Kemana Uang Bergerak di Teknologi Musik
— Mengaktifkan Artis dalam Permainan Sosial Terbesar di Planet Ini
— Bagaimana jika AI Menumbuhkan TAM? Paradigma Perizinan & Royalti Baru
— Musik Lebih Bernilai: Teknologi yang Menggandakan Pendapatan, Bukan Mengganggunya
— Startup Hotbox: Label Bereaksi terhadap Startup Teknologi Musik
— Membuat AI Berfungsi untuk Artis, Label, dan Penerbit
Harga pemesanan awal untuk tiket Music Tectonics tersedia mulai sekarang hingga 11 Agustus. Tiket tersebut dapat dibeli Di Sini.








