Berita

Menaker Tegaskan, Perpindahan Posisi Jabatan Bukan Hal Tabu

119
menaker-tegaskan,-perpindahan-posisi-jabatan-bukan-hal-tabu
Menaker Tegaskan, Perpindahan Posisi Jabatan Bukan Hal Tabu

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa perpindahan posisi merupakan hal yang wajar dalam suatu organisasi. (Foto: Biro Humas Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa perpindahan posisi merupakan hal yang wajar dalam suatu organisasi. (Foto: Biro Humas Kemnaker)

IndonesiaInside.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa perpindahan posisi merupakan hal yang wajar dalam suatu organisasi.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai, memperbarui motivasi, meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kerja. Di sisi lain, pembinaan, peningkatan kinerja perilaku pegawai, promosi, rotasi dan mutasi dilakukan untuk penyegaran organisasi, menumbuhkan semangat dan inovasi baru.

“Jangan sampai ada yang menilai bahwa perpindahan posisi itu hal yang tabu. Pelantikan ini merupakan hasil rotasi berdasarkan peraturan perundang-undangan,” tandas Menaker Ida usai melantik dan mengambil sumpah 6 Pejabat Tinggi Pratama Kemnaker di Ruang Tridarma Kemnaker, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Untuk 6 Pejabat Tinggi Pratama Kemnaker yang dilantik yakni Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Helmiaty Basri menjadi Sekretaris Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang). Kemudian Kepala Biro Kerja Sama M. Arif Hidayat dilantik menjadi Kepala PPSDM serta Inspektur III Ghazmahadi dilantik menjadi Inspektur I Kemnaker.

Sedangkan 3 pejabat lainnya yang dilantik yaitu Inspektur I Agus Triyono dilantik menjadi Sekretaris Itjen. Kemudian Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan Andri Susila dilantik menjadi Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi Ditjen Binalavotas. Terakhir, Sekretaris Itjen Muchtar Rosyid Harjono dilantik menjadi Inspektur III Itjen Kemnaker.

Menteri Ida berpesan kepada 6 pejabat yang baru dilantik agar segera bekerja dengan kesungguhan hati dan melaksanakan tugas dengan baik. Tak kalah penting, bertanggung jawab, disiplin, bersemangat, dan memiliki loyalitas yang tinggi.

“Saya yakin dan percaya Saudara merupakan orang-orang yang tepat untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sesuai dengan jabatan masing-masing. Ingat jabatan bukan kendaraan untuk menikmati fasilitas negara, tapi sarana pengabdian kita kepada rakyat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Menaker Ida menjelaskan bahwa pelantikan 6 Pejabat Tinggi Pratama Kemnaker ini merupakan bukti bahwa Kemnaker telah menerapkan amanat dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (MenPAN- RB) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pola Karir Pegawai Negeri Sipil. Dalam Peraturan Menteri tersebut, pola karir PNS dapat berbentuk horizontal, vertikal dan diagonal.

“Karena itu, kita patut berbangga bahwa Kemnaker telah menjadi organisasi yang agile dalam kompetensi dan pengembangan karir bagi Sumber Daya Manusia Aparaturnya,” pungkasnya. (nia)

Exit mobile version