Leading 2-0 di babak pertama, Garuda Muda sama sekali tak mengendurkan serangan. Nova Arianto, seperti biasa, kerap memberikan instruksi dari pinggir lapangan. Terlebih saat Yaman memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-50 lewat tendangan penalti.
Masih mengandalkan variasi umpun-umpan pendek dan sesekali umpan panjang, Indonesia bisa membongkar pertahanan Yaman yang berujung dua gol tambahan di menit-menit akhir pertandingan.
Brace Evandra Florasta tersaji setelah sang wonderkid sukses menjadi eksekutor tendangan penalti pada menit ke-85 dan tiga menit kemudian pemain muda Bhayangkara FC itu mengunci kemenangan 4-1 atas Yaman.
Nova Arianto mengaku senang dan bangga, strategi yang ia terapkan berjalan mulus. Ia memuji semangat serta mental anak-anak asuhnya.
“Saya lihat semua pemain sangat luar biasa, secara mental, visi, dan pemahaman tentang taktikal. Jadi semoga pemain bisa lebih berkembang lagi ke depannya,” kata Nova Arianto.
Selanjutnya, Garuda Muda akan melakoni laga pamungkas Grup C melawan Timnas Afghanistan U-17 pada Kamis (10/4/2025).
Kita tunggu strategi ciamik apalagi yang akan diterapkan coach Nova ‘suster ngesot’ Arianto.
