Ismail Haniyah pemimpin senior Hamas
Indonesiainside.id – Israel memiliki sejarah panjang dalam upaya pembunuhan para pemimpin dan pejuang kemerdekaan Palestina.
Para pejuang kemerdekaan Palestina yang dibunuh termasuk pendiri Hamas Ahmed Yassin pada tahun 2004, salah seorang pendiri Hamas, Abdel Aziz al-Rantisi pada tahun 2004, dan salah seorang pendiri partai Fatah, Abu Jihad pada tahun 1988.
Awal bulan ini, Israel berupaya membunuh Mohammed Deif dalam serangan udara di Khan Younis yang menghancurkan beberapa bangunan di Khan Younis dan menewaskan 90 orang. Deif disbeut Israel adalah salah satu dalang serangan 7 Oktober di Israel.
Namun masih belum jelas apakah Deif tewas; ia selamat dari sedikitnya tujuh upaya pembunuhan Israel.
Kini terbaru, Israel berada di balik pembunuhan Ismail Haniyah.
Stasiun televisi Al-Jazeera telah mengunggah salinan lengkap pernyataan Hamas tentang pembunuhan Ismail Haniyah. Berikut isinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu adalah orang mati, melainkan mereka itu hidup dan diberi rezeki oleh Tuhannya.
Gerakan Perlawanan Islam Hamas berduka atas putra-putra bangsa Palestina, bangsa Arab dan Islam, dan seluruh rakyat bebas di dunia:
Saudara pemimpin, syahid, Mujahid Ismail Haniyah.
Pemimpin gerakan tersebut, yang meninggal akibat serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran, setelah berpartisipasi dalam upacara pelantikan presiden baru Iran.
Dan kepada Allah dan kepada-Nya kita akan kembali.
Itu adalah jihad, kemenangan atau kesyahidan
Gerakan Perlawanan Islam – Hamas
Rabu : 25 Muharram 1446 H
Sesuai dengan : 31 Juli 2024 Masehi
(Nto)







